TA(Chap 23:Kembali ke Tubuh Asli)

709 28 2
                                        

Kegelapan.

Itulah satu-satunya hal yang dirasakan Calista setelah napas terakhirnya meninggalkan dunia. Tidak ada rasa sakit, tidak ada suara tangisan, bahkan tidak ada cahaya.

Semuanya sunyi.

Entah berapa lama ia terjebak dalam kehampaan itu hingga perlahan terdengar suara yang sangat familiar.

"Calista..."

Suara itu lembut, hangat, dan penuh kasih sayang.

Calista membuka matanya perlahan.

Di hadapannya terbentang hamparan bunga putih yang tak berujung. Angin sejuk berembus pelan membawa aroma yang menenangkan.

"Di mana aku?" gumamnya bingung.

Ia menoleh ke segala arah hingga pandangannya berhenti pada sosok wanita cantik bergaun putih yang berdiri beberapa langkah di depannya.

Wanita itu tersenyum.

"Calista."

Mata Liliana membelalak.

"Wajah itu..."

Wanita tersebut memiliki wajah yang sama persis dengannya.

"Kau... siapa?"

"Aku adalah pemilik tubuh yang selama ini kau tempati."

Tubuh Calista menegang.

Mendadak berbagai ingatan yang bukan miliknya kembali berputar di kepalanya.

Wanita itu melangkah mendekat.

"Aku telah menunggumu cukup lama."

Calista menggigit bibirnya.

"Apakah... aku sudah mati?"

Wanita itu mengangguk pelan.

"Ya."

Jawaban itu membuat hati Calista terasa hancur.

Axton.

Bayi mereka.

Keluarganya.

Semuanya kini telah ia tinggalkan.

Air mata mulai mengalir di pipinya.

"Aku belum ingin pergi..."

"Aku tahu."

Wanita itu tersenyum sedih.

"Kau mencintai mereka."

Calista menundukkan kepala.

"Aku mencintai Axton."

Untuk beberapa saat, hanya suara angin yang terdengar.

Kemudian wanita itu mengulurkan tangannya.

"Karena itulah aku memanggilmu ke sini."

Calista mengangkat kepalanya.

"Maksudmu?"

"Ada sesuatu yang belum selesai."

Seketika cahaya putih muncul di sekitar mereka.

Cahaya itu perlahan membentuk sebuah cermin besar.

Di dalam cermin tersebut tampak seorang gadis sedang terbaring di atas ranjang sederhana di sebuah rumah kecil yang asing.

Tubuh gadis itu sangat kurus dan pucat.

Namun wajahnya...

Itu adalah wajah asli Calista sebelum ia berpindah ke dunia ini.

Calista terbelalak.

Takdir Antagonis Sang Pewaris Cahaya [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang