17

4.4K 217 3
                                        

"baiklah, ini adalah hari terakhir kalian mos. Saya akan membacakan rangkaian cara untuk hari ini." ucap Farel, selaku ketua osis.

 Banyak sekali rangkaian acara yang di bacakan ol'nya sehingga membuat wanita berkaos kaki pink itu menghembuskan nafasnya kasar.

"gila gak sih, Na. Banyak amat acaranya, bahkan ini 2 hari mos. Pengen gue lempar tong tuh kepalanya Kak Farel. Eh jangan dng, ntar kak Farel kesakitan." cerocos Letta kepada Anna. 

Akhirnya mereka satu kelompok setelah Letta protes kepada Farel. Awalnya, farel sangat menentangnya karena menyalahi aturan. Tetapi ia sangat tidak tahan dengan suara cempreng milik Letta itu. Bahkan Letta sampai berdiri di depan rumahnya, memohon kepada Letta. 

"iya nih, tapi denger-denger nih ya. Setelah mos ini, kita bakal camping di Bandung." ucap Anna. 

"Dih, masa iya. Wah asik dong, ntar gue tanya Kak Farel deh. Eh, ciee berarti lo bisa sama pacar lo dong." goda Letta. 

"Emang siapa pacar gue?" ngeles Anna. Letta yang mendengar itu langsung menoyor kepala anna.

"Songong ye lu, mentang-mentang udah jadian sama kak Gino. Gue sumpahin putus, mamam tuh." ceplos Letta. 

plakk..

"Aduh, sakit bego." letta mengusap bibirnya yang di sampar pelan oleh Anna.

"Makannya kalau mau ngomong di saring dulu, sayang. Sekali lagi lo ngomong macem-macem, sepatu ini yang ada di mulut lo." ucap anna. 

"Dasar Nenek SIhir." ejek Letta. Anna hanya memeletkan lidahnya sebagai balasannya.

Anna melirik ke arah Letta yang sedang memperhatikan pengumuman yang ada di hadapannya.

"Tapi, gue tau Ta. Kak Gino masih nyimpen perasaannya ke lo. Gue bisa ngerasain itu." batin Anna tersenyum kecut.

                                                                           ******

" Oke, tugas kedua kalian kali ini adalah kalian harus mencari orang yang punya tanggal lahir seperti kalian. Terserah kalian, mau cari pake cara apapun itu. Dalam hitungan ke 3, kalian bubar dan bawa orang yang kalian maksud ke lapangan sini.  Apa ada pertanyaan?" Perintah Doni, wakil ketua osis menggantikan Farel yang entah menghilang kemana tadi

salah seorang mengacungkan jarinya, "Kak kalau kita gak ketemu pasangannya?"

"Kalian bakal di hukum, dengan menyanyikan lagu anak-anak dan di dandani di depan sini sambil menari. Paham?"

Semua orang di situ hanya mencoba protes, pasti akan susah.

"Tenang-tenang. Oke dalam hitungan ke 3 kalian harus sudah meninggalkan lapangan dan berpencar. 1...2...3..." intrupsi Doni.

Semuanya sudah berpencar, mencari lewat Instagram siswa SMA Nusa Bangsa. Letta dan Anna jalan berdua menanyai satu satu orang yang lewat di depannya. Setelah setengah jam mereka mencari, namun nihil. Mereka memutuskan menemui Farel cs, karena mereka menyerah mencari. Mana mungkin bisa, di satu tempat ada 2 orang yang memiliki tanggal lahir sama. Aneh-aneh saja permainan ini.

Di tengah perjalanan menuju kantin, Letta melihat ada Farel yang berlawanan arah dengan Letta.

"eh Ta, Kak Farel tuh." ucap Anna.

"iya gue lihat. Lo tunggu sini ya, gue mau tanya dia dulu." ucap Letta lalu meninggalkan Anna.

selagi Letta menghampiri Farel, Anna sesekali bertanya kepada orang-orang.

"Eh, misi kak." panggil Anna kepada seseorang laki-laki.

"ya, kenapa?" 

"Jadi gini kak, kita peserta mos di suruh cari orang yang punya tanggal lahir yang sama. Saya boleh tau, tanggal lahir kakak berapa? siapa tau sama kayak punya saya." tanya Anna.

Lelaki yang memiliki name tag bernama, Zidane Andreas itu mengangkat alisnya.

"32 Oktober." 

"hah, mana ada 32 Oktober. Anna nanya beneran kak." protes Anna dengan wajah menggemaskan.

"Oh, jadi nama lo Anna." ucap Zidan.

"iya. jadi tanggal berapa kak?" tanya Anna lagi.

"Mmm. Gue tanggal 15 Oktober sih." 

jawaban itu membuat mata Anna terbelalak. Kedua tangannya naik turun dan mengatakan Yess. Akhirnya ia menemukan seseorang yang memliki tanggal yang sama dengannya.

"Ikut Anna ya kak ke lapangan. Pliss." mohon Anna dengan merapatkan tangannya ke dada.

Zidan hanya menganggukan tanda setuju.

"Tapi tunggu dulu ya kak. Nah itu dia." Anna melihat Letta berjalan mendekat ke arahnya dengan wajah menekuk.

"Gimana?" tanya Anna. Letta hanya menggelengkan kepalanya.

"Dia siapa na?" tanya letta yang baru menyadari kehadiran lelaki di sebelah Anna.

"Gue dapet Ta." senang Anna. Letta mengerucutkan  bibirnya. Mungkin ia akan pasrah bila nanti ia akan di hukum.

"yaudah deh duluan aja ke lapangannya. Gue kekantin dulu aja, siapa tau nemu." lesu letta.

"tapi lo gapapa?"tanya anna. letta hanya menganggukan kepalanya.

"yaudah gue duluan ya. Ayo kak." Lalu Anna dan Zidan berlalu meninggalkan Letta.

Letta langsung berbalik dan menuju kantin.

"Hai kak." sapa Letta sambil mengambil duduk di sebelah Gino.

"Kenapa lo? lesu gitu." tanya Gino.

"Ada tugas buat mos. Suruh cari orang yang punya tanggal lahir sama. Dan Letta gak nemuin, capek Letta." cerita Letta. Revan, dimas dan Gino hanya menagnggukan mengerti penyebab Letta lesu.

"Emang tanggal lahir lo kapan?" tanya dimas.

"1 April kak."

"Lah itu kan sama kayak Farel. Lo gak tanya dia emang?" jawab Gino.

"Lah katanya dia 31 Desember." ucap Letta.

"Hahahaha... Sejak kapan tanggal lahirnya berubah si ogeb." tawa Revan.

"jadi bener kak? tanggal 1 April." tanya letta.

"iya, beneran gue." jawab gino.

"Yaudah, Letta mau nemenuin kak Farel dulu." Letta berlari mencari keberadaan Farel sambil mengucapkan sumpah serapah kepada Farel.

"Sial, gue udah capek-capek nanya tadi. Lihat aja, dasar Raja Ayam." ucap Letta.




HALO, HAPPY WEKEEND.INI MUNGKIN TERAKHIR UPDATE, KARENA AUTHOR OTW UJIAN SEKOLAH. HEHE, DOAIN YA. JANGAN LUPA TINGGALIN KOMEN DONG, BERHUBUNG INI TERAKHIR. MAKASIH, HAPPY READING.




I Hate You but I Love You (Complete)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang