72.

1.3K 106 15
                                        

Selesai makan tadi kini pun mereka berdua telah sampai di rumah, Aeron mendahului Skylar memasuki rumah dan segera masuk ke dalam kamar mandi karena merasa tubuhnya yang terasa kotor

Saat Aeron sudah masuk ke dalam kamar mandi, Skylar pun duduk di atas sofa dan membuka ponselnya untuk memeriksa rekaman suara dari penyadap yang dia pasang

Saat mendengar suara yang keluar dari ponselnya darah Skylar terasa mendidih dan jantungnya mulai berdebar dengan sangat kencang

Di tambah terdengar suara tamparan yang sangat keras, tentunya itu adalah suara tamparan dari wanita jalang itu kepada Aeron

"Brengsek, berani² nya tuh lonte nampar istri gw"-Skylar

Terlihat urat leher Skylar yang mulai muncul dan tercetak sangat jelas di sana, dia mengepalkan tangannya dengan sangat erat hingga tangan itu mulai meneteskan darah sedikit demi sedikit

"Gw udah berusaha sabar ke Lo, dan ini adalah terakhir kalinya Lo bakal bisa ngeliat dunia, dasar lonte!"-Skylar

Skylar membuka ponselnya dan membuka aplikasi WhatsApp untuk menghubungi teman-temannya

Terdengar deringan ponsel dari dalam saku Yawi, Yawi pun mengambil ponselnya dan tertera nama Skylar di sana

"Siapa?"-Gugun

"Skylar"-Yawi

"Yaudah angkat aja"-Gugun

Yawi pun mengangkat telepon dari Skylar dan menempelkan ponselnya tepat di samping telinganya

"Halo ler? Napa?"-Yawi

"Tolong bilangin ke anak² yang lain, kita bakal ngelakuin penculikan "-Skylar

"Hah?! Tiba² banget Lo, siapa targetnya?"-Yawi

"My ex, and there might be a murder, so get those drugs ready"-Skylar

Yawi tertegun mendengar perkataan Skylar, apakah dirinya akan benar-benar membunuh mantannya itu? Ayolah ini sudah yang ke 2 kalinya Skylar membunuh mantannya hanya untuk kekasihnya saat ini

Dulu dia membunuh mantannya untuk Dyffa dan sekarang? Dia membunuh Dyffa untuk Aeron?! Apakah jika dia menemukan seseorang di luar sana dia akan membunuh Aeron juga?!

"Hey, You understand what I just said, right?"-Skylar

"Yes chairman, I understand"-Yawi

"Good, jangan lupa kasih tau yang lainnya "-Skylar

"Kapan kita lakuin?"-Yawi

"Tunggu aba² dari gw"-Skylar

"Oke, dah itu aja kan? Gw mau lanjut sama pacar gw"-Yawi

"Dah, thanks ya, lanjut bucin lagi Lo Sono"-Skylar

"Hmm, yaudah gw tutup yak"-Yawi

"Oke, bye"-Skylar

Panggilan tersebut pun di putus oleh Yawi, Skylar terus memainkan jari-jarinya sembari menunggu Aeron keluar dari kamar mandi

Setelah beberapa saat pun Aeron akhirnya keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggangnya, terlihat juga rambutnya yang masih basah

enemy? Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang