SY ; Thirteen

1K 53 6
                                        

SAVE YOU

Genre : Dark Romance, Slowburn Romance, Adult.

Rating : 18+

⚠️Saya tidak akan lelah mengingatkan kalian untuk vote dan komen karena itu memberi semangat pada Author⚠️

⚠️Warning! Terdapat tindakan tidak senonoh dan kata-kata eksplisit, jadi bijaklah dalam memilih bacaan⚠️

Happy reading!!!

~♤~

Setelah makan malam, Lavender berjalan-jalan lagi menyusuri rumah besar itu. Sebenarnya ia merasa bosan dan juga tidak ada yang harus ia lakukan lagi sehingga memilih untuk mengenal lebih jauh rumah besar yang sudah hampir dua bulan ia tinggali ini. Tugas kuliahnya sudah selesai, jadi Lavender punya waktu luang.

Langkahnya terhenti di depan pintu ruangan kerja Valerio. Rasa penasaran muncul tiba-tiba sehingga membawa langkahnya masuk ke dalam ruangan tersebut tanpa ragu. Dan untungnya, pintunya tidak terkunci.

Lavender memejamkan matanya sejenak menikmati aroma wangi ruangan itu yang menusuk indera penciumannya. Bahkan wangi pria itu tercium bercampur dengan wangi ruangan tersebut.

"Ruangan kerja Ayah tidak seperti ini. Ini wangi sekali," gumam pada dirinya sendiri. "Ruangan Ayah lebih dominan bau alkohol."

Lavender melirik ke sekeliling ruangan yang juga terlihat rapi dan bersih. Jika di tempatkan seharian di sana, ia pasti akan merasa nyaman.

"Apakah dia membaca semua buku ini?"

Jari-jari lentiknya menyusuri deretan buku-buku tebal yang tertata rapi di rak buku yang tersedia. Mengambilnya satu lalu ia membuka buku tersebut.

"Ini buku tentang bisnis. Semua bukunya tentang bisnis. Tidak ada novel atau pun buku sejarah."

Lavender menghela napas saat mengetahui bahwa semua buku itu hanya tentang bisnis. Ia berpikir, apakah pria itu tidak bosan membaca buku tebal yang hanya berisikan tentang bisnis? Dirinya memang suka membaca, tapi Lavender menyukai membaca novel dan buku self development. Itu pun tidak setebal buku milik Valerio.

Lavender menyimpan lagi buku itu saat sebuah bingkai photo cukup besar menarik perhatiannya. Ia mendekati bingkai tersebut dan menatapnya dengan seksama. Terdapat sepasang suami-istri, dua lelaki yang sangat mirip satu sama lain dan seorang lelaki lebih tua dari saudara kembar tersebut, yang di yakini itu adalah Valerio. Tapi yang membuat dirinya bertanya-tanya adalah, siapa lelaki kembar itu? Apakah mereka berdua adik Valerio? Lavender tidak pernah melihat mereka, bahkan di acara pernikahan dirinya dan Valerio. Lavender hanya melihat orangtua pria itu dulu.

"Jika mereka saudara Valerio, kenapa pria itu tidak pernah bilang kalau dia punya saudara kembar?" Lavender berpikir keras untuk bisa tahu siapa lelaki kembar itu.

Tapi Lavender mengedikkan bahunya saat ia tak ingin ambil pusing. "Kita tidak sedekat itu, jadi untuk apa Valerio memberitahuku? Lagi pula, aku tidak peduli siapa mereka."

Merasa sudah cukup lama berada di ruangan suaminya, Lavender berniat keluar dari sana. Juga, ia takut jika Valerio mengetahui dirinya masuk diam-diam. Tapi baru saja hendak membuka pintu, ia dikejutkan oleh notif pesan secara beruntun di handphone-nya. Dua pesan tertera dari Stella dan juga ... Valerio.

 Valerio

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SAVE YOUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang