"Aku terus berfikir bagaimana caranya orang sepertiku dapat bahagia"-
______
Eunseo memutuskan untuk membukakan pintu,eunseo melemparkan senyum kepada sosok didepannya,sedangkan sosok didepannya menunjukan ekspresi terkejut,mungkinkah ia terkejut melihat eunseo?
"Mencari siapa?" Tanya eunseo dengan suara pelan dan ragu
"Jaehyun,ada?" Laki laki dengan paras yang tampan itu terus tersenyum,memamerkan deretan gigu putihnya yang rapih.
Eunseo mengangguk menjawabnya dan menyuruh sang tamu untuk masuk dan duduk,eunseo meminta tamu itu untuk menunggu sebentar,sementara eunseo naik ke atas memanggil jaehyun.
Eunseo mengetuk pintu kamar jaehyun,jaehyun yang sadar bahwa dirumahnya hanya ada dia dan eunseo,dan tidak ada yang lain pun langsung menyahut "ada apa?" Teriak jaehyun dari dalam kamarnya.
"Ada temanmu" jaehyun yang mendengarnya langsung dibuat terkejut oleh pernyataan eunseo,itu berarti keberadaan eunseo sudah diketahui oleh salah satu temannya,ini gawat.
Dengan cepat jaehyun langsung membuka pintunya dan keluar,sebelum benar benar meninggalkan eunseo,jaehyun memberikan tatapan tajam pada eunseo,yang eunseo pun tak tahu apa maksud dari tatapan itu.
Eunseo tak begitu mengindahkan tatapan jaehyun padanya tadi,ia lalu bergegas masuk ke kamarnya,berdiri didepan jendela yang menampakkan suasana halaman rumah milik sehun,tenang.
Sementara diruang tamu,jaehyun bertingkah aneh seolah sedang menutupi sesuatu dari sahabatnya,kim taehyung.
"Gadis tadi itu,siapa?" Tanya taehyung dengan tersenyum,seolah akan menginterogasi jaehyun setelah pertanyaan ini berakhir.
"Baiklah,begini,kau jangan kaget,oke?" Titah jaehyun kepada taehyung yang langsung dijawab oleh anggukan.
"Kau tahu kan hyungku itu seorang psikiater yang bekerja dirumah sakit jiwa?" Taehyung mengangguk lagi seraya menunggu penjelasan jaehyun selanjutnya.
"Dia salah satu pasiennya,dalam artian dia adalah gadis gila" respon taehyung ternyata diluar perkiraan jaehyun,taehyung hanya tersenyum tenang menanggapinya "kelihatannya tidak begitu,kok"
Jaehyun mengusap wajahnya gusar "kau tahu apa?" Tanya jaehyun dengan nada kesal.
"Kukasih tahu,begini,tidak semua yang berada dirumah sakit gila adalah orang gila,kebanyakan dari mereka hanyalah pasien pengidap penyakit kejiwaan,jauh dari kata gila" Jelas taehyung panjang lebar sembari menyelingkan kedua kakinya.
"Entahlah,hyung membawanya kesini,karena dia bilang ingin menyembuhkan gadis itu".
Setelah keduanya berbincang dengan eunseo sebagai topik utamanya berakhir,jaehyun dan taehyung pergi keluar dengan jaehyun yang menumpang pada mobil milik taehyung,mobil keduanya berpacu melewati gerbang besar rumah sehun.
🍁🍁🍁
Eunseo's POV
"Hei kau tahu? Aku bosan sekali"
Gadis didepanku tengah sibuk melompat lompat diatas kasur milikku."Yak! Berhentilah,kau akan merusaknya" Bentakku masih pada objek yang sama.
"Hei ini sangat menyenangkan eunseo-ya" ujar gadis itu,kemudian ia turun dan menarik tanganku untuk ikut bersamanya,bermain. Aku ikut melompat lompat sambil tertawa kegirangan.
"Jinny-ah,aku baru tahu bermain seperti ini sangat menyenangkan"
Aku tertawa lepas bersama jinny,dan melupakan bahwa kasur yang sedang kuinjak injak adalah milik orang lain."Eunseo,kau didalam?" Suara itu membuatku berhenti dari aktifitasku.
"Jinny,ada seseorang" aku menyuruh jinny untuk berhenti melompat dan menyuruhnya melihat siapa sosok dibalik pintu itu yang memanggilku.
Seseorang membuka pintu kamarku dan masuk,ia menatapku kebingungan yang berdiri mematung diatas kasur memandangnya "kau sedang apa ?" Tanyanya sembari menahan tawa.
"O-oh,aku sedang bermain dengan jinny! Oppa lihat,ini jinny,temanku" tunjukku pada jinny yang berada disampingku,jinny mengangkat kedua bahunya dan menatapku seolah bertanya "dia ingin aku mengenalkanmu padanya" jelasku membuat jinny mengangguk.
Sehun oppa mendekat kearahku dan menarik tanganku,menuntunku untuk duduk disisi ranjang bersamanya "kau tidak kesepian selama aku pergi?" Aku menggeleng,tentu saja tidak,ada jinny menemaniku.
"Bagaimana dengan jaehyun?" Aku menggaruk bagian belakang kepalaku dan tersenyum.
"Tak apa,nanti dia akan terbiasa" ujarnya sembari mengangkat tangannya mengelus kepalaku,aku suka.
"Mau makan malam diluar?" Aku mengangguk antusias menjawabnya,sudah lama sekali rasanya aku hanya makan masakan masakan yang dibuat pembantuku dirumah,rasanya sangat membosankan.
🍁🍁🍁
Sehun dan eunseo sudah berada disebuah restoran sederhana,sehun menggandeng tangan eunseo dan membawanya menuju meja yang telah dipilihnya. Eunseo duduk berhadapan dengan sehun.
Sehun telah memesankan makanan untuk dirinya dan eunseo,eunseo kebingungan dengan semua menu yang ada,jadilah sehun yang memilihkan untuknya.
Keduanya menikmati makanan masing masing,dengan eunseo yang sangat fokus terhadap makanannya dan memakannya dengan sangat lahap. didepannya,mata sehun tak lepas dari gadis dihadapannya.
Setelah selesai makan malam,kini sehun dan eunseo sudah berada didalam mobil untuk kembali ke rumah,namun sehun harus mengalah karena eunseo terus terusan meminta es krim padanya,sehunpun memarkirkan mobilnya tepat didepan sebuah kedai es krim.
Eunseo yang melihat kedai es krim didepannya begitu antusias dan langsung turun dari mobil dan masuk ke kedai tersebut tanpa menunggu sehun terlebih dahulu,sehun hanya menggelengkan kepala dan tersenyum menanggapinya.
"Oh sehun? Kaukah itu?"
*tbc......
______

KAMU SEDANG MEMBACA
One thing
Teen Fiction"bahkan semua orang memintaku untuk menghilang,dan kau yakin akan menerima orang aneh sepertiku ?" - - Start : 270518