Aku yang mungkin saja tak lagi penting di matamu,
sialnya masih menyimpanmu sebagai harta paling berharga di hatiku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Surat Tanpa Nama
Non-FictionAkankah kelak kau baca suratku? Mungkin aku terlalu banyak berharap. Bukankah sudahku katakan, kamu yang ku maksud mungkin bukanlah kamu. Aku yang kau kira, tak pasti adalah aku.
