Skylar mendengarkan dengan seksama penjelasan dari Rinz dan akhirnya kini semuanya telah jelas
Dia tau latar belakang dari Kelra dan mengapa dia melakukan semua ini, Kelra dulu adalah teman masa SMP Aeron dan tanpa Aeron sadari Kelra telah menaruh hati kepadanya
Tentu itu membuat Skylar tak senang dan berjalan mendekat ke arah Kelra yang dengan waspada memegang benda tajam di tangannya
"Rinz pemburu"-Skylar
"Siap ketua"-Rinz
Rinz segera menodongkan senjatanya ke arah Kelra sebagai peringatan untuk tak menyakiti Skylar ataupun Aeron
Kelra berdiri dari ranjang dan mulai berjalan menuju pintu keluar, saat Rinz akan menarik pelatuknya Skylar segera mengangkat tangannya sebagai pertanda jika jangan menembaknya terlebih dahulu
Rinz yang mengerti pun mengurungkan niatnya untuk membunuh pria yang sedang melarikan diri keluar itu
Skylar berlari ke arah Aeron dan langsung membuka semua ikatan di tubuhnya serta kain yang bersarang di mulutnya
Skylar memeluk tubuh Aeron dengan sangat erat dan sesekali memberikan kecupan singkat di wajahnya, Skylar benar-benar khawatir saat ini, dia takut kehilangan Aeron
"Hey, gak papa kan sayang?! Ada yang sakit?! Mau ke rumah sakit?! Bilang ke aku yang"-Skylar
Aeron dengan tubuh bergetar nya memeluk balik tubuh Skylar dan mulai terisak karena ketakutan
Sebenarnya tadi dia sudah bangun terlebih dahulu, namun Kelra datang dan menyentuh-nyentuh tubuhnya sebelum kembali memberikan obat tidur padanya
"Hiks... Gw takut"-Aeron
"Shht... Udah jangan nangis, aku di sini buat kamu, tenang ya sayang"-Skylar
Setelah cukup tenang Aeron pun mulai melepaskan pelukannya pada Skylar dan mengusap air matanya berlahan
Skylar dengan sigap menggendong tubuh Aeron ala koala untuk kembali pulang
"Pemburu"-Skylar
"Siap ketua"-Rinz
"Ada banyak hewan liar yang harus di musnahkan malam ini"-Skylar
"Di mengerti"-Rinz
Mereka bertiga pun pergi meninggalkan ruangan itu dengan seorang wanita yang sedang shock berada di dalamnya
Mereka melewati lorong itu dengan Rinz yang selalu berjaga, jika ada seorang pun yang membahayakan keselamatan Skylar dan Aeron dia akan menembaknya
"Pemburu"-Skylar
"Siap ketua"-Rinz
"Entah kenapa firasat ku berkata jika di balik pintu ini lah para hewan liar itu berada, panggil yang lainnya"-Skylar
"Sedang menuju kemari ketua"-Rinz
Tak lama ada sebuah helikopter terbang di atas lapangan yang berada di tengah Mension ini, dan anggota yang lainya turun menggunakan tali dari helikopter itu
Mereka sudah menggunakan perlengkapan dan tak lupa baju Anti peluru yang di siapkan Dyren untuk Skylar
"Baju mu ketua"-Dyren
"Oke, thanks"-Skylar
Skylar menggunakan baju Anti peluru itu dan juga perlengkapan lainnya, termasuk senjata juga
Aeron sebenarnya masih tak mengerti dengan situasi ini, mengapa teman-temannya yang terlihat bodoh di sekolah saat ini terlihat seperti seorang sniper dan bahasa yang mereka kenakan juga terdengar serius dan juga baku
KAMU SEDANG MEMBACA
enemy?
Teen Fictionmusuh jadi kekasih? saksikan keseruan rumah tangga Aeron si bocah tengil dan Skylar yang gampang kepancing cemburu! mereka ibaratkan bensin dan api! 🔥💥 Sultan Aeron Shiki=bottom Schevenko Skylar Tendean=Top SELAMAT MEMBACA! PERINGATAN! MENGAND...
