Bunyi detakan jarum jam terus terdengar dan juga suara teriakan serta isak tangis dari seorang pria manis yang sedang mendapatkan hukuman dari pasangannya ini karena telah berbohong
Skylar tidak pernah mengingkari sumpahnya, jadi kalimat yang dia lontarkan beberapa jam yang lalu saat ini tengah dia lakukan
Skylar tengah meniduri Aeron dengan sangat brutal, hentakan penisnya di bawah sana sangatlah cepat dan juga keras
Aeron benar-benar kuwalahan menghadapi permainan yang berlebihan ini,bagian bawahnya terasa sangat sakit Karena menerima hujaman dari Skylar yang sangat-sangat cepat
Di tambah dengan cock ring yang bersarang di penisnya, ini sungguh terasa sakit sekali
Dengan penis milik Skylar yang menghantam dirinya dengan sangat cepat dan juga tangan Skylar yang tak henti-hentinya mengocok penisnya membuat Aeron semakin merasa tersiksa
"ARGHH.... PLIS STOHPHH... SAK-KIT"-Aeron
Skylar mengabaikan perkataan Aeron karena dirinya masih merasa marah pada Aeron, kenapa dia berani berbohong? Apakah untuk membela wanita-wanita jalang itu?!
Pikiran Skylar sudah sangat tak jernih karena memikirkan Aeron yang berbohong padanya dan menutupi kesalahan para wanita jalang itu
Hatinya terasa sangat panas memikirkan hal itu, dia terus menambah tempo gerakannya tanpa melihat keadaan Aeron di bawahnya
"AKH! AKH! AKH! SAKIT! STOP! AH! PLIS STOP! GW AH!"-Aeron
"Terima hukuman Lo karena dah bohongin gw"-Skylar
"PLIS LER! AHH! AKH! PE-PELAN! AHH!"-Aeron
"Terus teriakin nama gw Ron, gw suka itu"-Skylar
"SAKIT! HIKS... PLIS! LER! AHH! GW MOHON AHH!"-Aeron
Kini keadaan Aeron sangatlah kacau, matanya yang terus mengeluarkan air mata, tubuhnya yang di penuhi tanda cupang dan juga gigitan, dan penisnya yang mulai membengkak karena cock ring itu
Mereka bermain sudah sekitar 5 jam tanpa berhenti sama sekali, Aeron sudah pingsan sebanyak tiga kali karena ulah Skylar
Sedangkan Skylar? Dia terus bermain kasar dan bahkan baru keluar dua kali, pandangan Aeron mulai kabur dan tubuhnya mulai melemas kembali
Aeron pingsan detik itu juga dengan mulutnya yang masih terbuka dan terdengar sedikit isakan darinya
Skylar menghentikan pergerakannya dan menatap wajah Aeron yang sudah sangat kacau, Skylar melepaskan cock ring yang berada pada penis Aeron dan cairan lengket berwarna putih pun keluar dari sana
Sebenarnya ketika Aeron pingsan Skylar akan melepaskan cock ring itu dan membiarkan Aeron untuk keluar, walaupun sudah tak bisa berfikir jernih dia tak mau terlalu menyiksa Aeron dengan benda kecil ini
"Sorry Ron, tapi gw gak suka kalo Lo berani bohong ke gw cuma buat lonte murahan kek dia"-Skylar
"And it's time to wake up, darling.."-Skylar
Skylar mendekatkan wajahnya pada ceruk leher Aeron dan menggigit leher itu dengan sangat kencang hingga leher putih nan mulus itu kini berdarah
Aeron yang merasakan sakit di area lehernya pun mau tak mau terbangun lagi dari pingsan nya, wajahnya benar-benar kelelahan dan juga nampak memelas
Skylar menjilati darah yang keluar dari leher Aeron dan mengecupnya singkat, Skylar merubah posisinya lebih naik ke atas untuk melihat ekspresi wajah Aeron
"P-plis... Gw udah capek, sakit..."-Aeron
"..."-Skylar
"S-stop... LER! Argh! Sakit! Udah! Ahh!"-Aeron
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Ficção Adolescentemusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
