Jam pulang telah berbunyi dan semua orang yang berada di sekolah berlarian berhamburan keluar sekolah untuk pulang ke rumah
Skylar sedari tadi tak bisa menyembunyikan senyumannya ketika dia berjalan menuju mobilnya dengan tangan yang bergandengan bersama Aeron
Skylar benar-benar bahagia saat ini, tangannya menggenggam tangan Aeron dengan erat sambil bersenandung kecil sangking bahagia nya
"Cengar-cengir bae bos"-Kiboy
"Tau tuh, habis bikin kita hampir mati padahal"-Idok
"Biarin aja biarin, lagi kasmaran nih orang shh... Aduh"-Rinz
Rinz memegang luka memar di sudut bibirnya yang terasa ngilu, Skylar melihat ke arah mereka lalu mengeluarkan ponselnya tanpa melepaskan genggaman tangannya
Setelah mengotak-atik isi ponselnya terdengar suara notifikasi dari ponsel Rinz dan juga Idok, keduanya pun membuka ponselnya secara bersamaan
"Satu orang 3jt udah cukup kan? Sorry dah, jadi gw traktir"-Skylar
"Waduh... Kebanyakan abang kuh, gak papa kok, kita mah iklas ya gak Rinz? "-Idok
"Hooh iklas banget malah, makasih ya ler"-Rinz
Setelah sampai di parkiran Aeron melepaskan genggaman tangan Skylar dan itu membuat sang kekasih menatapnya seketika
"Gw bawa motor, masa ni motor gw kasih ke sekolah"-Aeron
"Biar di bawain Dyren, tolong dulu ya lek"-Skylar
"Aihh... Malas kali aku-"-Dyren
"Traktiran aman"-Skylar
"Siap bos ku! "-Dyren
Dyren dengan raut bahagianya mengambil kunci motor yang berada di tangan Aeron dan berjalan menuju motornya
Sebenarnya pagi tadi motor milik Dyren mogok jadi dia berangkat bersama Idok, sehingga tak masalah jika dirinya mengendarai motor Aeron dan untuk pulangnya nanti tentu dia akan naik gojek
Sedangkan Aeron hanya bisa mengiyakan kemauan Skylar dan ikut masuk ke dalam mobil, mereka semua pun mulai mengendarai kendaraan masing-masing untuk pulang
Mobil Skylar berjalan di depan motor Dyren di sepanjang perjalanan, hingga akhirnya mereka sampai di depan rumah Skylar dan Aeron
Aeron turun dari mobil untuk membukakan gerbang sedangkan Skylar mengirimkan uang 4jt pada Dyren
Dyren yang mendengar notifikasi di ponselnya dengan senyuman yang lebar dia membuka ponselnya dan melihat dana yang sudah masuk itu
"Asek² bisa jajan aku"-Dyren
Dyren memasukkan motor itu ke dalam garaksi dan berjalan menuju mobil Skylar untuk menemui sahabat nya yang sangat baik dan rupawan ini, biasa... Habis di sogok
"Eak.. Makasih ya ler traktiran nya jadi gak enak aku, besok tambah 2jt lagi juga tak apa"-Dyren
"Yee... Ngelunjak kau, mau minum dulu gak di dalem? Sambil nunggu jemputan mu"-Skylar
"Boleh lah, harus juga aku ni"-Dyren
Aeron masuk terlebih dahulu dan langsung naik ke atas untuk membersihkan tubuhnya yang mulai terasa lengket
Dyren duduk di sofa depan TV dengan secangkir kopi di hadapan nya, Skylar duduk di sebelahnya sambil membawa secangkir kopi juga
"Kek mana kondisi markas? Aman? "-Skylar
"Aman aja ler, masih di pimpin sama Yawi, tapi kau dah lama gak ikut ngumpul jadi markas kadang sering di serang"-Dyren
"Kata aman tadi, hadeh... Lagian aku mau punya waktu sama si aeron di rumah, jadi kalo mau ikut agak malas juga ren"-Skylar
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Roman pour Adolescentsmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
