눈 13

9.7K 1.1K 23
                                        

Saat semua sedang mencari Jungkook, Minjae menggunakan kesempatan ini untuk menemui Taehyung di ruang kesehatan.

Sementara itu Wonwoo menyeret Mingyu untuk meminta maaf pada Jungkook dan agar Mingyu itu menjelaskan maksut dari perkataanya tadi.

Setelah berkeliling kampus, akhirnya mereka menemukan Jungkook. Jungkook sedang duduk ditaman belakang bersama Jin. Wonwoo mendorong Mingyu agar menjelaskan perkataanya tadi

"Kook, maafkan perkataanku tadi. Bukan maksutku begitu kook" Jungkook menatap

"Jelas jelas maksut ucapanmu adalah aku dijadikan pelampiasan" kata Jungkook dengan ketus

"Maafkan aku kook, aku benar benar salah bicara. Taehyung tidak akan menjadikanmu pelampiasan kook. Seiring berjalanya waktu ia akan mencintaimu dengan tulus bukan sebagai pelampiasan" Jungkook masih merengut

"Ayolah kook, jangan seperti ini" Wonwoo langsung menarik Jungkook

"Bicaralah dengan Taehyung" Jungkook ahirnya mengangguk

Sementara itu di ruang kesehatan, Minjae sudah berada didalam dengan Taehyung yang masih terbaring lemas. Dengan tiba tiba Minjae mencium Taehyung dan Taehyung tak kuasa melawan karena sungguh ia sudah sangat lemas.

Dan buruknya, hal itu dilihat oleh Jungkook. Jungkook mengepalkan tanganya

"Hah, benar benar pelampiasan. Aku mengerti sekarang" Jungkook langsung pergi dan disusul Sungjae

"Aku akan berfikir positif. Gyu atasi jalang itu, aku akan kejar Jungkook" Mingyu mengangguk, dengan geram Mingyu menarik Minjae dapat ia lihat tatapan Taehyung yang kosong.

Yoongi langsung masuk kedalam, dan menampar Minjae. Menatap nyalang Minjae, dan menatap sendu Taehyung

"Beraninya kau mencium Taehyung hah?!" Teriak Yoongi menggelegar

"Taehyung saja tidak menolak kenapa kau sewot!"

"Aku tau seperti apa adikku. Dia pasti menolak, namun karena dia sangat lemas membuat tenaganya tidak muncul untuk melawanmu" Minjae tersenyum sinis

"Taehyung pasti akan kembali padaku" katanya terus beranjak pergi dari sana. Yoongi ingin mengejar namun ditahan Jimin.

"Taehyung membutuhkan kita hyung" Yoongi langsung memeluk Taehyung yang menangis dalam diam.

"Mana Jungkook?" Lirih Taehyung

"Dia melihatnya Tae" Taehyung menggeleng, sekuat tenaga ia berusaha bangkit dan turun dari bed namun pada akhirnya Taehyung jatuh

"Tae! Jangan paksakan dirimu oke? Biar kami urus Jungkook. Sekarang kau harus kembali ke Rumah Sakit" Taehyung hanya pasrah saat Mingyu dan Namjoon membopongnya untuk dibawa ke Rumah Sakit. Dalam hati ia berharap Jungkook tidak mengibarkan bendera permusuhan untuk dirinya.

Jungkook tidak tau kenapa hatinya sakit dan air mata keluar dari mata indahnya. Jungkook terus berlari dan terduduk di halte. Wonwoo berhasil mengejar Jungkook dan mencoba menenangkanya

"Hikss dia jahat sekali hyung! Aku benci dia hikss" wonwoo masih terdiam

"Hikss untuk apa juga aku menangis hikss" Wonwoo menghela nafas, ia tidak ingin memberitau Jungkook apapun, ia ingin Jungkook menyadari sendiri dan terjalinya hubungan Jungkook dan Taehyung murni karena cinta yang muncul diantara keduanya.

"Kook, kau harus mendengar penjelasan Taehyung dulu" Jungkook langsung menggeleng

"Aku benci dia, dan mulai sekarang kita musuh kembali" jawab Jungkook, ia melepas pelukan Wonwoo dan langsung menuju mobilnya

"Kook!! Hei!!" Wonwoo menghembuskan nafas sebal

"Ish dasar jalang kurang ajar" Wonwoo langsung menelpon Mingyu dan menjelaskan semuanya. Mingyu meloudspeaker panggilanya jadi Taehyung bisa tau apa yang dikatakan Wonwoo.

Taehyung menghela nafas lelah, kemudian ia memunggungi semua sahabatnya. Taehyung memejamkan mata

"Tae, apa kita-"

"Biarkan saja, biarkan saja seperti ini hyung. Terserah apa yang akan dia lakukan, aku akan terima. Aku juga bukan siapa siapanya. Biarkan saja" kemudian Taehyung mencoba untuk tidur
Yang lain hanya bisa menghela nafas dan mengutuk Minjae

"Ishh jalang itu benar benar!"

"Meski kau membenciku Kook, aku takkan pernah membalas apa yang kau perbuat. Aku akan tetap menjagamu" batin Taehyung

"Dia benar benar brengsek!!" Jungkook masih saja mengatai Taehyung dan menangis didalam kamarnya.

"Ish kenapa juga aku menangis sih?" Jungkook menghapus air matanya dengan kasar.

"Kau mengibarkan bendera perang denganku lagi Tae. Maka aku akan menyambutnya"
.
.
.
Keesokan harinya, Jungkook berangkat ke kampus seorang diri. Berjalan menuju kantin kampus karena dia belum sarapan. Namun saat dikantin ia berpapasan dengan Taehyung yang wajahnya masih pucat.

Sebenarnya ada rasa kawatir namun Jungkook menekanya. Jungkook menatap Taehyung sinis. Semua yang ada disana menatap Taehyung dan Jungkook menanti drama romatis yang terjadi.

"Kook-"

"Minggir, jangan halangi jalanku brengsek" tatapan Taehyung tidak berubah, masih sama.

"Maafkan aku baby" bisik Taehyung dan menyingkir dari sana. Jalan Taehyung agak tertatih sedangkan Jungkook mencoba tak peduli

"Cih maaf apanya" Taehyung menghela nafas, ia teringat permohonan Sehun padanya bahwa ia harus melindungi Jungkook.

Taehyung tak bisa menolak permintaan seseorang yang lebih tua darinya. Apalagi sahabat appanya sendiri yang meminta. Jadilah Taehyung menyanggupinya.

Muka senang Sehun membuat Taehyung tak tega mengingkari janjinya. Dan juga sebenarnya kehadiran Jungkook mewarnai kehidupanya yang semula hanya berwarna abu abu saja.

Taehyung mencintai Jungkook, hanya saja dia terlalu bodoh untuk menyadarinya. Taehyung itu baik, namun kebaikanya dimanfaatkan oleh orang yang tega dan tidak memiliki hati.

"Aku tidak akan membalasmu baby" lirih Taehyung

Semua yang ada disana kembali bergosip ria dengan Jungkook dan Taehyung yang kembali bermusuhan. Sementara para hyung melihat hal itu hanya bisa menghela nafas

"Kasihan Taehyung, terlihat sekali hanya Jungkook yang mengibarkan bendera perang kembali namun tak disambut oleh Taehyung' kata Jin

"Ini semua karena jalang itu" geram Yoongi

"Kita harus cari cara untuk bantu Taehyung. Harus"

_________

TBC

Ciee yang kangen rezer.
Ato cuma kangen cerita ini ?

Maaf baru up 😂 kemarin ngeladenin yg menanti The Hunter 😂

My Crystal Snow [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang