"Jaemin adalah masa lalunya yang indah. Bertemu dalam dusta yang dikepung oleh kuasa. Waktu berdentang, bergerak mengalahkan detak yang berpacu. Mengalahkan keinginannya untuk lari, lari yang jauh."
NOMIN 18+
Jaeyong, Markhyuck, Luwoo
MAFIA
DARK
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Perang yang bisa menghanguskan banyak jiwa itu pun akhirnya dimulai."
...
D-DAY, 08.00 AM
Seluruh sandera sudah mempersiapkan diri, berbaris rapi di sepanjang jalan utama markas. Berdiri di dekat kendaraan yang akan dinaiki menuju distrik 9. Sehari sebelumnya, para ketua divisi kerja telah membagi nomer kendaraan pada tiap anggotanya agar tidak terjadi keributan. Sebanyak 370 mobil roda empat itu juga sudah dilengkapi senjata dan alat pendeteksi.
Perjalanan mereka tidak mudah dan harus menempuk jarak yang sangat jauh. Butuh waktu berjam-jam karena ada strategi yang perlu dilancarkan untuk menghindari serangan lebih buruk.
Rencana mereka adalah untuk tetap bergerak di jalur penuh pemukiman warga yang padat penduduk. Letak markas Stone Cold berada di distrik 17, mereka akan melewati distrik 16, 15, 14, 13, 12, 11, 10 dan pada akhirnya sampai ke zona bebas di distrik 9. Situasi tersebut akan dimanfaatkan sebagai tameng selama keberangkatan.
Tentara Ares Corporation berada di bawah pengawasan keamanan distrik pusat dan Suh Kangjoon. Mereka tidak akan pernah mengirim rudal maupun misil ke distrik lain tanpa ada alasan jelas karena hal itu melanggar hukum internasional. Akan terjadi perang yang lebih kacau jika mereka menjatuhkan senjata di wilayah-wilayah yang disebutkan. Jeno tahu hal itu dengan baik berkat informasi dari Paman Choi. Oleh sebab itu, dia akan melewati area padat penduduk dan perkotaan agar tidak mendapatkan serangan dari musuh. Akan tetapi, satelit pendeteksi milik pihak lawan tetap bisa mengetahui lokasi terkini seluruh rombongan Stone Cold. Tetap ada titik-titik area kosong dan sepi penduduk yang harus dilewati, dan saat itulah perang senjata akan terjadi.
Pagi itu semuanya sudah siap menghadapi gencatan senjata dengan pihak musuh. Sesaat setelah Zeus.one sudah jatuh ke dalam markas, mereka akan langsung berangkat. Ini adalah bagian yang sangat menegangkan. Meskipun seluruh sandera sudah dibekali masker pelindung, mereka masih was-was terhadap kemungkinan buruk yang bisa terjadi.
Johnny memiliki satelit pendeteksi khsusus Zeus.one. Orang gila itu bisa mengawasi gerak-gerik seluruh sandera Stone Cold meski hanya berupa satu tanda titik di layar monitornya. Satu petunjuk itu akan sangat mematikan jika permainan waktu tidak tepat dibaca oleh Jeno.
Mereka tidak bisa keluar markas sebelum Zeus.one benar-benar sudah mendarat agar Johnny tidak tahu bahwa semuanya justru sedang bersiap kabur. Zeus.one adalah sistem pembunuh sekali pakai. Ia hanya akan mendaratkan ribuan induk virus dalam sekali peluncuran. Setelah itu terjadi, sistemnya akan mati secara otomatis. Jungwoo lah yang memberi tahu mereka soal informasi detail itu. Bantuan si pemuda Kim benarbenar berarti bagi keselamatan mereka nanti.