Sehun datang ke Jeju bersama sang istri setelah mendengar apa yang Wonwoo katakan. Wonwoo sempat pulang ke Seoul untuk mengurus sesuatu yang mendesak dan kembali lagi ke Jeju bersama dengan kedua orangtuanya.
Sehun langsung mencecar pasangan Daekhyun dengan segudang pertanyaan. Mulai dari apa yang terjadi dengan Taehyung sampai perkembangan hubungan Taehyung dengan Jungkook.
Akhirnya mau tak mau Mingyu kembali menjelaskan semuanya termasuk saling jatuh cintanya Taehyung dan Jungkook. Tak terlewat juga dengan kondisi kesehatan Taehyung.
Luhan tidak bisa membendung kesedihanya. Dia mencecar Baekhyun dengan berbagai ungkapan seperti tega dan lain sebagainya. Jungkook yang disamping Eommanya hanya bisa menghela nafas.
Padahal eommanya juga bersikap seperti itu. Memang sih tidak separah Baekhyun, tapi tetap saja.
"Eomma juga sibuk" Kata Jungkook sebelum akhirnya masuk kekamar Taehyung.
"Eomma sibuk, tapi masih ada untuk kami" bela Wonwoo, Baekhyun hanya bisa menangkup wajahnya
"Aku menyesal lu"
"Bahkan Taehyung depresi Baek, astaga apa yang kau pikirkan sebenarnya? Dimana naluri keibuanmu? Sampai anak kandungmu ingin bunuh diri bukankah kau termasuk gagal menjadi sosok ibu?"
"Taehyung anak yang baik Luhan-ssi, dia akan memaafkan Baekhyun. Taehyung pasti bisa menerima permintaan maaf orangtuanya. Belum terlambat untuk menebus kesalahan, karena Taehyung masih hidup didunia" kata Kyungsoo menengahi
"Kyungsoo-ssi benar, kalian harus menebus kesalahan kalian mulai dari sekarang" Sehun setuju dengan Kyungsoo
"Astaga kasihan Taehyung" kata Sehun kemudian.
"Yang terpenting sekarang kalian harus ada untuk Taehyung. Agar ia sembuh dan bahagia" pungkas Chanyeol
"Hm"
"Apa aku masih bisa menjadi adik hyung?" tanya Chanbin tiba tiba
"Tentu Chanie, tentu boleh" jawab Baekhyun, Chanbin tersenyum lebar
"Gumawo imonim" semua yang ada disana tersenyum.
"Akhirnya semua lurus kembali" lega Jin yang diiyakan Yoongi
"Setidaknya Taehyung takkan melakukan percobaan bunuh diri" tambah Jimin lega.
"Hei guys tapi kita masih punya masalah lagi!" kata Namjoon
"Apa itu hyung?" tanya Mingyu penasaran
"Minjae" jawab Hoseok
"Dan Hyunseung" tambah Bogum yang membuat semua menatap Bogum
"Aku dengar dari temanku Hyunseung akan menetap di Seoul" semua langsung menghembuskan nafas kasar
"Siaga satu guys" kata Namjoon
"Astaga kita harus ekstra menjaga pasangan faforit kita" desah Jin
"Well, jangan takut. Masih ada Jung Hoseok dengan semua anak buahnya" kata Jimin sambil menepuk punggung Hoseok
"Benar, aku akan membuat benteng, hell takkan kubiarkan si buaya dan ular mengganggu taekook" jawab Hoseok sambil menyeringai
"Aku ikut denganmu hyung" Mingyu ber Highfive dengan Hoseok
"Hoseok hyung memang punya banyak anak buah?" Tanya chanbin penasaran
"Banyak chanie, banyak. Jangan kawatir semua aman terkendali"
"Wahh hebat" Chanbin menatap Hoseok dengan mata berbinar. Hoseok terkekeh dan mengusak surai Chanbin gemas.
"Kita lihat saja nanti"
"Well son, jangan bertindak sendiri. Ingat masih ada para appa yang hebat" kata Daehyun
"Iya, kami akan siap membantu kalian"
"Gumawo samchon, kami akan meminta bantuan saat kami kesulitan. Cha lebih baik sekarang kita tidur" semua meninggalkan ruangan dan masuk kekamar inap masing masing.
