Skylar dan Aeron yang mendengar teriakan dan juga pecahan kaca itu pun langsung berlarian menuju dapur untuk melihat keadaan anak mereka
Aerly tengah menangis sambil memeluk tubuh kakaknya, sedangkan Dalvin hanya membalas pelukan itu sambil tersenyum tanpa rasa sakit sedikitpun yang terpancar dari wajahnya
"Astaga Dalvin! Kaki mu gak papa sayang?! "-Aeron
"Aman kok mi! Cuma berdarah sedikit"-Dalvin
"Huaaa.... Kaki abang berdarah... Hiks hiks hiks... Huaaa"-Aerly
Skylar segera menggendong Dalvin dan Aerly untuk menjauh dari serpihan kaca itu, sedangkan Aeron membersihkan nya
Skylar meletakkan mereka berdua di atas sofa dan menyalakan lampu di ruang tengah, Skylar berlari menuju lantai atas untuk mengambil peralatan medis
Selesai memastikan lantai bersih dari serpihan kaca Aeron segera menuju ruang tengah untuk melihat kondisi anak lelakinya
"Kok bisa vas bunganya jatuh? "-Aeron
"Hiks tadi Aerly-"-Aerly
"Tadi aku gak sengaja nyenggol meja mi, jadi vas nya jatuh, maaf ya mi... "-Davin
"Oh gitu? Gak papa kok, cuma vas bunga doang itu, yang penting kalian gak terluka parah"-Aeron
"Sayang, ini kotak p3k nya"-Skylar
"Oh, makasih, kamu duduk samping Aerly dulu"-Aeron
Skylar mendudukkan dirinya di sebelah Aerly dan menenangkan gadis kecil itu agar tak menangis terus menerus
Aeron membersihkan luka di kaki Dalvin lalu memberikannya obat sebelum di plester agar tak terjadi infeksi
"Lain kali hati² ya? "-Skylar
"Iya, maaf ya mi... Pi... "-Dalvin
" kok abang bilang ini salah dia? Ini kan salah ku"-Pikiran Aerly
Karena kejadian itu mereka pun memutuskan untuk tidur cepat saja, tetapi hanya anak-anak saja yang tidur cepat, untuk Skylar dan Aeron? Emm... Entahlah mungkin mereka tak tidur?
"Sayang"-Skylar
"Hm? "-Aeron
"Main yuk"-Skylar
"Main apaan malem² begini? Ga usah kek bocil lo ngajak main"-Aeron
"Siapa bilang mainan bocil? Main kondom kita"-Skylar
"Heh! Ogah! Inget! Besok bunda ngajak ke pantai! Gak usah aneh² lo anjing"-Aeron
"Ohh... Gw ngerti, lo gak mau pake kondom ya? Tenang aja, gw juga gak suka kok"-Skylar
Aeron yang mulai merasa terancam pun bangkit dari tempat duduknya dari ranjang dan berlari keluar
Skylar mengejar dari belakang dan berhasil menangkap Aeron, mereka nampak seperti elang yang sedang mengejar mangsanya untuk santapan malam
"Lepas anjing! Gw ogah bangsat! "-Aeron
"Tenang aja sayang, ntar di atas kasur badan lo ngomongnya beda lagi kok, gw bikin sampe geter² lo malem ini, hahaha.. "-Skylar
"Ogah! "-Aeron
Setelah memasuki kamar Skylar mengunci pintu itu dan menaruh kuncinya di atas lemari, dia tau jika Aeron tak mungkin bisa menggapainya
Setelah di rasa sudah aman dan Aeron tak mungkin bisa kabur Skylar segera meletakkan tubuh Aeron di atas ranjang dengan lembut
"Arghhh! Ogah! Minggir lo! "-Aeron
"Kalo gw nyingkir juga lo gak bisa lari ke mana², udah gw pastiin semuanya aman"-Skylar
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Teen Fictionmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
