Kamu yang semakin hari semakin terlihat sikap hangatnya.
-arkana putri wijaya-
Hari hari berlalu dan gala sudah semakin dekat dengan teman teman barunya, sikap dingin gala mulai luntur di gantikan sikap hangatnya.
Begitu juga dengan Arkana yang memang selalu berkumpul bersama teman teman Naka. Mengingat mereka sama sama seumuran dan teman Naka juga yang sering main ke rumah Naka otomatis sering juga bertemu dengan Kana dan teman teman kana yang sering datang ke rumah mereka juga.
Seperti hari ini, kana berinisiatif untuk mengajak teman temannya untuk makan rujak di rumah dan Naka yang antusias juga mengundang teman temannya untuk datang.
Banyak buah buahan yang sudah di pesan Kana dari toko buah, dan Tak lupa juga dengan Bumbu bumbu rujak yang juga di belinya.
Kebetulan hari ini kedua orang tua mereka tidak ada di rumah, jadi mereka bebas melakukan apa saja di rumah itu. Ya sebenarnya saat ada orang tuanya pun tidak masalah tapi lebih leluasa untuk teman teman kana dan Naka mengobrol saat tidak ada orang tua mereka.
Teman teman kana sudah datang sedari tadi pagi, karena hari ini hari libur semester jadinya agenda mereka akan bermain di rumah kana hari ini.
"Dek, minta jambu nya satu" ucap Naka kepada Kana yang sedang memotong buah jambu di tangannya.
Kana yang Tidak mau ribut dengan naka akhirnya memberikan saja satu buah jambu air kepada Naka. Sedang Naka menerimanya dengan senang hati.
Di dapur Sudah ada Kayla yang sedang menyiapkan bumbu dan Syafira yang menyiapkan mangkok besar untuk buah yangdi potong Kana. semetara Rania dan Liyana sibuk menata sofa ruang tamu kana untuk menggelar karpet berukuran besar di sana. Agar lebih leluasa nanti saat teman gala yang juga datang.
Mengingat rumah ini tidak memiliki area taman belakang, jadi setiap ingin berkumpulpun hanya di ruang tamu.
Naka juga turut membantu dengan menyapu lantai ruangan itu agar terlihat lebih bersih, harusnya Naka lah yang menggeser bangku dan sofa tapi di karnakan Naka yang katanya malas jadi mereka tidak ambil pusing, toh naka mu juga menyapu.
Suara suara riuh dari arah depan membuat Naka menoleh. "widih Udah kayak emak emak aja ni si Naka!" Timpal veroz yang baru masuk.
Naka mendengus, sontak veroz tertawa ngakak bersama ali yang juga ikut masuk ke dalam.
Reygan Devon dan agha yang juga masuk langsung mendudukkan bokongnya ke karpet yang sudah terbentang di ruangan itu.
"Bokep Lo pergi lagi ka?" Timpal Agha yang mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Naka hanya mengangguk mengiyakan.
"Eh si gala mana?" Tanya naka saat tak melihat temannya saru lagi belum dia lihat batang hidungnya.
Agha langsung mengangkat bahunya. "gak tau, paling telat." Ucap agha seadanya.
Veroz yang baru duduk langsung berucap, "sama pacar nya kali." Jawabnya asal membuat Reygan yang duduk di sebelahnya langsung memukul kepala belakang veroz.
Veroz mengaduh saat kepalanya di pukul oleh Reygan dan menatap sinis Reyhan. "sakit bego!"
"Makanya kalo ngomong itu yang bener. udah jelas jelas si gala kagak punya doi." timpal Reygan dengan santai memukul lagi kepala veroz.
"Ck si bangsat nanti kalo pala gue somplak gimana anjr!" Keluh veroz lagi sambil menggosok kepalanya yang nyeri akibat pukulan Reygan.
"Tinggal antukin lagi ke tembokk." Balas Reygan bercanda. Dirinya yang tak tega langsung mengusap kepala veroz pelan.
KAMU SEDANG MEMBACA
AGALA SABUMI
Fiksi Remaja⚠️FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA⚠️ Agala Sabumi dan Arkana Putri Wijaya High rank: #4 telah #20 acident #24 kisahku #21 yang
