Sesampainya di rumah Skylar menggendong tubuh Aeron menuju kamar, karena tadi Aeron secara tiba-tiba tertidur padahal dia sedang mengoceh
Tapi saat menyentuh tubuh Aeron tubuh itu terasa panas, apakah Aeron sakit setelah di sekap oleh si brengsek itu? Yang bahkan untuk mengucapkan namanya saja Skylar jijik
Di dalam kamar Skylar meletakkan Aeron di atas ranjang dengan hati-hati agar tidak membangunkan pria manis yang sedang tertidur ini
Skylar berjalan menuruni tangga dan menuju dapur untuk mengambil air hangat dan juga handuk kecil
Dia kembali ke kamar dan mengompres kepala Aeron dengan menggunakan air hangat yang dia bawa tadi
Setelah selesai dengan kewajibannya dia pun mengambil baju ganti dan menuju kamar mandi, tadi tubuhnya terkena darah si brengsek itu
Saat Skylar mandi Aeron membuka matanya secara perlahan dan melihat sekeliling, dia sudah berada di kamar, syukurlah
Apa ini yang menempel di kepalanya ini? Oh ini kompres, mengapa dia di kompres? Apakah dia demam?
"Kok gw di kompres? Tapi emang badan gw panas si, aduh... Kok gw pusing ya? Ambil air dulu lah di dapur"-Aeron
Aeron berjalan dengan santai menuruni tangga menuju dapur, sesampainya di dapur dia mengambil sekaleng minuman dingin tanpa soda dan meneguk nya
Namun tiba-tiba perutnya terasa bergejolak, jantungnya berdetak tak karuan, kepalanya terasa sangan pening dan tubuhnya terasa lemah
Tangannya kehilangan tenaga dan kaleng itu jatuh ke pantai sehingga menyebabkan suara nyaring
Skylar yang sedang membersihkan tubuhnya mendengar suara kaleng terjatuh itu, walaupun sedikit samar karena suara shower namun jangan lupakan pendengaran tajamnya yang tak bisa di remehkan ini
Skylar segera mematikan shower itu dan berjalan keluar, Aeron tak ada di tempatnya? Skylar segera berlari menuju sumber suara kaleng tadi
Dia terkejut melihat Aeron yang terduduk lemah di atas lantai dengan kaleng minuman berasa yang tumpah ke mana-mana
"Ron? Lo gak papa? Ngapain turun? Tinggal panggil-"-Skylar
Aeron mendongak dan menatap sayu wajah Skylar, wajahnya memerah, telinga, leher, dan tubuhnya juga ikut memerah
Deru nafasnya terdengar sangat terburu-buru, wajahnya sangat imut, rasanya hari ini Skylar mendapat santapan spesial
"Sky?... "-Aeron
"Ya? "-Skylar
"Badan gw rasanya aneh... "-Aeron
Skylar tersenyum, dia mendekati Aeron dan segera menggendongnya ala karung beras menuju kamar lagi
Sesampainya di kamar Skylar membanting tubuh Aeron di atas ranjang dengan cukup keras
"Akh! "-Aeron
"Kenapa? Mau minta tolong hm? "-Skylar
"I-iya, plis tolong gw... g-gatel banget"-Aeron
"Apanya? "-Skylar
Aeron membuka lebar selangkangannya di hadapan Skylar dan menunjuk ke arah lubangnya
"D-di sinih... Gatel.. "-Aeron
"Mana coba liat"-Skylar
Aeron merubah posisinya menjadi duduk bersandar pada head board ranjang tersebut dan membuka celana seragam sekolah nya itu
Setelah terbuka dia melepaskan celananya dan melempar celana itu ke lantai, dia juga melepas celana dalamnya dengan berlahan
Kini bagian bawahnya telah terbuka sepenuhnya, tubuhnya sedikit bergetar merasakan hawa dingin dari AC yang menerpa lubang dan penisnya
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Teen Fictionmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
