Part 25 - Problem

26.4K 1K 9
                                        

AUTHOR POV

Hari ini hari minggu yang cerah, Angela terlihat mengeliat ditidurnya. Sekitar pukul 8 pagi ia bangun dan mandi.

Setelah selesai mandi dan berpakaian ia pun turun keruang makan. Terlihat mom dan daddy Angela sedang duduk di ruang makan bersama Justin yang berpakaian santai.

Hari ini hari minggu, jadi tidak ada kerja ataupun kegiatan lain selain untuk keluarga.

"Pagi mom, dad , kak" sapa Angela sambil tersenyum.

"Pagi sayang, apa tidur mu nyenyak" balas ibunya membalas senyumnya.

"Lumayan hehe" ucap Angela sambil nyengir lalu mengoles selai di roti panggangnya.

"Sayang, bulan depan kosong kan jadwal kalian ya, daddy akan mengadakan pertemuan dengan keluarga teman daddy." Ucap ayah Angela dengan tegas.

"Siapa dad?" Tanya Justin.

"Apakah mommy mu belum memberitahu kalian?"

"Maaf sayang, aku lupa" ucap ibunya.

"Baiklah, Angela dan kau Justin, akan daddy jodohkan dengan sahabat daddy" ucap Ayahnya membuat Justin dan Angela membelalakkan matanya.

"Apa? Tidak bisa seperti itu, aku tidak setuju, aku memiliki pacar mom, dad" ucap Angela menahan tangisnya agar tidak pecah, ia sudah tidak bernafsu untuk makam sekarang.

"Tidak bisa sayang, ini adalah perjanjian lama yang tidak bisa dibatalkan" ucap Ayahnya tegas.

"Aku tidak mau, kalian tidak bisa seperti ini pada aku dan kak Justin" ucap Angela, tangisnya sudah pecah sekarang, Justin mengelus punggung Angela.

"Aku tidak apa dijodohkan asalkan Angela tidak terlibat" ucap Justin tegas.

"Tidak bisa, kalian berdua akan terlibat disini, daddy tidak menerima penolakan lagi" ucap Ayahnya lalu beranjak dari kursinya keruang kerjanya.

"Daddy jahat, aku tidak mau mom, aku sudah punya pacar dan aku sangat mencintainya." Ucap Angela pada ibunya sambil menangis.

"Kau masih SMA sayang, ini hanya cinta monyet, mommy yakin kalian pasti tidak akan lama. Keputusan daddy sudah bulat sayang, mommy tidak bisa menasehati daddy lagi." Ucap ibunya mengelus punggung Angela yang masih sesunggukan.

"Kalian jahat, kalian tidak memikirkan perasaanku, aku benci kalian" ucap Angela lalu meninggalkan meja makan dan memasuki kamarnya.

***
Sudah lebih dari 5 jam Angela tidak keluar kamar. Ibu dan Ayahnya serta Justin sudah daritadi mengetuk pintu dan memanggil Angela namun masih saja tidak ada jawaban.

Terdengar masih sedikit sesunggukan dari kamar Angela.

Tring.

Terdengar bunyi ponsel Angela berbunyi.

Julian: An, kemana saja daritadi? Pesan dan telpon ku tidak ada satupun kau jawab.

Angela: maafkan aku Jul, aku sedang ingin sendiri sekarang.

Julian: ada apa? Ada masalah? Ceritakan.

Angela: tidak, tidak ada.

Julian: apa kau sakit? Apa aku harus kerumahmu?

Angela: tidak Jul, i'm alright.

Julian: baiklah, jika ingin cerita aku akan mendengarkannya, jangan disimpan sendiri:) i love you.

My Cold BoyfriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang