46.

1.7K 126 25
                                        

Selesai makan tak terasa jam sudah menunjukkan pukul (18.43) dan mereka berdua pun turun untuk membayar makanan yang mereka pesan tadi

Skylar pergi membayar sedangkan Aeron berjalan menuju mobil dengan perut kekenyangan

Aeron memasuki mobil dan menunggu Skylar selesai membayar makanan mereka, setelah beberapa saat Skylar pun masuk ke dalam mobil dan langsung mengenakan sabuk pengaman nya

"Bill habis berapa? "-Aeron

"Dikit, gak nyampe dua juta"-Skylar

"Hah?! Gak nyampe dua juta?! Habis berapa tadi?! "-Aeron

"Dikit doang aeron, cuma 1,75jt doang gak usah di pikirin"-Skylar

"Hah?! Banyak amat anjing! Serius lebih dari 1,5?? "-Aeron

Skylar hanya mengangguk sambil melihat ke arahnya, Aeron menatap Skylar tak percaya sepertinya barusan dia hanya memakan kudapan bukan sebatang emas atupun butiran berlian

Skylar melihat ke arah sabuk pengaman Aeron yang belum terpasang

'Asek, caper dulu boleh nih' -pikiran Skylar

Skylar bergerak maju mendekati Aeron yang tentunya mendapatkan perlawanan dari Aeron

"Apaan si lo! Jauh² sana! "-Aeron

"Diem dulu lo ah! "-Skylar

Skylar menggapai sabuk pengaman Aeron lalu menariknya Aeron yang melihat itu mulai berhenti mendorong tubuh Skylar

Skylar memasangkan sabuk pengaman itu kemudian mencuri satu kecupan di bibir Aeron

Cup

"Lain kali langsung di pake sabuk pengaman tuh, biar aman sentosa"-Skylar

"Anjing lo! Udah ngerti gw niat jahat lo bangsat"-Aeron

Skylar hanya tertawa kecil dan mulai menyalakan mesin mobilnya, mobil itu melaju dengan cukup cepat di jalanan malam itu

Aeron sedari tadi hanya melihat ke arah jendela mobil dengan wajah merahnya dan raut wajah cemberutnya

Skylar yang sedang fokus menyetir sedikit mencuri-curi pandang pada Aeron dan mendapati istrinya ini sedang pundung padanya

'Hadeh... Kerjaan pundung mulu, tapi gak papa deh lucu juga mukanya kalo pundung' -pikiran Skylar

Karena mobilnya terasa suram tanpa suara lucu dari pria manisnya ini Skylar pun memulai topik pembicaraan terlebih dahulu

"Pundung mulu lo, senyum dikit napa"-Skylar

"Nyuruh?"-Aeron

"Iya"-Skylar

"Ogah, gak sudi gw senyum ke arah lo"-Aeron

"Eh tapi jangan senyum sekarang juga si, soalnya ntar kalo gw pingsan kecelakaan kita"-Skylar

"Basi, mana hp gw?! Bosen anying"-Aeron

"Gak, hp lo gw sita sampe besok pagi"-Skylar

"Apaan kek gitu?! "-Aeron

"Bomat, biar lo merhatiin gw sekali² di rumah"-Skylar

Aeron kembali menunjukkan wajah masamnya dan melihat ke arah kaca mobil lagi

"Balikin atau gw lompat"-Aeron

"Coba aja"-Skylar

Skylar menaikkan kecepatan laju mobilnya dan juga mengunci semua pintu di mobil ini hingga Aeron sama sekali tak bisa membuka pintunya

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang