Malam ini Jungkook bangtan, Wonwoo, Mingyu, Bogum dan Sungjae ada di kamar rawat Taehyung. Chanyeol, Kyungsoo dan Chanbin juga ada disana.
Chanbin sedang belajar bersama Taehyung. Taehyung mengajari semua hal yang akan keluar di ujian masuk universitas. Taehyung mengajari Chanbin dengan gaya santai dan diselingi candaan sehingga Chanbin betah belajar bersama Taehyung.
Chanbin benar benar merasakan kehadiran seorang kakak saat ini. Chanyeol dan Kyungsoo tersenyum bahagia melihat putranya itu akrab dengan Taehyung dan terlihat begitu nyaman.
Setelah 2 jam belajar bersama, akhirnya mereka menyudahi kegiatan belajar mereka. Taehyung mengambil ponselnya dan melihat laporan mapala yang dikirimkan oleh Jin.
"Jadi mereka semua sudah pulang?" Tanya Taehyung sambil meneliti laporan.
"Ya Tae, sesuai yang diagendakan. BEM melaksanakan semua kegiatan yang sudah direncanakan. Semua berjalan dengan lancar, kecuali ya itu mantan pacarmu" Taehyung masih sibuk dengan hpnya.
"Aku tak ingin dengar apapun tentang dia. Kurasa kalian bisa mengatasi dia kan"jawab Taehyung kelewat datar dan tanpa ekspresi sedikitpun.
"Yoongi hyung, Jin hyung dan Wonwoo sudah mengatasi dia tae" jawab Namjoon santai
"Good, hyung suruh sekertaris BEM buat laporan kegiatan. Setelah itu kau cek baru laporkan padaku setelah aku acc, silahkan ajukan ke Dekan, selanjutnya kita fokus untuk acara selanjutnya. Expo tahunan ini harus sukses seperti sebelumnya. Termasuk turnamenya. Adakan rapat BEM, suruh BEM mengajukan proposal" Taehyung menatap Jin, dan Jin mengangguk.
"Baik Tae" Taehyung meletakan kembali hpnya.
"Sibuk banget sih hyung?" Chanbin menopang dagu dan menatap Taehyung
"Hm, karna hyung ketua senat" Chanbin tiduran di badan Taehyung
"Lalu kapan hyung ada waktu untuk Jungkook hyung?" tanya Chanbin yang membuat Jungkook tersedak.
"Apa maksud kamu Chan?" tanya Jungkook, Taehyung melirik Jungkook dan tersenyum.
"Hyung selalu ada waktu untuk Jungkook. Walau sebentar" jawab Taehyung sambil tersenyum tipis.
"Jinjja?"
"Hm"
"Baguslah hyung" sementara Jungkook hanya diam.
"Jangan terlalu capek hyung" ingat Jungkook.
"Aku baik baik saja baby, jangan kawatir. Tugasku hanya mengarahkan dan memantau. BEM akan melakukan semuanya" Taehyung memegangi perutnya.
"Aku lapar" keluh Taehyung
"Oh iya eomma bawa makanan, sampai lupa" Kyungsoo mengambil kotak makanan miliknya.
"Eomma bawa bulgogi, apa Tae suka?" Kyungsoo membuka kotak makanya.
"Eomma akan menyuapimu" Kyungsoo menyuapi Taehyung. Taehyung tersenyum dan memakan masakan Kyungsoo
"Enak eomma" Kyungso tersenyum dan membelai surai Taehyung.
"Eomma senang jika kamu suka, ayo aa lagi" Taehyung makan dengan lahap. Semua yang ada disana senang melihat lahapnya Taehyung makan.
Taehyung terlihat baik baik saja namun sebenarnya dia sangat sedih. Ia tidak pernah dimanja seperti ini dengan ibunya sendiri. Dulu yang selalu seperti ini adalah halmeoninya. Taehyung tersenyum pahit, ia bertanya dalam hati apa dia tidak diharapkan dikeluarga Kim?
Tiba tiba Taehyung melamun dan menghentikan acara makanya. Kyungsoo menyentuh tangan Taehyung namun tidak direspon. Justru Taehyung malah mengeluarkan air mata. Kyungsoo tentu terkejut, ia segera memeluk Taehyung
"Sstt eomma disini sayang, jangan menangis" Taehyung membalas pelukan Kyungsoo dan menangis didalam pelukan Kyungsoo.
"Gyu, apa mereka benar benar tidak bisa kemari? Kasihan Taehyung" Mingyu tersenyum sinis.
"Mereka lebih mencintai pekerjaan daripada Taehyung" jawab mingyu datar
"Gyu kasihan Taetae hyung" kata Jungkook.
"Gyu, hubungilah orangtua Taehyung" bujuk Wonwoo
"Percuma hyung" disaat semua hanya terdiam menatap Taehyung yang tengah menangis dalam pelukan Kyungsoo. Daehyun dan Baekhyun masuk kedalam kamar Taehyung.
Chanyeol langsung menatap Baekhyun dengan tatapan tajam. Begitu juga pada Daehyun. Sementara Baekhyun yang melihat Kyungsoo memeluk putranya segera is menarik Kyungsoo dengan kasar agar menjauhi putranya.
"Apa apaan kau memeluk putraku seperti itu hah?" Bentak Baekhyun
Kyungsoo tidak terima, ia bals membentak Baekhyun. "Seharusnya aku yang marah Baekhyun-ssi, dimana naluri seorang ibu milikmu. Kau tau putramu sakit tapi kau telantarkan dia hingga membuat ia menangis pilu dalam pelukanku!"
"Bukan urusanmu! Dia putraku dan kau tidak punya hak memeluknya!!" Baekhyun menarik Kyungsoo menjauh.
"Hentikan Baek!! Taehyung sedang sakit jangan buat dia tertekan!" bentak Chanyeol
"Jangan bentak istriku Chanyeol-ssi" Chanyeol menyeringai
"Cih, aku ingin tertawa. Kalian benar benar ya, bisakah kalian disebut orang tua? Anak sakit bukanya di tunggu, di sayang, dimanja, malah diabaikan dan membiarkanya kesakitan seorang diri. Orangtua macam apa kalian?"
"Sialan, kubilang diam brengsek" geram Daehyun
"Kau yang brengsek dae! Lihat putramu! Dimana kasih sayang seorang appa hah? Kau telantarkan putramu!" Taehyung menatap kosong kedepan. Sementara yang lain bingung harus bagaimana. Kyungsoo yang menyadari itu ia segera menghampiri Taehyung kembali.
"Tae sayang.." Baekhyun kembali menarik Kyungsoo.
"Menjauh dari anakku!"
Taehyung tidak tahan lagi dengan semua ini, ia mencabut paksa infusnya dan turun dari ranjang. Menyambar kunci mobil dan dompet dengan cepat dan berlari menerobos Daehyun dan Chanyeol.
Pergerakan Taehyung yang cepat membuat mereka tidak bisa mencegah Taehyung pergi. Ah Taehyung membawa Jungkook bersamanya.
"Hyung! Kita mau kemana? Hyung masih sakit! Hei hyung!" Taehyung tidak menjawab Jungkook, ia tetap berlari.
Taehyung memasukan Jungkook kedalam mobil. Dengan cepat ia ikut masuk kedalam. Ia langsung membawa mobilnya menjauh dari rumah sakit.
"Hyung.."
"Diam dan ikut saja" kata Taehyung dengan nada dingin. Jungkook memilih diam, ia akan menunggu Taehyung tenang.
"Hyung.."
_______
TBC
______
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
My Crystal Snow [END]
FanfictionDisaat benci berubah menjadi cinta saat turunya kristal salju pertama di bulan desember, mereka mulai menyadarinya. Kim Taehyung dan Jeon Jungkook yang berubah menjadi saling mencintai dan saling membutuhkan. Namun apakah mereka akan saling mengungk...
![My Crystal Snow [END]](https://img.wattpad.com/cover/138042550-64-k210159.jpg)