Taehyung tertidur dengan nyenyaknya. Setelah tadi cukup terkuras energi Taehyung. Dengan memeluk sang eomma Taehyung tidur dengan tenang.
Baekhyun membelai wajah tampan putranya dan sesekali mencium kening Taehyung. Sementara Daehyun membelai surai sang anak. Senyum bahagia tak lepas dari wajah keduanya.
"Maafkan appa nak" bisik Daehyun.
Baekhyun menatap Daehyun dan membelai wajah Daehyun. "Maafkan aku hyung" Daehyun mencium kening Baekhyun.
"Ini bukan salahmu sepenuhnya Baek, ini juga salahku"
"Sekarang, kita harus fokus pada Taehyung. Kita harus menebus semua kesalahan kita hyung"
"Iya sayang, aku akan kurangi jadwalku demi Taehyung. Kalau bisa aku akan ajak Taehyung jika aku akan meeting diluar kota ataupun luar negeri" jawab Daehyun
Baru Baekhyun akan menanggapi namun tidak jadi karena Taehyung mengigau "baby hemh" Daehyun terkekeh
"Astaga, perjodohan berbuah cinta. Setauku mereka musuh" Baekhyun menatap Daehyun
"Benarkah hyung? Mereka musuh?" Daehyung mengangguk konfirmatif
"Ya, mereka musuhan. Well benci jadi cinta" Baekhyun tertawa
"Astaga mereka lucu. Bahkan tanpa canggung Jungkook mencium putra kita"
"Anak muda jaman sekarang" sementara itu, Sehun dan Luhan duduk dihadapan Jungkook dengan tatapan menyelidik.
"Jadi, bagaimana Jungkook-ah?" tanya Sehun
"Bagaimana apanya appa?" Sehun menatap Jungkook dengan sebelah alis terangkat
"Mencintai Taehyung?" wajah Jungkook merona parah saat ditanya begitu sama appanya.
"Taehyung anak yang baik, namun kebaikanya tersembunyi. Dia mempunyai pribadi yang baik. Appa sangat lega jika akhirnya kamu benar benar menaruh hatimu pada Taehyung. Appa benar benar percaya padanya" Jungkook duduk dipangkuan appanya.
"Hm, dia memang sangat baik appa, dia selalu melindungiku selama ini. Saat aku bersikap buruk padanya, ia tetap bersikap baik padaku appa. Itu salah satu alasanku mencintainya" aku Jungkook
"Hm, appa lega sekali sayang. Jika memang kamu sudah benar benar mencintai Taehyung"
"Sama halnya dengan eomma sayang, eomma bisa tenang sekarang" Jungkook tersenyum
"Giliran Wonwoo kapan kamu dan Mingyu meresmikan hubungan kalian?"tanya Tn. Jeon sambil menatap Mingyu.
"Sebenarnya saya sudah mengungkapkan isi hati saya dari setahun lalu Tn. Jeon, hanya saja Wonwoo hyung belum menjawabnya" Luhan membelalakan matanya dan menatap Wonwoo
"Benar begitu?" tanya Luhan
"Iya eomma" lirih Wonwoo
"Astaga woo, bagaimana bisa kamu gantungkan Mingyu seperti itu?" omel Luhan
"Tidak apa apa Nyonya Jeon, saya masih bisa menunggu sampai hyung siap menerima saya" jawab Mingyu disertai senyuman tampan.
Hati Wonwoo tercubit mendengar jawaban Mingyu. Sudah sekian lama tapi Mingyu masih mau menunggu. "Terimakasih sudah mau sabar menungguku Gyu"
"Iya hyung, apapun akan aku lakukan demi dirimu"
"Udah hyung, terima aja Mingyu hyung" kata Jungkook gemas dengan tingkah stundere hyungnya. Wonwoo menatap Mingyu dan Mingyu memaku tatapan Wonwoo
"Aku menunggu sampai hyung siap"
"Aku siap Gyu, aku siap menerima cintamu" jawab Wonwoo pada akhirnya
"Maaf membuatmu menunggu lama"Mingyu menampilkan wajah Blanknya. Membuat Yoongi gemas dan menggeplak kepala Mingyu dengan keras.
"Argh, kenapa kau memukulku hyung!" sewot Mingyu
"Aku menyadarkanmu jerk"
Mingyu masih saja blank "apa ini mimpi?" dengan senang hati Yoongi menggeplak kepala Mingyu lagi
"Arghhh shit! Sakit hyung!" Yoongi menatap datar
"Sudah sadar?" Mingyu menatap Wonwoo
"Apa kau yakin hyung?" Wonwoo menatap datar Mingyu.
"Ingin kubatalkan ucapanku gyu" Mingyu menggeleng dengan keras dan langsung meneluk Wonwoo
"Astaga aku bahagia sekali, im very happy hyung!! Thanks hyung!!" Wonwoo tersenyum dan membalas pelukan Mingyu
"Me Too gyu, very happy to. Well, i believe you, dont leave"
"Promise hyung, i will make you happy" keduanya larut dalam lautan kebahagiaan. Kelegaan menimpa hati keduanya, baik Wonwoo maupun Mingyu sama sama lega karena akhirnya mereka bersama.
.
.
.
Taehyung terbangun dari tidurnya. Saat ia bangun, ia merasa luarbiasa leganya. Tidak gelisah seperti belasan tahun lalu, ia merasa jauh lebih baik sekarang.
Taehyung keluar dari kamarnya, ia sangat lapar kali ini.
"Hyungie.. Sudah bangun?" Taehyung mengangguk
"Lapar" Jungkook tertawa
"Aigoo hyungie lapar, ayo makan" Jungkook menarik Taehyung menuju ruang makan, kebetulan ini memang sudah waktunya makan malam, well Taehyung tidur cukup lama hari ini.
"Sudah bangun sayang?" sapa Baekhyun, Taehyung mengangguk dan tersenyum sedikit kaku, jujur masih agak canggung bagi Taehyung.
"Ayo duduk kamu pasti lapar, eomma memasakan makanan kesukaanmu" kata Baekhyun, Taehyung menatap meja makan benar saja memang ada masakan kesukaanya. Ia pikir eommanya telah melupakannya.
"Eomma ingat?" Baekhyun menghentikan aktivitasnya, kemudian menatap Taehyung.
"Eomma tau eomma salah selama ini nak, tapi eomma tidak akan pernah melupakan apapun tentang dirimu, eomma bahkan masih ingat bahwa kamu benci sayuran dan memiliki alergi pada udang"
"Maaf eomma" Baekhyun menggeleng.
"Semua ini salah eomma dan appa yang tidak memperhatikanmu selama ini. Kami yang salah sayang"
"Semua sudah siap? Ah Taehyung sudah bangun ternyata. Kamu tidur sangat lama son, apa tidurmu nyenyak?" tanya Daehyun sambil membelai kepala Taehyung.
"Iya appa, belum pernah senyenyak dan selega ini" Daehyun memeluk Taehyung.
"Im so sorry son, im so sorry" Taehyung menghela nafas dan mengangguk
"No prob dad, im very happy now" Daehyun tersenyum lega.
"Youre my son, my life, and my everything." Taehyung mengangguk dalam pelukan Daehyun.
"I know dad, i know"
Dan sejak malam itulah, Taehyung kembali merasakan utuhnya keluarga kecil miliknya. Merasakan kasih sayang dan perhatian kedua orangtuanya. Merasakan kelegaan tiada tara dan semua ini berkat sahabat dan juga Jungkooknya.
"Thanks God, im very happy now"
__________
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
My Crystal Snow [END]
Fiksyen PeminatDisaat benci berubah menjadi cinta saat turunya kristal salju pertama di bulan desember, mereka mulai menyadarinya. Kim Taehyung dan Jeon Jungkook yang berubah menjadi saling mencintai dan saling membutuhkan. Namun apakah mereka akan saling mengungk...
![My Crystal Snow [END]](https://img.wattpad.com/cover/138042550-64-k210159.jpg)