Selesai makan tak terasa jam sudah menunjukkan pukul (18.43) dan mereka berdua pun turun untuk membayar makanan yang mereka pesan tadi
Skylar pergi membayar sedangkan Aeron berjalan menuju mobil dengan perut kekenyangan
Aeron memasuki mobil dan menunggu Skylar selesai membayar makanan mereka, setelah beberapa saat Skylar pun masuk ke dalam mobil dan langsung mengenakan sabuk pengaman nya
"Bill habis berapa? "-Aeron
"Dikit, gak nyampe dua juta"-Skylar
"Hah?! Gak nyampe dua juta?! Habis berapa tadi?! "-Aeron
"Dikit doang aeron, cuma 1,75jt doang gak usah di pikirin"-Skylar
"Hah?! Banyak amat anjing! Serius lebih dari 1,5?? "-Aeron
Skylar hanya mengangguk sambil melihat ke arahnya, Aeron menatap Skylar tak percaya sepertinya barusan dia hanya memakan kudapan bukan sebatang emas atupun butiran berlian
Skylar melihat ke arah sabuk pengaman Aeron yang belum terpasang
'Asek, caper dulu boleh nih' -pikiran Skylar
Skylar bergerak maju mendekati Aeron yang tentunya mendapatkan perlawanan dari Aeron
"Apaan si lo! Jauh² sana! "-Aeron
"Diem dulu lo ah! "-Skylar
Skylar menggapai sabuk pengaman Aeron lalu menariknya Aeron yang melihat itu mulai berhenti mendorong tubuh Skylar
Skylar memasangkan sabuk pengaman itu kemudian mencuri satu kecupan di bibir Aeron
Cup
"Lain kali langsung di pake sabuk pengaman tuh, biar aman sentosa"-Skylar
"Anjing lo! Udah ngerti gw niat jahat lo bangsat"-Aeron
Skylar hanya tertawa kecil dan mulai menyalakan mesin mobilnya, mobil itu melaju dengan cukup cepat di jalanan malam itu
Aeron sedari tadi hanya melihat ke arah jendela mobil dengan wajah merahnya dan raut wajah cemberutnya
Skylar yang sedang fokus menyetir sedikit mencuri-curi pandang pada Aeron dan mendapati istrinya ini sedang pundung padanya
'Hadeh... Kerjaan pundung mulu, tapi gak papa deh lucu juga mukanya kalo pundung' -pikiran Skylar
Karena mobilnya terasa suram tanpa suara lucu dari pria manisnya ini Skylar pun memulai topik pembicaraan terlebih dahulu
"Pundung mulu lo, senyum dikit napa"-Skylar
"Nyuruh?"-Aeron
"Iya"-Skylar
"Ogah, gak sudi gw senyum ke arah lo"-Aeron
"Eh tapi jangan senyum sekarang juga si, soalnya ntar kalo gw pingsan kecelakaan kita"-Skylar
"Basi, mana hp gw?! Bosen anying"-Aeron
"Gak, hp lo gw sita sampe besok pagi"-Skylar
"Apaan kek gitu?! "-Aeron
"Bomat, biar lo merhatiin gw sekali² di rumah"-Skylar
Aeron kembali menunjukkan wajah masamnya dan melihat ke arah kaca mobil lagi
"Balikin atau gw lompat"-Aeron
"Coba aja"-Skylar
Skylar menaikkan kecepatan laju mobilnya dan juga mengunci semua pintu di mobil ini hingga Aeron sama sekali tak bisa membuka pintunya
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Roman pour Adolescentsmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
