Sultan Umar berdiri menatap arah dimana tambang Dartania yang dikuasai Cyber Crime. Besok adalah hari penentuan apakah tambang itu akan menjadi kembali milik mereka atau mereka kembali menumpahkan nyawa para prajurit kepada hal yang sia-sia. Pada akhirnya Sultan Umar sadar kalau setiap keputusan nantinya tetap akan memerlukan pengorbanan, mengingat hal itu entah kenapa dia terbayang sosok Hunter sial*n berjubah khas hitam itu.
"Semua pasukan sudah saya bagi, Yang Mulia, tinggal menunggu arahan Anda," ucap Ezio yang baru saja datang bersama Elijah.
"Iya terimakasih," ucap Sultan Umar singkat.
"Aku minta maaf terhadap apa yang sudah saya lakukan tanpa wewenang Anda, Yang Mulia," ucap Elijah mengingat dia dengan beraninya memberikan flashdisk rahasia itu kepada Luna saat mereka pertama kali bertemu.
"Apa yang terjadi sudah terjadi, Elijah. Lagipula cepat atau lambat kita memang harus merebut hak kita kembali," jelas Sultan Umar.
Elijah mengangguk patuh, mereka bertiga lalu menatap kedatangan Zhuge Lie diantara secercah cahaya yang mengenai kastil. "Apa kau akan ikut, Hunter Lie?" tanya Ezio.
"Aku dimintai misi untuk membawa Putri Westernia pulang, tetapi beliau menolak, jika aku memaksanya malah akan terjadi pertumpahan darah disini. Jadi ada baiknya aku mengikuti alurnya saja, juga aku ingin melihat bagaimana sebenarnya masalah ini," jawab Zhuge Lie ikut bergabung.
Angin kencang tiba-tiba saja memainkan rambut dan pakaian mereka. Seolah tapakan kaki dan angin menyatu, mereka menyadari seseorang datang dari belakang. Meski begitu tak ada satupun dari mereka yang ingin melihatnya. Diantara mereka berempat, Ezio merasa dirinya yang bertanggung jawab untuk menanyakan ini padanya bahkan dibandingkan Sultan Umar. "Apa kau akan ikut, Malchik?" tanyanya.
"Yah, tetapi aku akan melakukan rencanaku sendirian seperti biasa," jawab Ken.
"Aku tak tahu apa yang akan kau pikirkan, tetapi kami bukan hanya ingin membebaskan tambang itu tetapi juga membebaskan penduduk yang ada disana," timpal Elijah.
"Aku akan membantu sebisa mungkin menyelamatkan mereka. Kalian bisa fokus pada penyelamatan sedangkan aku akan melakukan perburuan, itulah kenapa aku ingin memilih posisi sendiri," jelas Ken.
"Terserah apa yang ingin kau lakukan. Tetapi fokus pada misi ini, selamatkan sebanyak-banyaknya dan biarkan bom North Kingdom jatuh meluluhlantakkan mereka," ucap Sultan Umar dengan nada tegas, mereka semua diam membiarkan pemimpin Dartania itu menunjukkan sisi tegasnya, "tanah itu akan aku berikan kembali kepada rakyatku."
***
Tepat sebelum fajar, Ken terkejut melihat Luna yang memakai pakaian perang Assassin beserta senjata busur lengan yang diyakini adalah milik Permaisuri Nusaibah. Bisa Ken pastikan kalau pembicaraan mereka tadi malam yang memotivasi Luna untuk ikut.
"Aku akan menggantikan Permaisuri Nusaibah memimpin tim penyelamatan bersama para assassin medis," ucap Luna tegas.
"Aku tahu itu, tetapi untuk apa kau melakukannya?! Aku bertugas melindungimu dan kau malah ingin membuang nyawamu dengan ikut bergabung dalam perang ini," bentak Ken yang sempat membuat Luna terkejut, namun wajahnya kembali menunjukkan ekspresi menantang.
"Ken, siapa yang kau pilih, gadis pemberani atau gadis pengecut yang selalu menangis meminta pertolongan?" tanya Luna.
"Luna, pertanyaanmu dari awal hanya untuk mengarahkan pilihanku—"
"Jawab Ken! Aku tak butuh keahlian psikologimu itu!" potong Luna tegas.
Ken menghela nafas kasar. Benar, dia tahu apa yang dirasakan Luna, dia tidak ingin menjadi perempuan beban yang selalu dilindungi. Dia ingin menunjukkan kekuatan dan kekuasaan sebagai Putri Westernia. Ken juga sadar kalau dia terlalu dalam memasukkan urusan hatinya kepada keputusan Luna. Dengan lancangnya tanpa sopan santun, Ken menyentuh pipi Luna sambil sedikit mengelusnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Distopia [On Going]
Pertualangan[INI ADALAH NOVEL DENGAN ILUSTRASI] [BANYAK MENGAMBIL INSPIRASI DARI PROBLEMATIKA DUNIA NYATA] Berlatar di bumi tahun 2083 setelah perang dunia 4 berakhir, Distrik Ishayama adalah tempat terjadinya bencana nuklir yang gagal antara proyek kerajaan We...
![Distopia [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/275403991-64-k326009.jpg)