87.

848 76 25
                                        

Aeron membuka kedua matanya dan mengerjap beberapa kali, di mana dirinya? Kenapa gelap sekali?

Kepalanya terasa sangat pening dan tubuhnya tidak bisa di gerakkan, dia rasa dirinya sedang berada di atas ranjang?

Aeron menengok ke kiri dan kanan tetapi hanya kegelapan yang bisa dia lihat, tubuhnya mulai bergetar karena dirinya merasa takut dengan kegelapan

"Sky? Skylar?"-Aeron

Tak ada jawaban dan hanya ada keheningan di dalam ruangan ini, hawanya begitu dingin di dalam sini di tambah dirinya tidak mengenakan selimut

"Skylarr? Gak lucu"-Aeron

"Sky?? Sayangg?? "-Aeron

Beberapa detik kemudian terdengar suara tawa seseorang di hadapannya, namun karena gelap dia tak dapat melihat siapa orang itu

"Sky? Itu lo? "-Aeron

Orang di hadapannya semakin keras tertawa dan dari suara tawanya itu terdengar familiar, namun Aeron tau itu bukan Skylar

"Siapa lo?! "-Aeron

Orang itu berhenti tertawa dan berjalan mendekat ke arah Aeron dengan langkah tegas yang bisa Aeron dengar dengan jelas

"Siapa aku? Masa kamu lupa sama aku sih sayang? "

"Lo siapa anjing?! Gw gak bisa liat muka lo! "-Aeron

"Oh iya maaf, aku lupa kalo misalnya kamu takut sama gelap, bentar ya sayang"

Orang itu berjalan dengan santai ke ujung ruangan dan menyalakan lampu ruangan itu, detik berikutnya saat orang itu berbalik Aeron langsung membeku di tempat

"K-ke-kelra? "-Aeron

"Yeah babe?"-Kelra

"M-maksud lo apa kaya giniin gw? "-Aeron

"Maksud? Aku ga terima cinta masa SD sampai SMP ku nikah sama orang lain yang bahkan baru kenal beberapa hari? hahaha.... Itu gak adil ron... "-Kelra

"... "-Aeron

"Lo harusnya sadar seberapa cintanya gw sama lo dari dulu Ron... "-Kelra

Kelra berjalan mendekati Aeron dengan langkah lambat, Aeron melihat kedua tangannya yang terikat dengan kasur sehingga tak bisa di gerakkan

Kelra duduk tepat di samping Aeron dan mulai memeluk pinggang ramping pria manis di sampingnya

"Jauh² lo dari gw brengsek! "-Aeron

"Shhttt... Diem ya sayang? Aku lagi pengen melampiaskan kerinduan ku ke kamu oke? "-Kelra

"Persetan sama semua itu anjing! Lepasin gw bajingan! "-Aeron

Kelra mendekatkan wajahnya pada Aeron lalu melumat bibir ceri milik Aeron

Aeron memberontak namun Kelra memiliki tenaga yang lebih besar darinya, di tambah rantai yang berada di tangannya ini semakin membuat pergerakannya terbatas

Kelra melumat dengan kasar bibir itu hingga sedikit berdarah dan menjilati darah yang keluar

Aeron gemetar, dia takut jika terjadi sesuatu yang lebih mengerikan di banding dengan ini

"Hmm... Manis... "-Kelra

"Stop sekarang juga! "-Aeron

"Kenapa sayang? Aku itu cintaaa banget sama kam-"-Kelra

"Gw benci sama lo. "-Aeron

Kelra seketika merubah ekspresi wajahnya menjadi dingin, dia terlihat tak suka dengan perkataan Aeron tadi

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang