눈 18

9.7K 1.1K 43
                                        

Taehyung dan Jungkook sampai paling belakang, tentunya karena Taehyung yang memelankan jalanya hingga tertinggal jauh. Dia menggunakan kesempatan itu untuk dekat dengan Jungkook.

Taehyung sampai di perkemahan dan menurunkan Jungkook kembali. Jungkook masih saja menatap sinis Taehyung. Taehyung langsung pergi menghampiri rekan rekanya meninggalkan Jungkook bersama Wonwoo.

Minjae kembali datang menghampiri Taehyung. Namun Taehyung mencuekan Minjae, dan itu membuat Jungkook menyeringai menang.

Kegiatan perkemahan ini akan dimulai dengan membuat tenda. Taehyung sangat beruntung kali ini, karena dosen pembimbing tidak mengelompokan dirinya dengan Minjae.

Dia sekelompok dengan Jungkook, Bogum dan Mingyu. Sempat menuai protes lagi dari Minjae, namun Dosen tidak mengidahkanya. Taehyung amat sangat bersyukur karena hal itu, setidaknya ia bisa tenang.

"Heh anoa, cepat pasang tendanya!" teriak Jungkook

"Iya, ini juga baru mau dipasang" Jungkook diam diam tersenyum bisa sedekat ini lagi dengan Taehyung

"Ihh yang bener dong anoa!" Jungkook masih saja misuh misuh, bukanya membantu

"Diamlah! Buat pusing saja!" Jungkook duduk dengan santai sibuk melihat Taehyung yang sedang pasang tenda.

"Bantuin ngapa Kook" gerutu Mingyu

"Capek" kata Jungkook santai. saat Taehyung ingin mengambil pasak, tiba tiba jalanya oleng untung langsung ditangkap Jungkook

"Hei anoa! Sakit?" Taehyung meringis memegangi perutnya

"Tae! Kau kenapa?" tanya Jungkook panik.

"Arghh"

"Astaga hyung, kamu belum makan kan! Omo eotte hyung tahan sebentar, kita ke ruang pembimbing" Jungkook berseru panik. Taehyung langsung di gendong Bogum dan Mingyu ke ruangan kusus pembimbing

"Hyung, sakit banget ya? Apa kita pulang aja hyung?" Taehyung membelai wajah Jungkook

"Aku baik baik saja baby, jangan kawatir" Taehyung mencoba membuat Jungkooknya tenang

"Tae, tapi aku takut kau sakit lagi" kata Mingyu

"Benar Tae, kau pulang saja" Bogum juga sama kawatirnya

"Aku baik baik saja hyung"

"Hyung tunggu sebentar, aku akan buatkan hyung bubur" Jungkook langsung pergi ke dapur untuk membuatkan bubur untuk Taehyung, sementara itu Minjae menerobos masuk untuk menjenguk Taehyung

"My Lion, apa kamu baik baik saja?" Taehyung menghela nafas lelah, sementara Mingyu dan Bogum menatap datar Minjae.

"Pergilah snake, kau mengganggu istirahat Taehyung. Kembali kealamu sekarang juga" ketus Mingyu

"Ih apaan si item diem deh" Mingyu menggeram, sedangkan otak brilian Bogum langsung berfungsi. Ia membisikan sesuatu pada Mingyu, dan Mingyu langsung menyeringai.

"Disuruh membantu malah enak enak disini, Bagus" Wonwoo datang dengan muka garang, dengan kekuatan penuh ia tarik Minjae dengan paksa.

"Hya! Apaan sih! Hya"

"Ayo" Wonwoo langsung menyeret Minjae. Taehyung bernafas lega

"Gumawo hyung" Bogum dan Mingyu mengacungkan jempol. tak beberapa lama Jungkook datang membawa bubur.

"Minjae kemari?" Taehyung mendengus.

"Suapi aku baby" Jungkook duduk disamping Taehyung

"Hm, musuh tercintaku sedang dalam mode manja eoh?" kata Jungkook

"Manja kepada calon istri tidak berdosa kan" Jungkook mencubit hidung Taehyung gemas.

"Bisa aja ya kamu ngelesnya hyung" Jungkook menyuapi Taehyung dengan telaten, sementara Mingyu dan Bogum masih setia menunggu Jungkook selesai.

Setelah selesai, Jungkook menyelimuti Taehyung dan menyuruh Taehyung untuk segera tidur. Taehyung tentu saja menurut, setelah tertidur, Mingyu Bogum dan Jungkook kembali ke tempat perkemahan.

Cukup lama mereka membuat tenda dan keperluan lainya, saat semua telah selesai semuanya langsung istirahat. Sebenarnya programnya adalah pendakian, tapi Dekan tidak menyetujui dengan alasan masih trauma kejadian yang dulu. Jadi sekaranh hanya diisi dengan perkemahan.

Malamnya, seperti biasa, kegiatanya adalah mencari jejak. Kegiatan ini dilakukan secara idividu. Anggota senat sudah berada diposisi masing masing.

Mahasiswa fakultas sains sudah memulainya terlebih dahulu. Selanjutnya adalah si primadona disusul Jungkook. Minjae menyeringai saat tau jika Jungkook yang selanjutnya.

Giliran Jungkook tiba, dengan mengalahkan rasa takut Jungkook masuk kedalam hutan didepanya. Dalam waktu 30 menit dia harus sudah sampai di garis start krmbali.

Hari mulai larut malam, saat semua telah kembali namun Jungkook belum juga kembali.

"Jungkook!!" Teriak Wonwoo, Wonwoo ingin kembali masuk namun ditahan Mingyu dan Bogum

"Jangan hyung, batas kita sampai tengah malam. Entah ada apa tapi penjaga melarang keras masuk tengah malam!"

"Adikku didalam sana bodoh!! Dia belum juga pulang!!" teriak Wonwoo

"Joonie, kita harus susul Jungkook!!" teriak Jin juga. Dia tentu saja juga panik. Taehyung yang ada dibelakang langsung mengambil lentera dan tasnya kemudian berlari masuk kedalam

"Taehyung!!!"

"Kita susul Taehyung!"

"Jangan! Kalian jangan nekat. Didalam berbahaya, namja yang masuk tadi, dia memiliki tabir pelindung. Dia akan baik baik saja" kata si penjaga.

"Memang apa yang ada didalam sana?"

"Iblis, penunggu hutan ini" semua langsung saja merinding saat mendengar penjelasan si penjaga

Sementara itu, Taehyung terus masuk kedalam hutan. Padahal ia tidak tau kemana arah Jungkook berada. Tapi Taehyung terus mencari Jungkook kearah berlawanan dengan arah cari jejak.

Feeling Taehyung mengatakan jika Jungkook telah dijebak.

"Jungkook!!" Taehyung terus berlari, menerjang semak semak berduri dan menekan rasa takutnya.

Biarpun udara terasa aneh, dan bulu kuduknya meremang tak membuatnya gentar.
Yang ia pikirkan hanyalah menemukan Jungkook.

"Arghhh"

________

TBC

My Crystal Snow [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang