63.

1.7K 99 29
                                        

Aeron mulai membuka kedua matanya dan kepalanya terasa sangat pusing dan pengelihatannya sedikit berkunang-kunang

Aeron melihat ke arah jam dan jam itu menunjukkan pukul (10.19) sepertinya dia bangun kesiangan

Tapi apa pedulinya? Lagi pula hari ini sekolah di liburkan karena rapat para guru dengan sekolah lain

Aeron terdiam sejenak karena tubuhnya terasa sangat sakit saat ini, bahkan untuk menggerakkan jari kakinya saja dia tak bisa, perutnya juga terasa kembung  dan hangat

"Anying! Tadi malem selesai jam berapa si?!"-Aeron

Aeron hanya mengingat jika mereka bersetubuh sampai jam 10 malam dan setelah itu dia lupa apa yang terjadi

"Skylar anjing, SKYLAR!!"-Aeron

Skylar yang sedang berada di dapur sontak kaget dengan teriakan istrinya itu, dia langsung buru-buru naik ke atas untuk melihat apa yang terjadi

Sebenarnya Aeron meneriakkan nama Skylar bukan untuk memanggilnya namun untuk meluapkan emosinya

Skylar membuka pintu kamar dengan tergesa-gesa dan melihat ke arah ranjang, di mana ada Aeron yang duduk sembari menutup seluruh tubuhnya menggunakan selimut

Skylar tak dapat melihat wajahnya karena posisi duduk Aeron membelakanginya, Skylar tau jika saat ini pasti Aeron sedang pundung padanya

Skylar mendekati Aeron dan duduk di belakangnya, Aeron yang menyadari keberadaan Skylar pun semakin menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut

"Hey, kenapa sayang kok manggil² tadi?"-Skylar

"Gak usah panggil² gw sayang! Najis!"-Aeron

Skylar hanya tersenyum mendengar perkataan Aeron, dia pun semakin mendekat ke arah Aeron dan memeluknya dari belakang

"Kenapa toh? Marah² Mulu loh"-Skylar

Aeron memberontak dan melepaskan pelukan itu dengan kencang, walaupun tubuhnya masih terasa sangat sakit dan pegal

"APAAN SI LO! GAK USAH PEGANG² GW!"-Aeron

Skylar melihat Aeron dengan tatapan gemas, rasanya ingin sekali dia kembali melakukan hal itu pada Aeron saat ini

Karena semakin keras Aeron padanya entah mengapa hatinya semakin berdebar dan rasa ingin menundukkan Aeron padanya semakin ingin dia lakukan

'gemes banget, gw rantai di dalem kamar aja kali ya? Biar gak bisa ke mana². Gak Sudi juga gw kalo orang² ngeliat kelucuan Aeron '-pikiran Skylar

Skylar kembali menyentuh kepala Aeron dan mengusapnya dengan lembut, namun Aeron kembali memberontak dan melepaskan elusan itu

"Kenapa sih Ron?"-Skylar

"Kenapa? Lo masih nanya kenapa?!"-Aeron

"Ya salah gw apa? Sampe Lo pundung gini"-Skylar

Aeron terdiam sejenak dan tubuhnya mulai bergetar dengan suara isakan yang terdengar jelas di telinga Skylar

"Kenapa sayang?? kok nangis sih?"-Skylar

Aeron berbalik badan menghadap Skylar dengan tubuh yang masih tertutup rapat dengan selimut dan hanya memperlihatkan wajahnya saja

Wajahnya terlihat sangat lucu saat ini, dengan mata yang masih mengeluarkan air mata, hidung yang memerah dan tatapan murkanya yang terlihat tak menyeramkan

Skylar pun tersenyum dan bergerak untuk memeluk tubuh pria manisnya ini, Aeron memukul-mukul dada Skylar dengan sisa tenaganya, walaupun Skylar tak merasakan apapun

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang