–SAVE YOU–
Genre : Dark Romance, Adult.
Rating : 18+
⚠️Saya tidak akan lelah mengingatkan kalian untuk vote dan komen karena itu memberi semangat pada Author.
Typo? Tandai⚠️
⚠️Terdapat kata-kata kasar dan adegan berdarah. Bijaklah dalam memilih bacaan⚠️
Happy reading!!!
~♤~
Zürich, Switzerland.
Seorang pria duduk di meja bartender dengan tangannya yang menggenggam gelas. Ia goyang-goyangnya gelas tersebut sehingga cairan merah di dalamnya ikut terombang-ambing. Matanya menatap awas pada sekeliling ruangan yang dipenuhi oleh manusia.
"Sepertinya mereka tidak ada di sini, Sergio," celetuk seorang pria lainnya yang juga tengah mengawasi sekeliling.
Pria yang di panggil Sergio itu hanya tersenyum saja dan kembali memfokuskan pandangannya, menatap satu per satu orang yang ia lihatnya.
"Tak perlu putus atas, Juan, aku yakin mereka tengah bersenang-senang di sini. Instingku tidak akan pernah salah," imbuh Sergio sembari menyesap minumannya.
Hampir satu jam mereka diam di sana sambil terus mengawasi. Tapi tidak ada tanda-tanda orang yang mereka cari. Club terlalu ramai, jadi mereka cukup kesulitan.
"Atau mereka tahu kalau kau ada di sini?"
"Bahkan, mereka tidak mengenaliku."
"Lalu kenapa mereka bisa menjebloskanmu ke polisi?"
"Kupikir, itu bukan ulah mereka. Ada seseorang yang membantu."
Menyesap minuman terakhirnya, Sergio berdiri sambil merapikan pakaiannya.
"Aku akan ke toilet dahulu. Terus awasi, Juan, atau Valerio akan mengurangi gajimu jika kau tak becus." Sergio memberi perintah, lalu langkahnya membawa dia menuju toilet.
Sergio meggeram kesal saat beberapa orang mabuk menubruk tubuhnya. Inilah alasan dirinya tidak suka club yang tidak VIP. Semua orang yang tengah mabuk seperti ini baginya menyebalkan. Apalagi dengan para wanita yang genit menggodanya. Sergio paling benci akan hal ini. Dirinya suka wanita. Tapi jika wanita tersebut berlagak seperti pelacur, dengan mentah-mentah dirinya akan menendang wanita itu.
Se-brengsek-brengseknya seorang pria, dalam lubuk hatinya yang paling dalam mereka masih menginginkan wanita baik-baik dalam hidupnya. Begitulah yang dirasakan Sergio.
Sergio mendorong tubuh seorang pria yang menghalangi jalannya dengan kesal. Lalu ia masuk ke dalam toilet khusus untuk pria. Tapi baru saja menutup pintu, ia dikejutkan oleh suara desahan seorang wanita dan pria di balik salah satu toilet. Di tambah, pintunya tidak dikunci! Ini hal lumrah sebenarnya. Tapi terkadang Sergio merasa tak nyaman jika ada orang yang terang-terangan seperti itu.
Sergio mencoba menghiraukan pergumulan dua manusia itu. Tapi sudut matanya tetap bisa melihat apa yang sedang mereka lakukan.
"Hey, bisakah kalian berhenti bersuara atau setidaknya tutup pintunya?! Dasar mausia tak tahu malu!" teriak Sergio karena telinganya sudah tak tahan dengan suara-suara berdosa itu.
Dengan gerutuan, Sergio mencuci wajahnya di wastefel yang tersedia di sana. Tanpa menghiraukan makian kedua manusia itu. Namun saat menatap pantulan dirinya di cermin, pandangan Sergio tertuju pada wanita yang tengah merapikan pakaiannya di belakang punggungnya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
SAVE YOU
Romantik⚠️Warning : Harsh word, Toxicity, Blood, Rude behavior and Gore⚠️ Tidak direkomendasikan untuk anak di bawah umur❗ Bijaklah dalam memilih bacaan! Jika tidak suka, skip saja❗ Menikah di usia muda setelah lulus SHS tidak pernah terbayang dalam pikiran...
