DEG ! Hinoto langsung menghentikan acara makannya
"Darimana kau tau aku seorang animator ? aku bahkan belum menceritakan pekerjaanku padamu ?" tanya Hinoto menuntut karena jujur saja ia kaget Yami mengetahui profesinya. Bukankah mereka baru bertemu lagi dan well selama ini Hinoto menyembunyikan sedikit identitasnya di depan Yami. Kenapa bisa ?
"Rahasia" balas Yami memperlihatkan smirknya yang menyeramkan
*flashback on
"Waah Tempozan benar-benar besar, seperti yg ada di London itu hihi"
"Hey !" seorang laki-laki berjaket hodie menyapa Yami secara tiba-tiba.
(Ingat Part 2)
"Masya Allah !"
"Wah apa aku sedang bermimpi?" ucap laki-laki berhodie hitam mengagetkan Yami
"Hoy mengagetkan saja ! Tunggu dulu apa aku mengenalmu ?" (Jepang mode on)
"Hey kau ini ! Kau tak mengenalku ?" laki-laki itu sedikit berteriak gemas kepada Yami
"..." Yami memandang dingin laki-laki di hadapannya tanpa berbicara.
"Apa ?" ucap laki-laki ini sinis melihat tingkah laku Yami.
"Bagaimana aku bisa mengenalmu, kalau wajahmu itu KAU TUTUPI DENGAN MASKER" ucap Yami penekanan namun masih mempertahankan ekspresi wajahnya yang dingin.
"Ahaha maaf, akan ku buka" laki-laki itupun membuka maskernya. Sontak Yami kaget melihat lawan bicaranya itu.
"Apa-apaan wajah itu haha kau tidak berubah sama sekali." laki-laki itu tertawa melihat ekspresi Yami saat ini. Yami melongo dengan mulut sedikit terbuka. Ekspresinya menggemaskan.
"Kau ?"
"Ya, hai Yami lama tak jumpa wkwk"
"..." Yami masih memproses otaknya. Ia belum percaya dengan apa yang ia lihat. Haruskah Yami mencubit pipinya untuk memgecek apakah ini mimpi atau bukan.
"Sepertinya aku salah orang.. Baiklah anak kecil dimana ibumu ? Kau tersesat disini ? Mari ku antarkan saja kau ke taman kanak-kanak terdekat"
"Hey !! Kau ini apa-apan aku sudah dewasa tau !" ucap Yami tersadar setelah beberapa detik.
"Lihat ! Lihat ! Kelakuanmu saja seperti anak kecil haha"
"Berhenti menggodaku ! dasar kau Mamoru !"
"Iya ini aku. Wah sudah lama sekali ya haha"
"Iya aku tak menyangka bisa bertemu lagi denganmu, disini wkwk"
"Kau sedang apa disini ?"
"Ah aku sedang bekerja sebenarnya, aku seorang Enumerator"
"Wah sepertinya kau menikmati pekerjaanmu itu ya, dulu kan kau senang sekali jalan-jalan, berkeliling walaupun hanya di Taman dan mengelilingi perkampungan"
"Kau tau persis haha, dan kau sendiri ?"
"Aku sekarang seorang manajer dari seorang artis, dia animator yg sedang naik daun saat ini wkwk"
"Animator ? Wah seru sepertinya, sewaktu kecil kau berharap bisa masuk dunia entertaimen saat dewasa kan, dan sekarang terkabul"
"Aku pun tak menyangka, mungkin kalau bukan karena sahabatku si animator itu aku tak bisa seperti sekarang"
"Aku jadi ingin melihatnya"
"Kau mengenalnya dengan baik Yami wkwk, oh iya mau ku temani berkeliling ? Kebetulan aku juga disini sedang menunggu artisku"

YOU ARE READING
We Found Love in Osaka
RomanceJika kau tidak mampu untuk tidak membuat seorang perempuan menunggu lama, maka suruh dia bersama yang lain . . . Warn : Alur sulit dimengerti !