—SAVE YOU—
Genre : Dark Romance, Adult.
Rating : 18+
⚠️Blood scene, gore and harsh words⚠️
⚠️Saya tidak akan lelah mengingatkan kalian untuk vote dan komen karena itu memberi semangat pada Author.
Typo? Tandai⚠️
⚠️Terdapat kata-kata kasar dan adegan berdarah. Bijaklah dalam memilih bacaan⚠️
Happy reading!!!
~♤~
Manhattan, Amerika Serikat.
Prang!
"KEPARAT! BERANINYA MEREKA MEMBUNUH ANAKKU!"
Johny memecahkan barang kaca yang ada di ruangan kerjanya—vas bunga, gelas, semuanya—karena marah mendengar informasi bahwa Berlianna dan Jasmine telah dibunuh. Beberapa bodyguard yang ada di sana hanya bisa diam membisu karena terlalu takut kena imbas jika ikut campur.
Saat ini, pria tua itu sungguh seperti kesurupan.
"Sir, apa yang harus kami lakukan?" tanya seorang pria yang menjadi tangan kanannya—Dion.
"Kau bertanya apa yang harus kalian lakukan, hah?!" Johny menatap tajam Dion lalu mendekatinya. Tiba-tiba saja, Johny menarik rambutnya sehingga Dion mendongakkan kepalanya. Meski begitu, pria itu tidak berontak sama sekali dan tetap berdiri dengan tegap. "Ini semua karena ulah kalian!"
Mereka terus diam.
"Kalian bekerja dengan tidak becus, kalian tahu itu?! Seharusnya kalian menjaga mereka dengan benar. Tapi apa yang kalian lakukan di sana, hah?! Bersenang-senang? Berjudi? Sex? Damn it!"
Johny menghempaskan kepala Dion sehingga pria itu memejamkan matanya menahan ringisannya. Meski pun ini bukan sepenuhnya salah mereka semua, tapi begitulah sifat Johny. Selalu menyalahkan semua masalah pada pengawalnya sampai masalah tersebut menjadi sangat besar.
"Tuan, kami meminta maaf."
Johny berdecih sambil mengusap wajahnya kasar. "Maaf kalian tidak akan mengembalikan kedua putriku!"
"Kami akan melakukan apa pun untuk menebus kesalahan kami."
"Kalau begitu, tunggu apalagi? Bunuh mereka semua. Musnahkan mereka semua. Bakar mereka semua, sampai tidak ada anggota yang tersisa dari keluarga fucking Konan!"
Brak!
"Kau harus berhenti bermimpi, Tuan."
Semua mata langsung tertuju pada arah pintu yang baru saja di tendang dengan keras, menampilkan sosok Thomas dan beberapa pengawal lainnya yang langsung melumpuhkan pengawal Johny. Sehingga mereka tidak bisa berkutik setelah di todongkan pistol.
"Berani-beraninya kau datang kemari dengan tidak sopan!" teriak Johny karena amarahnya semakin tersulut.
"Saya hanya berlaku sopan pada Tuan Valerio saja." Thomas menanggapi sembari berjalan mendekati pria tua itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
SAVE YOU
Romance⚠️Warning : Harsh word, Toxicity, Blood, Rude behavior and Gore⚠️ Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah umur❗ Bijaklah dalam memilih bacaan! Jika tidak suka, skip saja❗ Menikah di usia muda setelah lulus SHS tidak pernah terbayang dalam pikiran...
