Sedari tadi siang Rinz sama sekali tidak pernah berbicara pada Sutsujin, dan dia seperti selalu menghiraukan Sutsujin
Sutsujin yang benar-benar merasa bingung pun berusaha mendekati Rinz dengan cara duduk di sampingnya sambil bersandar pada pundak Rinz
Namun Rinz hanya diam dan tetap berfokus pada ponselnya menghiraukan Sutsujin yang sedang menatapnya
"Rinz... "-Sutsujin
Rinz hanya diam dan tetap menghiraukan Sutsujin dengan wajah datar nya
Sutsujin benar-benar merasa bingung, dia pun mencoba untuk diam beberapa saat, siapa tau nanti Rinz mau berbicara padanya
Namun setelah berdiam diri lebih dari sepuluh menit Rinz tak kunjung membuka suara dan itu benar-benar membuat Sutsujin merasa sedih bercampur bingung
"Rinz... Kamu kenapa? "-Sutsujin
"... "-Rinz
"Kamu kok diem aja? Kamu marah? "-Sutsujin
"... "-Rinz
"Rinz"-Sutsujin
"... "-Rinz
"Rinz! Kamu kenapa sih?! "-Sutsujin
Baiklah kali ini Sutsujin mulai merasa kesal karena sedari tadi Rinz hanya diam dan tidak memperdulikan dirinya
Sutsujin mengambil ponsel Rinz dengan cepat dan menyembunyikan nya di belakang tubuhnya
Rinz pun menoleh ke arah Sutsujin yang sedang menatapnya dengan tatapan mata seperti sedih bercampur dengan marah
"Balikin" -Rinz
"Kamu kenapa? "-Sutsujin
"Balikin hp gw"-Rinz
"Gak, kamu tuh kenapa sih?! Aku ada salah? Ngomong! "-Sutsujin
"Gw bilang balikin hp gw"-Rinz
"Enggak! "-Sutsujin
"GW BILANG BALIKIN!! "-Rinz
Sutsujin kaget dan terdiam di tempat, ini pertama kalinya Rinz membentaknya seperti ini
Hatinya terasa perih karena ini benar-benar pertama kalinya Rinz membentak dirinya dengan tatapan dingin seperti ini
Sutsujin tanpa sadar meneteskan air mata dari mata sebelah kanannya, awalnya hanya satu tetes saja namun lama kelamaan air mata itu turun semakin banyak
Rinz hanya diam melihat itu dengan muka datarnya yang sama sekali tidak berubah
"Gw salah apasih? Hiks... Hiks... Kalo gw ada salah tuh ngomong Hiks... Hiks... Kalo lo gak ngomong gw mana tau salah gw di mana"-Sutsujin
"... "-Rinz
"Hiks... Kalo gw buat salah tuh lo ngomong Hiks... Jangan tiba² diem gini Hiks... "-Sutsujin
"... "-Rinz
"Hiks... Salah apasih gw rinz Hiks... SALAH GW APA?! KALO GW ADA SALAH BILANG RINZ! BILANG! JANGAN DIEM KAYA GINI! GW GAK TAU KESALAHAN GW ITU APA KALO LO GAK NGOMONG! HIKS... HIKS... NGOMONG! "-Sutsujin
Tangis Sutsujin benar-benar pecah saat ini, dia menangis sesenggukan dan terlihat matanya yang mulai memerah
Rinz yang melihat hal itu langsung menarik tubuh Sutsujin mendekat padanya dan dia memeluk tubuh bergetar itu dengan erat
Sutsujin menangis dengan kencang dan suara tangisnya terdengar begitu pilu, Rinz menepuk-nepuk punggung Sutsujin sambil memeluknya
"Maaf sayang, aku kebawa ego aku gara² cemburu"-Rinz
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Fiksyen Remajamusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
