Hari ini Kana berangkat ke sekolah bersama Naka, gadis itu sudah tidak di bolehkan membawa mobil sendiri oleh Wijaya, sang papah takut kejadian seperti waktu itu terjadi lagi. Jadi untuk sementara Kana di larang membawa mobil.
Kana pun tidak terlalu mempermasalahkan nya, toh dirinya bisa pulang atau pergi bersama Naka atau Gala. Kebetulan tadi malam, sang papah memintanya untuk membawa Gala ke rumah untuk mengenalkan kekasihnya itu pada papah.
"Ya sayang, mau kan mampir ke rumah aku?" Tanya Kana membuat Gala tersenyum, "iya sayangku, aku mau kok, kapan?" Ucapnya membuat Kana melebarkan matanya, "beneran mau? Gak terpaksa kan?"
Gala menggeleng, "ngak lah, aku ikhlas," katanya membuat Kana menatap dengan tatapan tidak memicing, "maksih sayangnya Kana..." Pekik Kana lalu memeluk Gala sekilas. Sedangkan Gala terkekeh kecil, seng sekali rasanya membuat Arkana tersenyum senang seperti ini.
Setelah itu Kana melepas pelukannya lalu menatap Gala dari dekat, "sekarang sayang," ucapnya kemudian membuat Gala mengangguk, "oke gaskeun!" Jawabnya membuat kana tertawa mendengar nya.
"Hahaha, okeyy... gaskeun sayangkuu..."
Kemudian mereka berdua tertawa bersama membuat beberapa teman teman mereka menatap keduanya yang tegah duduk berduaan di meja kantin yang bersebelahan dengan meja Naka dan teman teman serta sahabat Kana.
"Mereka kayak seneng banget ya," sahut Kayla sambil melirik Kana dan Gala di meja belakangnya.
Naka, Devon, Agha Veroz, Reygan dan Ali mengangguk mantap, begitu juga Syafira, Rania dan Liyana. "Semoga mereka emang jodoh deh, seneng juga gue liatnya, walaupun dedek Kana harusnya jadi pacar gue," ucap Devon membuat Veroz langsung menggeplak kepala nya pelan, "orang lagi seneng seneng, Lo malah ngelawak," timplnya membuat yang lain tertawa serempak.
Sedangkan Ali yang dia menatap Naka yang masih memperhatikan adiknya dan Gala langsung mengusap punggung Naka pelan, "tenang bro, Gala kayaknya orang baik baik, gak mungkin lah bikin adek Lo kenapa kenapa," ucapanya membuat yang Lin menatap mereka.
Naka langsung menoleh, "gue juga tau, gue cuman doa aja biar Kana selalu bahagia." Katanya membuat mereka semua mengangguk sambil memahami situasi.
Mereka sadar, bahwa anak kembar tidak biasa di pisahkan, dan mereka juga menyadari kekhawatiran pada diri Naka untuk adiknya, Arkana yang terbilang lemah daripada dirinya, sebab Naka adalah seorang laki-laki dan Kana seorang perempuan yang jelas beda kemampuannya.
"Tenang aja nak, kita kita bakal lindungi Kana kok kalo si dingin Gala itu macem macem," sahut Reygan.
"Iya, kita juga bakal begitu, tenang aja sayangkuu..." Timpal Kayla membuat Naka menatapnya dingin, sedangkan yang di tatap hanya menyengir kuda, "hehe becanda Arnaka sayangg.." timpalnya lagi.
Sedang Naka langsung menatap ke arah lain, "jangan gitu deh kay, Naka lagi sad noh gagara Kananya udah ngak sama dia sepenuhnya kayak dulu dulu," nasehat Syafira di angguki oleh Rania dan Liyana.
Kayla menatap keduanya lalu mengangguk, "sorry nak, gue becanda." Katanya lalu memilih diam sedangkan yang lain kembali melanjutkan makan yang sempat tertunda.
๑๑
Setelah pulang sekolah, Kana meminta izin pada Naka untuk pulang bersama Gala, "kak, gue pulang bareng Gala ya?
Sekalian nanti Gala ikut pulang ke rumah," katanya membuat Naka tanpa pikir panjang langsung mengiyakan, "iya, nanti gue bilang sama papah, tapi jangan lama lama pulangnya dek," ucapanya di angguki Kana.
KAMU SEDANG MEMBACA
AGALA SABUMI
Genç Kurgu⚠️FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA⚠️ Agala Sabumi dan Arkana Putri Wijaya High rank: #4 telah #20 acident #24 kisahku #21 yang
