눈 38

8.4K 910 39
                                        

"Saranghae Kookie.. Neomu appo.. Mianhae.."

Suara Taehyung bergema dan dapat didengar semua orang. Jungkook semakin berteriak dan menangis keras. Memohon agar Taehyung kembali.

Namun roh itu hilang setelah mengatakan sesuatu. Roh Taehyung menghilang. Jungkook berlari kesegala penjuru, mencari sosok arwah Taehyung.

Sampai terjatuh beberapa kali, membuat tangan dan lututnya berdarah. Jungkook tidak peduli, ia hanya ingin Taehyungnya kembali.

"Hyung!!! Jebal dorawa!!" Semua ikut mengejar Jungkook sambil menangis, semua mahasiswa dan mahasiswi juga ikut menangis. Kim Taehyung adalah sosok yang baik dan berharga bagi mereka semua.

Mereka semua menatap benci pihak Hyunseung yang hanya bisa menunduk dengan gemetar karena tidak menyangka akan seperti ini jadinya.

Sementara itu, Namjoon berhasil meraih Jungkook. "Kita kerumah sakit, dan buat Taehyung kembali dengan suaramu" Namjoon langsung mengarahkan Jungkook ke mobil untuk segera ke rumah sakit.

Jungkook hanya menurut, ia hanya bisa menangis sambil mengikuti Namjoon.

Taehyung's Dream

Taehyung memakai baju putih bersih. Terbang diudara melayang layang tak tentu arah. Dia masih di bumi, selama koma ia dibumi. Ditempat dimana raganya terbaring lemah tak berdaya.

Melihat tangis seluruh orang yang ia sayangi. Melihat betapa sedihnya seluruh orang yang benar benar tulus menyayanginya.

Dengan matanya ia melihat Jungkooknya menangis saat semua orang tidak lagi ada dikamarnya. Hatinya tercabik saat tetes tetes air mata Jungkook mengalir melalui pipinya.

Taehyung ingin memeluk Jungkook, namun ia tak kuasa melakukanya. Ia ingin kembali keraganya juga tak bisa. Ada sebuah bisikan bahwa tuhan tidak mengijinkanya kembali karena perbuatanya dulu yang selalu ingin mengakhiri hidupnya.

Tidak, Taehyung tidak ingin mati. Tapi perbuatan buruknya dulu membuat dirinya tidak bisa kembali ke raganya. Juga, dihatinya masih ada kata lelah untuk hidup, masih belum sepenuhnya membuka hati untuk kedua orangtuanya. Itu juga yang membuat dirinya tidak bisa kembali.

Hari ini Taehyung benar benar melihat Jungkookienya kacau, kedua orangtuanya juga kacau. Para sahabat juga tidak ada bedanya. Taehyung sedih, sangat sedih. Dia ingin mengatakan ingin kembali, tapi yang keluar dari mulutnya malah hal lain.

Perkataan yang membuat semuanya semakin sedih. Dia benar benar ingin kembali, tapi dia tidak bisa.

Taehyung terseret kedalam kelubang hitam. Ia terhempas kesebuah ruangan gelap tanpa cahaya. Hanya terdengar suara suara tangis. Itu suaranya, ya itu suara tangisanya. Terdengar pula suara teriakan amarah, itu juga dirinya. Yang terakhir kata kata ingin mati, itu juga suaranya.

Taehyung menutup telinganya. Ia menggeleng sekuat tenaga. Ia ingin hidup, ia masih ingin hidup.

Tiba tiba Taehyung terseret keruangan putih, disana terdapat layar yang mulai menampilkan kehidupan dimasa lalunya. Saat ia berulang kali mencoba mengahiri hidupnya. Taehyung menangis, ia menyesal. Sungguh ia ingin kembali ke dunia. Ia belum ingin mati.

Taehyung kembali terseret, kali ini dia berada disebuah taman yang indah.

Suara appa dan eommanya terdengar menggema disana. Suara yang memintanya kembali ke appa dan eommanya. Disisi lain ada harabeoji dan halmeoni yang berada diujung jembatan. Mengenakan baju putih dan memanggil dirinya agar datang.

Harabeoji dan halmeoni terus memanggil Taehyung, mereka melambaikan tangan agar Taehyung mau mengikuti mereka. Taehyung juga mendengar suara appa dan eommanya namun hanya suara saja ia tidak melihat appa dan eommanya.

Taehyung bingung harus menghampiri siapa, dia iangin memeluk harabeoji dan halmeoninya yang amat ia rindukan, disisi lain ia juga ingin melihat appa dan eommanya.

Hingga akhirnya Taehyung memutuskan berbalik dan berjalan menghampiri harabeoji dan halmeoninya. Kedua orang yang telah merawatnya dengan penuh kasih sayang.

"Halmeoni.. Harabeoji.."

End of Dreams

Monitor menunjukan garis yang tidak stabil. Baekhyun terus menangis sambil memeluk Taehyung. Memanggil manggil nama Taehyung. Begitu juga dengan Daehyun. Sementara Kyungsoo menangis dalam pelukan Chanyeol dan Luhan dalam pelukan Sehun

Kondisi Taehyung dinyatakan buruk, dokter park tidak bisa memprediksi apakah Taehyung akan kembali stabil atau tidak. Dokter park masih ada diruangan tapi tidak bisa melakukan apapun lagi.

Hanya keajaiban yang bisa membuat Taehyung kembali stabil. Syndrome yang diderita Taehyung membuat kondisi Taehyung semakin buruk.

Tak beberapa lama Jungkook datang bersama yang lainya. Jungkook langsung memeluk Taehyung. Memanggil manggil nama Taehyung. Berharap Taehyung mau membuka matanya dan membalas pelukanya.

"Dok! Lakukan sesuatu dok!!" Dokter park menggelengkan kepala

"Maaf Jungkook-ssi, saya tidak bisa melakukan apapun lagi. Taehyung seperti sudah ingin pergi Jungkook-ssi. Saya tidak bisa berbuat apapun lagi sekarang" perkataan dokter park semakin membuat Jungkook dan lainya histeris.

Tidak mereka tidak bisa kehilangan Taehyung. Tidak bisa!

Tiit tiit tiit tiit

Dokter park terkejut dan segera memanggil para suster. Menarik Jungkook menjauh, dan menyiapkan elecktric shock. Denyut jantung Taehyung benar benar tidak stabil. Hingga monitor menunjukan sebuah garis lurus.
Semua berteriak histeris.

"Tidak tae jebal bertahan jebal"

"Taehyung!!!! Jebal Tae!!"

"Hyungiee!!!! Jebal hyung!!!"

Shock
Tidah ada perubahan
270 shock
Tidak ada perubahan
Dan untuk yang ketiga. Monitor masih menunjukan garis lurus.

Gagal, Taehyung pergi. Dia sudah pergi. Park Seojoon mencengkeram kepalanya. Ia telah gagal menolong seorang Kim Taehyung. Ia gagal, Taehyung pergi.

Tangisan semakin kencang, terdengar pilu dan menyayat hati. Semua terduduk lemas dengan tangisan yang masih mengalir deras.

Kesayangan mereka pergi.

Membawa semua luka dan sedikit bahagia di penghujung nafasnya. Dengan orangtua yang kembali dan cintanya yang terbalas oleh Jungkook.

Taehyung pergi.

Garis lurus pada monitor mewakili semuanya. Kesedihan menyelimuti kamar nomer 199 itu.

31082017 kim taehyung pergi

Meninggalkan dunia ini

Meninggalkan luka dan kepedihan bagi semua orang yang menyayanginya. Meninggalkan Jeon Jungkook yang sangat mencintainya.

Taehyung memilih menyerah dan memeluk kedua orang yang merawatnya. Dia memilih menyerah dan pergi menghampiri harabeoji dan halmeoninya.

Taehyung menghembuskan nafas terakhir tepat  sehari sebelum ulang tahun Jungkook.

Dia menyerah dan pergi

Selamanya.

"TAEHYUNGIE!!!!"

"DORAWAA TAEHYUNGIE!! ARHHH TAEHYUNGIE!!!!"

TIIIIIIT _______

________

TBC

My Crystal Snow [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang