Kini Aeron sedang di rawat oleh dokter dan beberapa perawatan di dalam
Skylar ataupun Gugun dan Yawi di larang untuk masuk terlebih dahulu sebelum dokter selesai mengobati luka di kepala Aeron
Skylar sedari tadi berjalan mondar-mandir di depan kamar rawat milik Aeron
Sedang kan Yawi menenangkan Gugun yang merasa sangat cemas saat ini, dia takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada adiknya
Setelah satu jam lebih menunggu dokter pun keluar dari ruangan Aeron, Skylar segera menghampiri dokter tersebut
"Bagaimana keadaan nya dok? "-Skylar
"Pasien mengalami luka yang cukup parah, namun dalam selang waktu dua minggu mungkin kesehatan nya akan pulih kembali, pukulan yang di dapatkan cukup keras syukurlah pasien tidak sampai lupa ingatan, jadi sekian saya pamit terlebih dahulu dan untuk pasien belum boleh di jenguk sampai besok"-Dokter
"Terima kasih dok"-Skylar
"Iya, ini memang sudah kewajiban saya sebagai dokter, permisi saya undur diri"-Dokter
Skylar berjalan pelan menuju bangku yang di duduki oleh Gugun dan Yawi, dia mendudukkan dirinya di sana
"Gimana? "-Yawi
"Adek gw gak papa kan lar? "-Gugun
"Lukanya parah tapi gak sampe lupa ingatan katanya, dan sekarang belom boleh masuk kita tunggu sampe besok dulu"-Skylar
Gugun tiba-tiba menegakkan posisi tubuhnya kembali, lalu dia memegang kedua tangan Skylar dengan wajah sembab nya karena sempat menangis tadi
"Ler"-Gugun
"Napa? "-Skylar
"Gw mohon buat lo jagain adek gw, cuma dia yang bisa buat gw ngerasa punya keluarga hiks... ortu kita selalu sibuk sama kerjaannya dan gw cuma punya Aeron yang bisa buat gw ngerasa nyaman, plis... Cuma lo harapan gw hiks.."-Gugun
Skylar tertegun melihat Gugun menangis sambil mengucapkan kata-kata tersebut, hatinya langsung tergerak untuk mengiyakan ucapan Gugun
Skylar memejamkan matanya dan mengambil nafas dalam-dalam sebelum mengangguk dengan pelan
"Oke gun, gw janji bakal jagain Aeron buat lo, gw bakal berusaha sebisa gw buat ngelindungin dia dari segala macam bahaya"-Skylar
"Gw bisa pegang kata² lo kan? "-Gugun
Skylar kembali mengangguk dan melepaskan tangan Gugun yang menggenggam tangannya tadi, Skylar sedikit mendorong tubuh Gugun agar kembali dalam pelukan Yawi
Karena sedari tadi dia sadar jika Yawi merasa cemburu Gugun memegangi tangannya
Yawi kembali mendekap tubuh Gugun dengan penuh kasih sayang dan juga menenangkan nya
Sedangkan Gugun kembali memeluk erat tubuh Yawi dan mulai menenangkan dirinya
Jujur saja entah kemana saat ini perasaan nya menjadi campur aduk antara marah, cemas, sedih, khawatir, dan bingung
'Gw harus nepatin janji gw ke keluarga Aeron, karena gw bukan cowok murahan di luar sana'-pikiran Skylar
Kemarin malam
Skylar sudah menutup matanya dan ingin cepat menuju alam mimpi sama seperti Aeron
Tetapi beberapa menit setelah itu tiba-tiba ponselnya berdering, Skylar pun kembali membuka matanya dan mengambil ponselnya itu
"Ck, siapa si yang nelfon malem² anjing?! Ganggu aja! "-Skylar
Namun setelah melihat nama kontak yang menelponnya Skylar tidak jadi merasa kesal dan segera mengangkat telpon itu
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Подростковая литератураmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
