Tidak ada lagu yang bisa membaca kehidupan pahitku ini
Mata itu terus menatapku dengan kebencian
Seakan berkata
'Pergilah dari kehidupanku'
Aku juga ingin pergi, menjauh dari pahitnya hidup yang aku alami
Tetapi tuhan selalu menghentikanku
Seakan m...
Jinyoung terdiam memikirkan kejadian malam kemarin saat Jackson mendekap wajah-nya.
Jackson tidak pernah menyentuh area wajah Jinyoung, hanya puncak kepala dan tangan-nyalah yang sering Jackson sentuh.
Alasan Jinyoung masih memikirkan kejadian semalam, adalah saat Jackson mendorongnya untuk mendekat Jinyoung tidak protes lebih tepatnya tidak bisa.
Dan jantungnya yang awalnya berdetak normal menjadi detakan kencang yang membuat seluruh tubuhnya mati rasa.
Sebenarnya apa yang terjadi padaku? Tanya Jinyoung bingung.
Tok
Tok
"Masuk" titah Jinyoung, Heejin masuk drngan hati-hati.
"Pak! Hari ini kita ada rapat" ujat Heejin mengingatkan Jinyoung yang sepertinya lupa.
"Astaga! Apa Jackson sudah datang?" Tanya Jinyoung.
Jadi namanya Jackson gumam Heejin dalam hati.
"Iya Pak!" Jawab Heejin vepat.
"Persiapkan semua, aku akan segera kesana" titah Jinyoung.
"Baik Pak!" Ucap Heejin lalu cepat berlalu dari ruangan itu.
Dengan sedikit keberanian yang ia punya, Jinyoung memasuki ruang rapat itu.
Ingin bersikap biasa malah membuat Jinyoung membeku saat beradu tatap dengan Jackson.
Jinyoung menatap heran dengan penampilan Jackson yang dibilang cukup santai.
"Ada apa?" Tanya Jackson.
"Kau kesini untuk rapat, bukan?" Tanya balik Jinyoung.
"Tidak" jawab singkat Jackson.
Mendengar itu bukan hanya Jinyoung yang bingung tetapi Heejin juga bingung.
"Lalu untuk apa kau kesini?" Tanya Jinyoung.
"Ayo pergi, aku tunggu diluar" ajak Jackson lalu pergi keluar kantor.
Jinyoung terdiam memikirkan kata-kat Jackson lalu Jinyoung menatap Heejin.
"Heejin-ah.. aku titipkan kantor padamu dulu... jika sesuatu terjadi langsung hunbungi aku" titah Jinyoung pada Heejin.
Heejin mengangguk lalu menatap kepergian Jinyoung.
Bagaimana caranya agar aku bisa mendekati Pak Jackson? Tanya Heejin dalam hati.
Jinyoung keluar kantor langsung menghentikan langkahnya saat melihat Jackson berdiri dengan cueknya padahal sudah menjadi pusat perhatian karyawan Jinyoung yang terus mengagumi ketampanan Jackson.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.