59.

1K 98 6
                                        

POV di sisi Dyren kemarin pagi

Pagi ini Dyren pergi ke rumah Skylar untuk membahas kerja kelompoknya besok Senin, setelah sampai di depan rumah itu Dyren menyadari ada sesuatu yang janggal di sana

Mengapa gerbang rumahnya tak terkunci? Padahal mobil dan motor berada di dalam sana

"Tumben kali, biasanya di kunci rapet² kek berangkas duit"-Dyren

Dyren pun segera membuka pagar itu dan masuk ke dalam, Dia mengetuk pintu rumah itu dengan cukup keras

"SKYLAR! MAIN YOK!"-Dyren

Namun tak ada balasan dari siapapun di sana, Dyren pun kembali mengetuk pintu kayu itu dengan lebih keras sambil meneriakkan hal yang sama

Namun lagi-lagi tak ada respon dari kedua pemilik rumah ini, Dyren pun sedikit merasa kesal dan mulai menggumamkan kata-kata mutiaranya

"Pantek lah gak di jawab aku"-Dyren

Dyren pun bersandar pada pintu kayu tersebut dan lengannya ia taruh di handle pintu, tanpa ia sadari gagang pintu itu terbuka dan akhirnya dia terjatuh ke belakang

Bug!

"ADOH! Pendo lah anying, sakit kali pantat ku!"-Dyren

Dyren yang awalnya marah-marah mulai menyadari kejanggalan lain, pintu rumah juga tak di kunci? Tak mungkin kedua pasangan itu membuka kunci rumah dan kunci pagar semalaman

Lagi pula mobil dan motornya masih ada di sini tak mungkin juga mereka berdua keluar dengan berjalan kaki, Skylar tak mungkin rela istrinya kepanasan sedikit saja di bawah terik matahari

"Kok ada yang gak beres nih, perasaan ku gak enak kali ini"-Dyren

Dyren pun berlari menaiki tangga dan melihat kamar kedua sejoli ini terbuka, awalnya dia ragu-ragu takut jika ternyata keduanya ada di dalam dan dia memberikan kesan tidak sopan

"Misi lek"-Dyren

Namun kamar itu kosong, benar-benar tak ada seorang pun di dalam rumah ini, Dyren masuk ke dalam dan melihat lantai di sini agak kotor hingga kornea matanya tak sengaja menemukan seperti sebuah jejak kaki sepatu di lantai ini yang sedikit tak berbentuk

Dyren mendekat ke arah jejak kaki itu dan berjongkok untuk memastikan pengelihatannya tak salah, dan Yap dirinya benar, itu adalah jejak kaki seseorang

"Jejak kaki siapa ini? Setahuku Skylar sama Aeron gak suka kotor, jadi tak mungkin mereka ada yang pake sepatu masuk ke dalem"-Dyren

Dyren pun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Yawi

"Halo ren, napa?"-Yawi

"Halo wi, kau bisa datang ke rumah Skylar bareng yang lain? Perasaan ku tak enak kali ini"-Dyren

"Emang kenapa?"-Yawi

"Pokoknya kau ke sini dulu sama anggota yang lain, nanti kau tau juga"-Dyren

"Oke lah, tunggu dulu ya jangan² ke mana² Lo, lima menit sampai"-Yawi

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang