HAI GUYS. BALIK LAGI AUHTOR. DONT FORGET TO COMMENT AND VOTE.
KASIH KRITIK DAN SARAN YA.
HAPPY READING.
*****
Bandara Internasional Soetta
"Sukses kuliahnya. Gue ikut seneng lo, ketrima di Amerika. Gue kira lo jadi kuliah di Singapore." Ucap dimas yang mengantar Farel.
"Lo juga. Selamat akhirnya lo bisa di UI. Gue cuma mau jauh dari Indo, gue mau move on. Revan gak ikut?" Ucap Farel mencari keberadaan Revan.
"Ya bagus deh, kalau lo pengen move on. Gue juga gak tau, si cunguk itu kemana."
Panggilan pesawat yang di tumpangi Farel pun sudah terdengar.
Farel menghembuskan nafasnya. Ia sebenarnya benar-benar tidak rela. Semua nya terjadi begitu saja, yang membuatnya terpaksa melakukan ini semua.
"Mah, pah. Farel pamit ya, doain farel lancar disana." Ucap farel memeluk keduanya.
Echa pun juga memeluk kaki kakaknya itu. Farel melepaskan pelukannya dan berjongkok menatap adiknya itu.
"Kakak, jangan lupa sholat ya. Jangan lupa caca. Caca bakal kangen sama kak Farel." Ucap echa melingkarkan tangannya di leher Farel lalu menenggelamkan kepalanya ke dada bidang Farel.
"Iya kakak gak bakal lupa. Kak Farel juga pasti kangen sama caca. Caca gak boleh nakal, harus nurut sama mama papa. Ngerti?" Ucap farel memeluk erat echa.
"Siap bos."
Farel terkekeh, lalu ia berdiri.
"Yaudah, farel masuk dulu. Jaga diri kalian ya mah pah. Nanti farel kabarin kalau udah sampe sana."
"Mas, lo jaga diri ya. Kuliahnya yang bener, jangan sia siain kemampuan lo. Gua bangga sama lo." Farel bersalaman ala pria dan memeluk dimas.
"Duh, gue jadi sedih. Gue selalu inget ucapan lo. Thanks ya, lo juga jaga diri. Jangan lupain gue. Hati-hati." Ucap dimas.
Lalu Farel melambaikan tangannya dan mulai melangkah menuju pintu masuk.
"FAREL." teriak revan.
Farel berbalik dan tersenyum lalu menghampiri sahabatnya itu.
"Van, sorry ya. Gue childish waktu itu." Ucap Farel memeluk Revan.
"Iya gue juga minta maaf. Sorry juga baru dateng. Untung gak telat. Lo hati-hati, gue bakal tunggu lo lulus. Dan jadi orang hebat." Senyum revan.
"Gue juga. Thanks buat selama ini."
"Gue ketrima di oxford." Ucap revan menyengir.
"What??" Teriak Dimas. Sebalik nya farel hanya tersenyum. Ia sangat percaya akan kemampuan sahabatnya itu.
"Boong lu ya." Ucap dimas.
"Sorry man, gue gak suka bercanda. Baru aja gue nerima pengumumannya." Sombong revan lalu tertawa.
"Wah gila sih. Congrats gue seneng, gue juga ketrima di UI. Dan janji lo, lo bakal traktir gue. Gue tunggu loh." Pinta dimas.
"Selamat, gue tau sahabat-sahabat gue hebat. Jangan Sia-siaain semuanya. Kita harus jadi orang sukses kawan." Ucap Farel merangkul kedua sahabatnya itu.
"Yes, we are." Teriak ketiganya lalu tertawa. Tisa dan Raffa hanya tersenyum melihat kelakuan tiga remaja itu. Mereka bersyukur anaknya punya sahabat seperti itu.
"Gue pamit." Final Farel.
"Oke, hati hati bos. Safe flight. See you, 4 tahun lagi." Mereka semua melambai ke arah Farel.
KAMU SEDANG MEMBACA
I Hate You but I Love You (Complete)
Novela JuvenilArletta Maharani, gadis kelas 3 smp yang selalu mengejar Farel Aditama Xander, kakak kelas 11 sma. Ya mereka berbeda tingkat tetapi masih dalam 1 gedung sekolahan. "Ini coklat dari letta, dimakan ya" ucap letta Tapi letta di hiraukan oleh farel. Let...
