27.

1.3K 114 19
                                        

Kini Aeron sedang di rawat oleh dokter dan beberapa perawatan di dalam

Skylar ataupun Gugun dan Yawi di larang untuk masuk terlebih dahulu sebelum dokter selesai mengobati luka di kepala Aeron

Skylar sedari tadi berjalan mondar-mandir di depan kamar rawat milik Aeron

Sedang kan Yawi menenangkan Gugun yang merasa sangat cemas saat ini, dia takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada adiknya

Setelah satu jam lebih menunggu dokter pun keluar dari ruangan Aeron, Skylar segera menghampiri dokter tersebut

"Bagaimana keadaan nya dok? "-Skylar

"Pasien mengalami luka yang cukup parah, namun dalam selang waktu dua minggu mungkin kesehatan nya akan pulih kembali, pukulan yang di dapatkan cukup keras syukurlah pasien tidak sampai lupa ingatan, jadi sekian saya pamit terlebih dahulu dan untuk pasien belum boleh di jenguk sampai besok"-Dokter

"Terima kasih dok"-Skylar

"Iya, ini memang sudah kewajiban saya sebagai dokter, permisi saya undur diri"-Dokter

Skylar berjalan pelan menuju bangku yang di duduki oleh Gugun dan Yawi, dia mendudukkan dirinya di sana

"Gimana? "-Yawi

"Adek gw gak papa kan lar? "-Gugun

"Lukanya parah tapi gak sampe lupa ingatan katanya, dan sekarang belom boleh masuk kita tunggu sampe besok dulu"-Skylar

Gugun tiba-tiba menegakkan posisi tubuhnya kembali, lalu dia memegang kedua tangan Skylar dengan wajah sembab nya karena sempat menangis tadi

"Ler"-Gugun

"Napa? "-Skylar

"Gw mohon buat lo jagain adek gw, cuma dia yang bisa buat gw ngerasa punya keluarga hiks... ortu kita selalu sibuk sama kerjaannya dan gw cuma punya Aeron yang bisa buat gw ngerasa nyaman, plis... Cuma lo harapan gw hiks.."-Gugun

Skylar tertegun melihat Gugun menangis sambil mengucapkan kata-kata tersebut, hatinya langsung tergerak untuk mengiyakan ucapan Gugun

Skylar memejamkan matanya dan mengambil nafas dalam-dalam sebelum mengangguk dengan pelan

"Oke gun, gw janji bakal jagain Aeron buat lo, gw bakal berusaha sebisa gw buat ngelindungin dia dari segala macam bahaya"-Skylar

"Gw bisa pegang kata² lo kan? "-Gugun

Skylar kembali mengangguk dan melepaskan tangan Gugun yang menggenggam tangannya tadi, Skylar sedikit mendorong tubuh Gugun agar kembali dalam pelukan Yawi

Karena sedari tadi dia sadar jika Yawi merasa cemburu Gugun memegangi tangannya

Yawi kembali mendekap tubuh Gugun dengan penuh kasih sayang dan juga menenangkan nya

Sedangkan Gugun kembali memeluk erat tubuh Yawi dan mulai menenangkan dirinya

Jujur saja entah kemana saat ini perasaan nya menjadi campur aduk antara marah, cemas, sedih, khawatir, dan bingung

'Gw harus nepatin janji gw ke keluarga Aeron, karena gw bukan cowok murahan di luar sana'-pikiran Skylar

Kemarin malam

Skylar sudah menutup matanya dan ingin cepat menuju alam mimpi sama seperti Aeron

Tetapi beberapa menit setelah itu tiba-tiba ponselnya berdering, Skylar pun kembali membuka matanya dan mengambil ponselnya itu

"Ck, siapa si yang nelfon malem² anjing?! Ganggu aja! "-Skylar

Namun setelah melihat nama kontak yang menelponnya Skylar tidak jadi merasa kesal dan segera mengangkat telpon itu

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang