bab 35

39 1 0
                                        

Gala duduk di kursi meja makan saat Alexandra datang dengan bahan masakan di tangannya. Mamanya itu terlihat antusias berbicara bersama Kana.

Sebenernya Gala tidak mempermasalahkan hal itu, hanya saja pemandangan di depannya terlihat aneh. Mungkin karena sikap Alexandra yang mulai berubah, padahal tadi pagi saja Alexandra masih terlihat ketus.

"Tante mau buat sup, ya? Itu kesukaan Gala kan, Tan?" Kenapa menatap Alexandra, sementara wanita itu sedikit memiringkan kepalanya, tidak mengerti. Wanita itu tidak pernah tau apa yang di sukai anaknya, bahkan memasak saja ini untuk pertama kalinya setelah beberapa tahun.

Kana tersenyum mendapati keterdiaman Alexandra di sampingnya. "Aku yang buat ya, Tante," ucap Kana setelahnya. Mendengar itu Alexandra hanya mengangguk pelan, tidak mau terus larut dalam ketidak mengerti.

Sementara Gala duduk tidak jauh dari keduanya hanya diam, tanpa kata dan tanpa menatap Alexandra yang sedikit meliriknya, cowok itu masih fokus menatap Kana yang berjalan mundar mandir.

Beberapa menit kemudian, selagi Kana dan Alexandra membuat makanan. Terdengar suara langkah kaki dari depan, membuat Gala menoleh, ternyata itu Leskara. Tidak ada reaksi sama sekali dari Gala, cocok itu hanya melambaikan tangannya pada leskara yang masih terpaku.

Gadis dengan baju putih dan rok abu-abu itu menatap kearah dapur. Pandangan gadis itu tertuju pada ibunya dan Kana. Lalu Leskara berjalan pelan menghampiri Gala yang semula menatap Kana.

"Kak," bisik Leskara sambil memegang bahu Gala.

Gala menoleh. "Hm?"

Leskara mengulum bibirnya ke dalam sambil sesekali menatap ke depan. "Kenapa, mama..."

"Shhhtt... Duduk aja," ucap Gala pelan. Dari pada menjawab pertanyaan Leskara yang Gala tidak tau jawabannya, lebih baik dirinya diam saja.

Gala dan Leskara sama sama duduk diam memperhatikan, sementara Kana sibuk dengan menghidangkan makanan. Jangan tanya seperti apa reaksi dan pikiran Alexandra, karena dirinya pun tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, dan apa yang membuatnya tidak bisa berkata.

Kana menoleh pada Gala yang ternyata di sana sudah ada Leskara. Gadis itu tersenyum sambil memindahkan sup ke mangkuk, lalu mengangkatnya ke meja makan. "Makan dulu ya, mas pacar," ucap Kana pelan dengan senyum.

Gala yang mendengar ucapan Kana segera menatap gadis itu, lalu ikut tersenyum. Sial, pertahanannya untuk tidak tersenyum di depan mamanya akhirnya runtuh oleh ucapan Kana. "Sini," Gala menepuk kursi di sampingnya.

Kana mengangguk. Gadis itu menatap Alexandra yang juga sudah duduk di tempatnya. "Tante, makasih ya udah terima Kana di sini," ucapanya.

"Iya," jawab Alexandra seadanya. "Kana, nanti ikut tante ya, tante mau ngomong sama kamu." Lanjutnya.

Kana mengangguk. "Iya tante,"

Setelah tidak ada percakapan sama sekali, yang ada hanya dentingan sendok dan mangkuk di sana. Bahkan Alexandra tidak berucap apapun pada kedua anaknya. Wanita itu mendadak bisu saat kehadiran Kana di ruang itu.

Gala dan kara juga sama sama diam, mereka terus berucap dalam hati, semoga mama keduanya tidak marah marah seperti biasanya, apalagi di depan Kana. Pasti gadis itu akan terkejut kalau itu terjadi.
๑๑
Singkatnya, setelah selesai makan. Kana dan Arkana membersihkan piring piring, setelah itu menghampiri Gala yang duduk di ruang tamu sambil bermain ponsel.

"Kak," panggil Leskara pada kakanya itu.

Gala yang mendengar langsung menoleh. "Udah selesai? Mau langsung pulang nggak?" Tanya Gala saat melihat Kana di samping Leskara.

Kana menggeleng. "Nanti dulu, aku mau bicara sama mama kamu." Setelah mengucapkan itu, Kana menoleh, ternyata di sana sudah ada Alexandra menunggu. "Ayo, Kana," ajaknya, membuat Kana mengangguk.

Kana pergi meninggalkan Gala dan Leskara di ruang tamu, sementara dirinya mengikuti Alexandra ke arah kolam renang di ujung ruangan. Melihat mama sudah pergi, Leskara menghampiri Gala. "Kak, kenapa kak Kana bisa seakrab itu sama mama?"

"Nggak biasanya juga kan mama mau duduk makan sama kita. Aku takut kak, takut mama jahat ke kak Kana," Ucap Leskara dengan wajah panik. Gadis itu benar benar takut, tidak mungkin sikap Alexandra bisa berubah sebegitu tentangnya.

Gala yang melihat kekhawatiran di wajah adiknya lantas mengusap kepalanya. "Nggak masalah, dari tadi kakak liatin mereka terus kok. Gak usah khawatir, yah?"

"Tapi kak," Leskara masih enggan percaya bahwa Alexandra akan bersikap baik.

Gala menggeleng sambil terus mengusap kepala adiknya pelan. "Percaya sama Kakak," ucapnya, membuat Leskara hanya bisa mengangguk pasrah.

Tidak lama setelah itu, Kana datang tanpa Alexandra di sampingnya. Gadis itu sudah terlebih dahulu berpamitan pada Alexandra.

"Sayang," panggil Kana membuat Gala dan Leskara menoleh. Mereka berdua berdiri. "Udah selesai, kak?" Tanya Leskara membuat Kana mengangguk.

Leskara tidak mau bertanya lebih, gadis itu langsung masuk ke kamarnya setelah sedikit berbicara sebentar pada Kana. Sementara Gala menatap wajah cantik Kana lembut. "Ayok, aku antar pulang." Ucapnya membuat Kana mengangguk.

๑๑

Setelah menghabiskan waktu di rumah Gala dan di sambut ramah oleh Alexandra, Kana sedikit senang. Pada akhirnya mereka tidak jadi menghabiskan waktu bersama, tidak jadi menonton film dan tidak jadi mengobrol bersama di rumah Kana.

Gala hanya mengantar Kana pulang, lalu kembali pulang karena ternyata Naka sudah ada di rumah. Karena sudah sore, Kana akhirnya mengiyakan Gala pulang ke rumahnya.

Disinilah Kana berada, di dalam kamar bernuansa merah muda dengan banyaknya panjang hello Kitty. Gadis itu merebahkan tubuhnya sambil memeluk bantal guling. Ingatannya kembali kepada percakapan antara dirinya dan Alexandra tadi sore.

"Saya mohon jaga Gala dengan baik, ya. Saya sudah menyianyiakan masa kecil Gala dengan buruk. Buat anak saya bahagia bersama kamu."

"Maksud Tante?"

"Kamu akan tau sendiri, Kana. Gala pasti akan menceritakan semuanya pada kamu."

"Tolong ya, Kana. Anak itu sudah menyimpan banyak luka yang sudah saya goreskan. Bertahun tahun, sampai saya malu untuk meminta maaf dan kembali bersikap baik."

AGALA SABUMI Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang