Beberapa menit perjalanan, akhirnya sampai juga di Rumah sakit. Untung lapangan disebelah rumah sakit sangat luas, jadi helly bisa mendarat disana.
Beberapa suster sudah stanbye disana karena ada telfon dari appa namjoon. Para suster langsung cepat tanggap menangani Taehyung.
Taehyung langsung dibawa ke UGD, beberapa lama dokter memeriksa Taehyung, akhirnya dokter keluar juga dari ruang UGD.
"Dok bagaimana kondisi suami saya?" tanya Jungkook cepat.
Bogum dan Mingyu saling berpandangan. Sementara dokter menghela nafasnya.
"Banyak sekali bekas luka baru. Membuat luka yang kemarin semakin parah. Begitu juga dipunggungnya. Kekebalan tubuhnya menurun drastis. Kita baru tau penyebabnya saat uji leb sudah selesai. Yang saya kawatirkan, Tuan Kim menderita Syndrome ACA"
"Bukan hanya itu, Tn. Kim juga memiliki kelainan jantung, self harm dan depresi. Ada pemicu selfharm dan depresi, kalian harus bisa mengetahui apa itu sebelum memperparah kondisi Tn. Kim. Setelah uji lab selesai, saya akan kembali, saya permisi"
"Baik dok" sementara Jungkook mematung, air mata turun melalui pipinya. Ia segera masuk kedalam dan menggenggam tangan Taehyung.
"Apa karena Minjae hyung seperti ini hikss. Kenapa hyung seperti ini hikss"
"Tidak Kook, bukan hanya karena Minjae, tapi juga krena halmeoni dan juga paman dan bibi" lirih Mingyu
"Hikss.. Jebal percaya padaku dan biarkan aku menyembuhkan hyung hikss. Bangun hyung" Taehyung membelai kepala Jungkook membuat Jungkook terkejut
"Aku harus apa baby.. Aku hanya namja penyakitan. Batalkan saja perjodohan kita. Tenang saja aku akan tetap membantu keluargamu" Jungkook menggeleng
"Tidak, aku tidak mau" Jungkook memeluk Taehyung dengan erat.
"Kenapa baby, bukankah dengan begitu kamu bebas dariku? Bukankah itu yang kamu mau? Aku ingin kamu bahagia baby" Kata Taehyung sambil membelai kepala Jungkook.
"Hyung!!! Kau menyebalkan!!" Jungkook berlari pergi
"Tae! Kau bagaimana sih" gerutu Mingyu
"Apa yang bisa Jungkook harapkan dari namja penyakitan seperti aku?" lirih Taehyung
"Aku tidak berguna hyung" Bogum memeluk Taehyung dengan erat
"Itu tidak benar Tae, tidak" sementara Jungkook menangis ditaman rumah sakit, Mingyu mendekati Jungkook
"Taehyung hanya sedang tertekan kook, seharusnya kau terus ada disisinya. Lagipula bukankah bagus jika perjodohanya batal? Bukankah kau membenci Taehyung?" perkataan Mingyu ada benarnya, kenapa ia harus marah.
"Tapi Taehyung akan semakin hancur perlahan jika kau meninggalkanya" tambah Mingyu kemudian. Jungkook memejamkan matanya
Sekitar satu jam Jungkook menenangkan diri sebelum akhirnya kembali kekamar ugd, yang lain sudah ada disana dan memutuskan keluar. Jungkook duduk disamping Taehyung dan membelai tangan Taehyung.
"Hyung.." panggil Jungkook lirih
"Kenapa kembali?" Tanya Taehyung
"Hyung.." Jungkook masih tetap memanggil Taehyung agar menatap dirinya
"Kenapa kamu kembali lagi?" Taehyung masih memalingkan wajahnya.
"Hyung.."
"Pergilah Jungeumbbb" Jungkook langsung mencium bibir Taehyung. Mulai menggerakan mulutnya, menyesap mulut Taehyung. Taehyung menangkup wajah Jungkook dan mulai mendominasi ciuman.
Kecipak basah terdengar, saliva menetes dari sela sela ciuman mereka. Jungkook mengalungkan tanganya pada leher Taehyung.
Taehyung menatap mata Jungkook begitu juga sebaliknya.
