Pria manis ini mulai membuka kedua matanya, namun hal pertama yang dia lihat adalah wajah Skylar
Dia mengerjapkan matanya karena seluruh nyawanya belum terkumpul dan dia juga masih merasa mengantuk
Namun setelah mendapatkan kesadarannya Aeron segera mendorong tubuh Skylar hingga terjatuh dari ranjang
Skylar yang terjatuh pun ikut terbangun dan langsung menatap Aeron penuh tanya
"Lo ngapain anjing?! "-Aeron
"Shh... Tidur lah! Pake nanya lo! "-Skylar
"Terus ngapain meluk² gw?! "-Aeron
"Heh pendo, lo yang meluk² gw ya blegug"-Skylar
"Mana ada anying! Gak mungkin gw meluk² lo! "-Aeron
"Ck, serah lo dah"-Skylar
Skylar bangun dari posisinya dan duduk di kursi dekat ranjang, dia melirik ke arah Aeron yang sedang memandangi nya dengan tatapan tajam
"Apa lo liat² kokop mau?"-Skylar
"Sini kalo berani! "-Aeron
"Serius? Ntar di seriusin nanges, ntar mohon² ke gw"-Skylar
"Dih! Apaan si, diem lo musang"-Aeron
Aeron pun mengalihkan pandangannya ke arah lain dengan wajah yang nampak memerah, Skylar hanya terkekeh gemas melihat tingkah laku Aeron
Akhirnya mereka berdu memutuskan untuk pulang ke rumah, lagi pula ini sudah jam pulang
Mereka berdua mengambil tas di kelas masing-masing dan berjalan beriringan menuju mobil
"Makan di resto yok, laper gw"-Skylar
"Warmindo aja napa"-Aeron
"Gak bagus makan mie banyak², mending makan steak"-Skylar
"Serah dah, penting makan"-Aeron
Skylar berjalan menuju pintu mobil di bagian penumpang depan dan membukakan pintunya untuk Aeron
"Sok romantis banget lo anying, gw bisa buka sendiri"-Aeron
"Yaudah si tinggal masuk, suami lagi romantis tu di ladenin"-Skylar
"Ih... Najis! "-Aeron
Namun pada akhirnya Aeron menurut dan memasuki mobil tersebut, Skylar tersenyum lalu menutup pintunya dan ikut masuk ke dalam mobil
Mobil itu melaju menyusuri jalanan sore hari yang tenang dan terlihat sunset yang mulai tenggelam di pertengkaran gunung besar yang cukup jauh
Mereka akhirnya sampai di restoran yang sering di kunjungi Skylar bersama keluarganya untuk suatu acara atau hanya sekedar untuk makan malam
Skylar turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Aeron, Aeron lagi-lagi terlihat tak senang namun pada akhirnya dia hanya menurut saja
Mereka berdua berjalan memasuki restoran itu dan pergi ke lantai tiga untuk mencari ketenangan
Setelah menduduki satu meja Skylar membunyikan lonceng dengan cukup nyaring dan seorang pelayan wanita menghampiri mereka berdua
"Ada yang bisa di bantu tuan Skylar? "
"Lo mau pesen apa? Serah lo dah mau yang mana aja"-Skylar
Aeron melihat daftar menu dan mulai memilih makanan yang di inginkan, Aeron pun menunjuk satu makanan dan juga satu minuman yang menarik perhatian nya
"Ini sama ini aja"-Aeron
"Udah? Lo gak mau cemilan nya? "-Skylar
"Mau, satu aj-"-Aeron
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Teen Fictionmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
