Sepulang sekolah Aeron dan Skylar berjalan bersama menuju parkiran sekolah, tapi wajah Aeron nampak murung seperti tak bersemangat
Skylar yang sangat peka tak mungkin tak menyadari hal itu, dia pun merangkul pinggang Aeron dan menariknya mendekat
"Kenapa? Mau jajan?"-Skylar
"Ha? Enggak, cuma ngerasa bosen aja"-Aeron
"Ke mall mau?"-Skylar
"Gak, bosen"-Aeron
"Timezone?"-Skylar
"Gak"-Aeron
"Terus mau ke mana sayaangg??"-Skylar
"Jalan² pokoknya"-Aeron
Skylar memutar otaknya untuk memikirkan kemana mereka akan pergi, jika ke mall tidak mau lalu ke mana?
"Pantai?"-Skylar
"Enggak"-Aeron
"Hmm... Ke gunung mau gak? Tapi enggak ngedaki"-Skylar
"Mau! Makan jagung bakar juga!"-Aeron
"Hehehe... Iya², ntar ngajak yang lainnya juga gak?"-Skylar
"Iya lah! Masa nongkrong cuma berdua?"-Aeron
"Iya dah... Yok pulang dulu"-Skylar
Aeron tersenyum dan menganggukkan kepalanya dengan antusias, sudah lama dia tak berlibur ke gunung
Tetapi dirinya juga tak mau mendaki gunung karena merasa takut pada kegelapan, saat sudah di dalam mobil Skylar langsung mengecup bibir Aeron singkat sebelum menjalankan mobilnya
"Dih?!"-Aeron
"Isi bensin dulu"-Skylar
"Serah Lo!"-Aeron
Skylar hanya terkekeh kecil melihat Aeron yang salah tingkah, ini baru adil kan? Karena tadi di kantin dirinya di buat salting brutal oleh Aeron
Sesampainya di rumah Mereka berdua bergegas mandi karena suhunya sedang dingin jadi mereka berdua tak mau mandi malam-malam
Selesai mandi dan mengenakan piyama Skylar melihat ke arah Aeron yang sedang duduk di sofa
Rambut Skylar masih basah sehingga dirinya harus mengenakan hairdryer, Skylar duduk di kursi meja rias yang terdapat cermin di sana
Sambil mengusapkan handuk di kepalanya Skylar memasang colokan hairdryer itu pada stopkontak
Skylar melihat ke arah Aeron lagi dengan tangannya yang masih sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk
"Sayang..."-Skylar
"Hm?"-Aeron
"Bantuin ngeringin rambut dong"-Skylar
Aeron mematikan ponselnya dan meletakkan benda pipih itu di sofa, dia berjalan menuju Skylar dan langsung mengambil hairdryer itu
"Duduk sini"-Skylar
Skylar menepuk pahanya yang menandakan Aeron untuk duduk di pangkuannya, Aeron tak merasa kesal seperti biasanya dan hanya menurut saja
Dia duduk di atas pangkuannya dan menghadap ke arah Skylar, jika di lihat dari cermin hanya punggung Aeron yang terlihat
Aeron menyalakan hairdryer itu dan mulai mengeringkan rambut Skylar, sedangkan Skylar tengah sibuk memeluk pinggangnya dan mendusel kan kepalanya pada dada Aeron
"Ron"-Skylar
"Hm?"-Aeron
"Lo sayang gw gak?"-Skylar
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Teen Fictionmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