"Jangan lepas aku, saat kau sudah mulai menarik diriku hyung.." Taehyung terdiam menatap jauh kedalam mata Jungkook
"Apa maksutmu?" Tanyanya
"Jangan pura pura bodoh hyung, aku tau kamu tau maksutku. Kamu sudah mulai menariku ke zonamu. Jangan campakan aku" jawab Jungkook
"Tapi aku sakit" lirih Taehyung
"Memang kenapa kamu sakit? Masih bisa sembuhkan? Uang appamu banyak hyung kita gunakan itu untuk mengobatimu" kata Jungkook dengan sedikit sebal
"Mulai sekarang, aku yang akan mengurusmu hyung" putus Jungkook mutlak.
"Jungkook, kamu yakin? Aku bisa bilang appa-"
cup
"Diam hyung, jangan katakan apapun tentang batalnya pernikahan kita. Aku benar benar tidak percaya pada namja lain" potong Jungkook dengan cepat.
"Gumawo baby, aku juga tidak percaya pada yang lain.. Jeongmal gumawo"
"Hyung, alasan kenapa aku menolak pembatalan yang kau ajukan, karena aku nyaman didekatmu, karena kau sebenarnya sangat mengerti aku dan aku sudah terlanjur masuk kedalam zonamu. Jadi tolong biarkan aku terjebak denganmu sampai akhir hayatku.." Taehyung membelai wajah Jungkook dengan lembut dan tersenyum tampan
"Bukankah kamu bilang benci aku" tanya Taehyung sekali lagi
"Tidak dari hati, aku hanya sebel sama kamu. Kalau dulu sih ia. Tapi setelah aku pikir, kamu itu malaikat penolongku hyung. Karena dari dulu kamulah yang selalu menolongku" Taehyung mencium bibir Jungkook
"Selamanya aku akan melindungimu"
Cup
"Jeongmal gumawo- Kim Jungkook?"
"Hm cheonmaneyo, suamiku" Taehyung tertawa kecil
"As kita bisa dikira gila baby"
"Sepertinya iya hyung kkk~ biarkan saja" Taehyung menejamkan matanya
"Hyung, jangan ada rahasia"
"Sebentar lagi baby jebal.." Jungkook naik ke ranjang Taehyung tidur dengan memeluk Taehyung
"Ne, aku akan menunggu sampai hyungie siap"
"Hm.. Gumawo"
"Tidurlah hyung" tak ada sahutan dari Taehyung. Jungkook tersenyum saat mendengar dengkuran halus Taehyung.
"Kkkk~ dasar kerbau.. Ck tapi tampan sekali.. Hah.. Semoga keputusanku benar"
"Jungkook, apa kau benar benar yakin dengan keputusanmu?" tanya Mingyu
"Ya, aku yakin"
"Gumawo kook, jeongmal gumawo. Semoga dengan adanya kau Taehyung bisa bahagia" Jungkook membelai wajah Taehyung.
"Bukan hanya Taehyung, tapi aku juga hyung. Aku berharap Taehyung bisa membawaku ke kebahagiaan yang sesuangguhnya"
"Semoga saja kook, semoga"
"Ah ya hyung, apa appa dan eomma Taehyung akan kenari?" seketika Mingyu menatap datar Jungkook.
"Lupakan mereka Kook, kita yang urus Taehyung!" Jungkook menghela nafasnya
"Hm, aku akan bersamanya"
Entah apa yang ada dipikiran Daehyun dan Baekhyun, tapi keduanya sama sama tidak menghiraukan Taehyung yang sakit. Mereka masih saja mementingkan pekerjaan mereka. Lihat saja semakin mereka gila kerja, maka Taehyung akan semakin menjauh dari keduanya. Mereka akan kehilangan cinta kasih putra mereka.
Mereka akan menyesal pada akhirnya.
_________
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
My Crystal Snow [END]
FanfictionDisaat benci berubah menjadi cinta saat turunya kristal salju pertama di bulan desember, mereka mulai menyadarinya. Kim Taehyung dan Jeon Jungkook yang berubah menjadi saling mencintai dan saling membutuhkan. Namun apakah mereka akan saling mengungk...
![My Crystal Snow [END]](https://img.wattpad.com/cover/138042550-64-k210159.jpg)