"Itu...Rafael?" ucap Ezio yang merasa hening meski sedang diserang banyak tembakan.
Dari dalam tambang yang cukup dalam Ken mematikan alat komunikasinya, sengaja agar Ezio tidak mendengar suara mereka.
"Kau takut Ezio mendengarnya?" tanya Rafael masih menodongkan pistolnya.
"Kau ingin tahu?" tanya Ken sinis.
"Anggap saja sedikit penasaran," ucap Rafael.
"Aku terlalu meremehkanmu, Black Tiger," ucap pria misterius.
Ken menyadari kalau dia ternyata hanyalah hologram prototipe yang dikontrol oleh orang ditempat yang jauh dan suara yang digunakan adalah suara samaran. Alat itu digunakan beberapa atasan untuk menyamarkan identitas mereka dikarenakan takut nantinya ada anggota mereka yang akan berkhianat. Jika memang begitu bisa dipastikan kalau pria misterius itu adalah orang penting yang bahkan akan mengejutkan dunia karena skala popularitas Cyber Crime sudah sangat besar.
"Ketua, sebaiknya Anda segera mengundurkan diri, semakin Anda banyak berbicara Malchik bisa mengetahui identitas Anda hanya berdasarkan gaya bahasa Anda," peringat Rafael, tentunya dia sangat mengetahui seperti apa Ken, setiap mereka menjalankan misi Ken-lah yang selalu mencari informasi lebih baik dibandingkan siapapun.
"Kau yakin? Bukannya kau juga penasaran siapa orang yang kau anggap 'ketua' itu?" tanya Ken yang memang sudah tahu kalau Rafael juga tidak mengetahui identitas sebenarnya dari pria misterius itu.
"Kau benar juga, Rafael. Musuh kita ini tidak bisa dianggap remeh dia bahkan bisa mengetahui lokasi-"
"Biar aku tebak," potong Ken dengan cepat, "kau pasti salah satu orang diantara 4 kerajaan, bukan?"
Pria misterius itu terdiam sejenak, berbeda dengan Rafael yang justru melotot kepada Ken mendengar tebakannya. "Rafael jalankan rencana B dan...bunuh Black Tiger apapun yang terjadi." Setelahnya hologram itu perlahan memudar lalu menghilang.
"Malchik kau-"
Dorrr
Ken langsung menyerang Rafael sambil menembakinya, mereka saling bertarung sambil menembaki jarak dekat. Rafael adalah ahli gulat selain Ezio Lorenzo dari semua anggota Messenger, cara mengatasi agar tidak terkena serangan Rafael adalah dengan bertarung sambil berjaga jarak agar tidak terjatuh dan bertarung dalam pertarungan di tanah. Brazilian Jiu Jitsu adalah beladiri yang sangat ampuh dalam ground fight, itulah sebabnya Ken sambil menggunakan pistol untuk memaksa Rafael menjaga jarak darinya.
***
Karena kemampuan Zhuge Lie mereka berhasil menerobos masuk gerbang barat. Julukan sebagai 'Hunter Terkuat East Land' bukanlah hanya sekedar gelar.
"Semua regu masuk ke dalam setiap sisi cari para tahanan," titah Zhuge Lie, dia segera masuk ke dalam tambang yang terlebih dahulu dimasukin Ken. "Kertagara, ku harap kau tidak bertindak keterlaluan lagi," gumam Zhuge Lie berlari cepat bertujuan mencegah Ken melakukan tindakan keterlaluan lagi.
Sama seperti yang terjadi pada Ken, Zhuge Lie tampak bingung dengan sistem bangunan tambang ini yang mirip dengan penampungan bawah tanah. "Elijah benar, ini mirip seperti wilayah gawat darurat," ucap Zhuge Lie.
Langkah terhenti tiba-tiba karena kemunculan seseorang dari ruangan. Bajunya sama seperti Assassin Cyber Crime hanya saja dia tanpa pelindung kepala. "Hunter Terkuat East Land, Zhuge Lie, sebuah kehormatan bertemu denganmu," ucapnya sambil menunjukkan salam hormat khas seorang ahli beladiri.
Zhuge Lie yang awalnya ingin menembaknya membatalkan niatnya. Meski seorang Hunter dia tetaplah seorang ahli beladiri. Insting seorang seniman beladiri tetap tak akan hilang, Zhuge Lie segera memasang kuda-kuda bertarung, dia tentu sadar kalau ini adalah tantangan 1 vs 1 yang diajukan kepadanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Distopia [On Going]
Ficção Científica[INI ADALAH NOVEL DENGAN ILUSTRASI] [BANYAK MENGAMBIL INSPIRASI DARI PROBLEMATIKA DUNIA NYATA] Berlatar di bumi tahun 2083 setelah perang dunia 4 berakhir, Distrik Ishayama adalah tempat terjadinya bencana nuklir yang gagal antara proyek kerajaan We...
![Distopia [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/275403991-64-k326009.jpg)