Setelah membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi Aeron keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang melilit pinggang nya
Dia berjalan menuju ruang ganti dengan santai tanpa memperhatikan tatapan Skylar terhadapnya dari atas ranjang
Selesai menggunakan pakaian Aeron keluar dari kamar ganti dan menghampiri Skylar yang sudah menepuk tempat di sebelahnya
Aeron mengambil ponselnya dari atas nakas dan duduk di sebelah Skylar sambil bermain ponsel
Skylar melihat layar ponsel Aeron dan tangannya dengan berlahan meraba pinggang Aeron dan menggenggam pinggang itu
"Ck, paan anying"-Aeron
"Gak papa, Lo wangi banget, pake sabun apa?"-Skylar
Skylar mengendus ceruk leher Aeron dengan dalam-dalam dan tentunya itu terasa geli bagi Aeron
"Jangan Cok! Geli sat!"-Aeron
"Maaf maaf... Oh iya, kok gw liat kulit Lo bersih banget ya, ga ada noda"-Skylar
"Emang bersih, gak kek otak Lo, kotor"-Aeron
"Mau di samain gak sama otak gw? Mumpung lagi kotor juga nih"-Skylar
"Dih! Jangan mendekat! Saya sudah mandi sudah suci!"-Aeron
"Yaelah sama suami gak papa kali, kecuali sama cowok² di luar sana"-Skylar
"Enggak ya anying! Mama sama papa mau Dateng bego!"-Aeron
"Emang kenapa? Apa ngewe di depan mereka? Gw habis liat manhwa namanya placebo, orang tuanya seneng"-Skylar
"GILA SI BANGSAT! SENENG PALA AYAH LO GW CIUM ANYING!!"-Aeron
"Jangan dong, anak keduanya aja Lo cium"-Skylar
"Heh anak haram, baca sesuatu yang berguna kek, baca kek gituan makin sesat Lo ntar!"-Aeron
"Aaa... Tapi gw pengen"-Skylar
"Gak ada!"-Aeron
Skylar memasang jurus pamungkas nya, yaitu menggunakan wajah cemberut yang nampak akan menangis di tambah dengan tatapan memohon nya
Aeron yang melihat itu pun menonyor kepala Skylar dengan cukup kuat karena merasa gemas dan juga kesal
"Gak ada, gak usah sok tersakiti gitu Lo"-Aeron
"Yaudah gw ga mau ketemu mama papa, biar ntar di kira berantem"-Skylar
"Dih? Cocok Lo begitu? Enggak nying"-Aeron
Skylar yang merasa tak berhasil membujuk Aeron pun berbaring dan menyelimuti seluruh tubuhnya dengan selimut tanpa ada celah sedikitpun
Aeron yang melihat hal itu mulai merasa kesal, apa-apaan dia ini? Dia kira dia adalah seorang anak kecil yang masih berumur 7th?!
Aeron mencolek kepala Skylar yang tertutup oleh selimut itu, dan Skylar pun bergerak menjauh
"Heh, Lo tuh dah tua nying, gak cocok Lo pundung kek gini"-Aeron
"...."-Skylar
Aeron menghela nafasnya frustasi dan mulai mengguncangkan tubuh Skylar dengan kuat, masalahnya jika Skylar tak ikut turun makan Aeron akan di ceramahi oleh mama nya
"Ck, jangan gitu lah Cok! Yang bener aja Lo ah!"-Aeron
"...."-Skylar
"Oke! Serah Lo mau ngapain gw anjing! Yang penting lima menit lagi mama sama papa dah pulang "-Aeron
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
أدب المراهقينmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
