Pemakaman hari ini begitu ramai oleh pelayat kembali. Teman teman Jungkook, kolega Sehun, para guru dan dosen juga ikut hadir kembali.
Semua tidak menyangka jika Taehyung dan Jungkook akan pergi secepat ini. Mereka berdua sosok yang berarti bagi semua orang. Semua masih merasa sangat kehilangan keduanya.
Luhan sudah bisa merelakan putranya pergi. Ia tidak ingin Jungkookienya sedih, maka dari itu ia harus bisa merelakan Jungkook pergi.
Setidaknya ia tau jika Jungkook sudah bahagia bersama orang yang ia cintai diatas sana. Mungkin ini yang terbaik bagi Jungkook. karena Luhan yakin jika Jungkook tetap hidup ia hanya akan merasakan kesedihan
"Sayang.. eomma menyayangimu. Jika memang ini yang terbaik bagi dirimu. Eomma rela sayang. Asal kamu bahagia bersama Taehyung" semilir angin membuat semua yang ada disana menoleh. Di dekat mereka berdiri dua sosok yang sangat mereka sayangi.
"Taehyung.. Jungkook" ya, itu arwah Taehyung dan Jungkook. Keduanya menggunakan baju serba putih dan bercahaya. Keduanya tersenyum lebar menatap semua yang ada disana.
Baekhyun dan luhan berjalan mendekat. Menatap putra mereka dengan linangan air mata. Taehyung dan Jungkook kembali tersenyum.
"Uljima eomma"
"Taehyungie Jungkookie.. kenapa kalian pergi secepat ini?" Taehyung dan Jungkook tersenyum
"Eomma.. ini sudah menjadi takdir kami. Aku dihukum oleh tuhan karena aku menyianyiakan hidupku dulu eomma. Makanya tuhan memanggilku"
"Dan eomma taukan aku tidak bisa hidup tanpa Taehyungie hyung.. relakan kami eomma. Karena kami berdua sudah bahagia"
"Kami harus pergi.. selamat tinggal. Kami menyayangi kalian semua" Taehyung dan Jungkook memudar di sorot sinar matahari yang mulai terbenam.
Menyisakan tangis dari orang yang ditinggalkan. Setidaknya mereka tau keduanya sudah bahagia. Meski keduanya tidak adalagi didunia.
Tugas semuanya sekarang adalah untuk hidup dan belajar dari apa yang menimpa Taehyung dan Jungkook.
Uang bukanlah segalanya. Cinta kasih dan perhatian adalah hal yang terindah bagi setiap manusia. Mereka belajar bahwa kebahagiaan bukan hanya berasal dari harta.
Tapi sebagian besar kebahagiaan berasal dari cinta, kasih dan perhatian orang yang tersayang.
Mereka belajar hal penting, yaitu selalu mensyukuri setiap hembusan nafas kehidupan, setiap apa yang mereka dapatkan dan selalu mencintai siapa saja yang menyayangi mereka.
Taehyung mengajari mereka tentang semua itu. Hingga kini mereka tersenyum bahagia untuk mendiang sahabat mereka. Kim Taehyung dan Jeon Jungkook.
Taehyung dan Jungkook mungkin memang sudah tiada, tapi para sahabatlah yang akan mewujudkan keinginan Taehyung melalui putra putri mereka kelak. Mereka berjanji akan membuat anak anak mereka bahagia dengan seluruh kasih yang mereka miliki, persis seperti keinginan terbesar Taehyung.
"Selamat jalan sobat, semoga kau selalu bahagia disana"
.
.
.
Jeon Jungkook
01092017
Dear All My Family and My Best Friends.
Jika kalian membaca surat ini, aku yakin pasti aku telah tiada. Maaf karena aku pergi tanpa mengatakan apapun.
Kalian tau betapa hancurnya aku saat melihat dengan mata kepalaku sendiri Taehyungie yang sangat kucintai menghembuskan nafas terakhirnya tanpa barang sedetikpun membuka matanya untuk sekedar menatapku?
