Enjoy! Jangan lupa support dengan vote dan komentar.
Kebahagiaan yang terjadi seharian ini pada Delia, mendadak surut. Erdina bahkan pergi tanpa berniat untuk mampir. Sementara Delia, dengan kedatangan Erdina sang kakak ipar, hanya dibuat semakin merasa bersalah karena menyetujui perceraian yang diajukan Ardan.
Pada akhirnya Delia harus mengatakan segalanya pada Erdina supaya wanita itu mengerti bahwa pernikahan ini memang tak bisa lagi diselamatkan. Apalagi dengan adanya si jabang bayi yang tumbuh di tubuh Delia. Meski Delia tidak mengungkit perkara kehamilannya, atau Erdina hanya akan menyalahkan Delia dan menganggap Delia tak tahu diuntung.
Delia memandang kehidupan malam Jakarta dari balkon apartemennya. Pikirannya melayang kembali ke masa di mana dirinya berumur empat belas, sendirian, pontang-panting ke sana-sini. Jika setiap pasangan yang bercerai meributkan hak asuh anak, kedua orang tua Delia justru saling melempar Delia karena tak ingin lagi bertanggung jawab. Pernikahan mereka berakhir. Selesai. Tak mau ada hubungan lagi. Delia pun mengerti bahwa dirinya hanya akan membawa beban bagi keduanya, saat itu juga Delia tahu dirinya tak lagi diinginkan.
Delia bertahan dengan sisa-sisa uang yang ada. Namun ia hanya empat belas tahun dan sendirian, tunjangan yang orang tuanya berikan lama-kelamaan habis dan Delia enggan merecoki kehidupan baru mereka dengan kekasih masing-masing. Hingga Ratna Narendra, sang tetangga baru datang membawa banyak makanan sebagai tanda perkenalan.
Nyonya Narendra yang tak lain adalah ibu Ardan terheran dengan seorang anak yang tinggal seorang diri. Delia menceritakan kehidupannya dan entah bagaimana sejak saat itu, Ratna lebih banyak menghabiskan waktu bersama Delia untuk mengobati kerinduan Ratna pada putrinya Erdina yang saat itu tengah bersekolah di luar negeri. Ratna yang saat itu tinggal seorang diri pun sangat senang dengan kehadiran Delia. Ratna setuju untuk membiayai Delia hingga lulus dan bisa berdiri dengan kakinya sendiri.
Sampai suatu ketika, putra bungsu keluarga Narendra berkunjung dan Ratna mengenalkan Ardan pada Delia. Ardan sangat lah pendiam, tertutup, dan tak acuh. Namun hal itu tak membuat Delia menyerah, Delia justru bertanya-tanya apa yang terjadi pada Ardan sementara Ratna adalah sosok yang sangat ramah. Tanpa Delia sadari, pengamatannya yang terlalu intens berbuah ketertarikan yang selama ini tak pernah Delia rasakan. Saat itu juga Delia tahu bahwa dirinya telah jatuh cinta pada sosok yang sulit disentuh. Delia percaya suatu hari akan menyentuh Ardan dengan suatu cara yang saat itu tak Delia ketahui.
Delia bahkan tak berpikir dua kali ketika Ratna menjodohkan mereka. Delia berpikir, mungkin itulah saatnya untuk mengenal Ardan lebih jauh, menyentuhnya, menjadi sosok yang akan selalu menyokongnya. Meski Ardan tidak menolak, namun Ardan tak pernah menyatakan persetujuan. Delia pun yakin, sumpah setia yang Ardan ucapkan pada hari pernikahan mereka, bukan Ardan tujukan untuk Delia.
Lia.
Untuk pertama kalinya, Ardan memanggilnya. Hati Delia tersentuh hingga begitu dalam ketika Ardan menyebut namanya dengan penuh kesungguhan. Namun naas, semuanya menjadi hambar ketika mereka terjebak di ruangan pengantin dan Ardan tak pernah menganggapnya ada.
Delia terus bertahan hingga malam selanjutnya. Malam selanjutnya, selanjutnya, dan selanjutnya lagi. Hari terus bergulir, pernikahan mereka semakin berumur. Delia berusaha menggoda Ardan dengan berbagai cara, tapi Ardan seperti seonggok mayat hidup yang berstatus suaminya. Ia hanya pergi bekerja, pulang, dan tidur. Tak ada keramahan atau bahkan kepura-puraan sedikit pun meski berada di hadapan keluarga Narendra. Ardan selalu tanpa ekspresi, tak pernah peduli terhadap sekitar. Ia memiliki dunianya sendiri yang tak seorang pun akan mengerti. Satu-satunya ekspresi yang pernah Delia lihat dari pria itu adalah menangis. Ardan pernah sangat mabuk dan menangis di hadapan potret seorang wanita seraya menyebut-nyebut nama Lia. Saat itu juga Delia tahu bahwa Ardan tak akan pernah teraih olehnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Surrender of Fault
RomanceSURRENDER SERIES #2 √ Completed √ ~ Bertahun-tahun sudah Adrian dihantui kesalahannya di masa lalu. Ia tak lagi bisa menjalin hubungan dengan wanita manapun ketika wanita di masa lalunya terus berada di pikirannya. Adrian butuh bantuan. Ia memutuska...