Jungkook sudah tidur lelap bersama Taehyung, dan Daehyun serta Baekhyun tidur di ruang depan dengan menggelar kasur bersama dengan Mingyu juga disana.
Sementara itu, Chanbin masih berada diluar kamar, Hoseok yang juga belum bisa tidur akhirnya keluar kamar. Ia melihat Chanbin disana, kemudian menghampirinya.
"Hei, belum tidur?"
"Belum hyung, aku insomnia sepertinya, hyung sendiri?"
"Aku juga sama" hening beberapa saat.
"Aku tidak menyangka Tae-hyung memilliki luka yang seperti itu dilenganya" Hoseok menghela nafasnya.
"Ya, Taehyung sudah melewati banyak hal yang menyakitkan baginya. Hm, kau sendiri bagaimana bisa berubah secepat itu pada Taehyung? Bukanya kau kemarin kemarin itu menolak kehadiran Taehyung mentah metah?" Chanbin menggeleng
"Entahlah hyung, aku hanya merasa sangat nyaman bersama taehyung hyung"
"Dia memang seperti memiliki kekuatan magis yang membuat orang orang didekatnya itu menyukainya. Oh bagaimana denganku? Apa kau nyaman juga"
Bluss pipi Chanbin memerah. "Ya, kau benar hyung, eum aku juga nyaman didekatmu hyung"
"Hah baguslah kalau begitu, Sudah sangat larut, sebaiknya kau tidur. Chanie. Aku tidak mau melihatmu sakit."
"Baiklah hyung, aku masuk dulu. Hyung juga tidur.. selamat malam" Hoseok tersenyum dan menahan lengan Chanbin
"Ada ap-"
Chu
Chanbin mematung dengan muka memerah sempurna. "Selamat malam cantik, mimpi indah" Chanbin mengangguk dan langsung berbalik. Berjalan cepat seraya memegangi kedua pipinya yang bersemu merah itu. Membuat Hoseok tertawa kecil
"Astaga sepertinya aku benar benar jatuh cinta"
.
.
.
Matahari bersinar cerah, Taehyung mulai terbangun dari tidur nyenyaknya. Tersenyum saat mendapati Jungkook berada disampingnya.
Taehyung memeluk Jungkook lebih erat lagi, ia kecup kening Jungkook lama. Taehyung menghela nafas lelah. Pikiranya selalu pada masa lalunya dan itu membuatnya semakin tertekan. Ia terus gelisah sebenarnya, hanya saja itu berhasil ditutupinya.
"Hyungie seorang aktor yang hebat, selalu bisa mengelabuhi semua orang dengan baik" guman Jungkook yang masih dalam pelukan hangat Taehyung.
"Apa maksudmu baby?"
"Hyung menyembunyikan apa yang hyung rasakan. Seperti kegelisahan hyung setiap harinya. Aku tau hyung memiliki Photograpic Memory"
"Darimana kamu tau sayang?" tanya Taehyung penasaran
"Aku bertanya pada dokter pribadi hyung, tanpa sepengetahuan hyung" Taehyung tersenyum saat tau jika Jungkook sangat memperhatikanya.
"Terimakasih telah memperhatikan diriku baby, terimakasih banyak"
Jungkook mencium pipi Taehyung dan tersenyum manis. Sungguh menatap Taehyung dari jarak sedekat ini membuat hatinya berdebar. Paras Taehyung sangat sempurna.
Jungkook berjanji dalam hati jika ia akan membuat Taehyung kembali tersenyum bahagia bersama dirinya.
"Jangan ada dusta dan rahasia diantara kita hyung. Kumohon percayalah padaku"
Taehyung tersenyum dan mencuri satu kecupan dari Jungkook. "Aku percaya padamu baby" dipeluknya Jungkook dengan erat
"Saranghae"
"Nado Saranghae hyung"
_______
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
My Crystal Snow [END]
FanfictionDisaat benci berubah menjadi cinta saat turunya kristal salju pertama di bulan desember, mereka mulai menyadarinya. Kim Taehyung dan Jeon Jungkook yang berubah menjadi saling mencintai dan saling membutuhkan. Namun apakah mereka akan saling mengungk...
![My Crystal Snow [END]](https://img.wattpad.com/cover/138042550-64-k210159.jpg)