Aku hancur, sangat hancur. Orang yang amat sangat aku cintai pergi meninggalkanku untuk selamanya. Bahkan dia tidak mengatakan pesan terakhirnya secara langsung kepadaku
Kalian tau? Aku sangat terpukul disaat aku tau bahwa Kim Taehyung mencintaiku sejak lama. Jika kalian periksa kamar Taehyung akan ada sebuah kotak yang berisikan barang barang pemberianku, lukisan diriku dan bahkan ponseknya banyak sekali gambar diriku.
Taehyungie mencintaiku sejak tiga tahun lalu, tapi dengan tidak pekanya aku tidak mengetahuinya.
Kalian tau, Taehyungie sudah tau jika ia takkan pernah selamat dan hidup lebih lama. Dia bilang tanpa Hyunseung melakukan hal itupun dia bisa mati kapan saja.
Ia bilang tuhan marah padanya karena ia selalu mencoba bunuh diri dimasa lalunya. Aku ingin marah pada kalian Dae Appa dan Baekie eomma.. tapi aku tidak bisa.
Aku heran kenapa kalian tega melakukan itu semua pada Taetae? Kenapa kalian menghancurkan masa muda Taetae hingga ia benar benar depresi dan ingin selalu mengakhiri hidupnya?
Jika aku menuruti emosiku maka aku akan sangat marah pada kalian. Tapi sejak aku tau bahwa Taetae sakit aku menekan emosiku dan beralih membujuk dia agar memaafkan kalian.
Kalian biarkan Taehyung menderita seorang diri. Kalian benar benar jahat Dae appa baekie eomma. Tapi aku juga berterimakasih setidaknya saat terakhir Taehyung hidup kalian sudah kembali padanya.
Meski hanya sebentar, Taehyung pasti sudah bahagia.
Taehyungie memberiku dua pilihan. Terus hidup atau mengikuti dirinya. Kalian pasti bisa menebak mana yang kupilih. Appa, eomma dan hyung jangan benci Taetae. Ini murni keinginanku. Aku melakukan ini karena aku hidupun percuma. Aku hanya akan menjadi mayat hidup di dunia
Hati dan jiwaku telah ikut bersama Taehyung. Jadi untuk apa aku hidup didunia jika tidak ada orang yang kucintai?
Maafkan aku yang memilih jalan ini. Tapi aku bahagia saat aku bisa memeluk Taehyungieku lagi saat aku sudah menghembuskan nafas terakhirku di dunia. Aku bisa selamanya bersamanya diatas sana.
Aku bahagia, appa eomma, hyung. Kalian harus tau bahwa aku menyayangi kalian juga. Sangat menyayangi kalian. Tapi inilah kebahagiaanku, aku bahagia dengan bersama Taehyung. Meski aku harus menutup mataku didunia untuk selamanya.
Pesanku, jangan ulangi apa yang Dae appa dan Baekie eomma lakukan hyungdeul, appa, eomma. Jadikan kisah hidup kekasihku ini sebagai pelajaran yang berharga.
Calon anak kalian kelak tidak bisa bahagia hanya dengan harta. Tapi bahagiakanlah anak anak kalian dengan segenap cinta kasih dari kalian para orangtua.
Jangan sampai kisah Taehyung terulang lagi pada calon anak kalian.
Aku menyayangi kalian semua. Appa, Eomma, Wonwoo hyung, Dae appa, Baekie eomma, Chan appa, Kyungie eomma, Chanbinie, Jin hyung, Yoongi Hyung, Mingyu Hyung, Namjoon Hyung, Hoseok Hyung, Jimin Hyung, Bogum hyung. Aku menyayangi kalian.
Permintaan terakhir kami adalah, tolong wujudkan keinginan Taehyung untuk bahagia bersama keluarga, melalui kasih sayang kalian kepada anak kalian kelak. Karena anak anak kalian kelak mewakili jiwa kami berdua yang ada disini.
Terimakasih banyak..
Aku sangat menyayangi kalian semua.
Salam kasih
JEON JUNGKOOK
_______
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
My Crystal Snow [END]
FanfictionDisaat benci berubah menjadi cinta saat turunya kristal salju pertama di bulan desember, mereka mulai menyadarinya. Kim Taehyung dan Jeon Jungkook yang berubah menjadi saling mencintai dan saling membutuhkan. Namun apakah mereka akan saling mengungk...
![My Crystal Snow [END]](https://img.wattpad.com/cover/138042550-64-k210159.jpg)