10

1K 97 17
                                    

Selamat membaca... 😚😚


















Youngjae duduk dipinggiran ranjang sambil menatap lantai.

Menampakkan betapa gelisah-nya dia.

Mark yang dari tadi sibuk membenarkan seragam miliknya pun berjalan dan mendudukan diri-nya dilantai agar Youngjae melihatnya.

"Ada apa? Apa yang kau ragukan?" Tanya Mark.

"Hyung... dibanding dengan keraguan saat ini aku takut..." ucap Youngjae dengan nada pelang.

Mark diam, ia hanya menatap lekat wajah takut Youngjae.

"Seakan... sebelum aku melangkahkan diriku pada tangga pertama aku sudah takut hidupku akan dalam bahaya" jelas Youngjae lirih sambil meremas selimut yang tidak berdosa itu.

Mark mengelus punggung tangan Youngjae.

"Aku selalu disampingmu menjagamu untuk apa kamu takut melangkah? Aku akan bersamamu menaiki tangga itu... tolong percayalah padaku..." bujuk Mark masih mengelus punggung tangan Youngjae.

Mendengar itu Youngjae hanya tersenyum.

Entah kenapa hyung... kata-katamu tidak bisa ku percaya ujar Youngjae dalam hati.

Mark meraih tangan Youngjae supaya bisa digenggamnya.

"Ayo.. sarapan semua-nya sudah menunggu" ajak Mark dan Youngjae mengangguk.

Kedua-nya saling menggenggam menghampiri meja makan.

Jinyoung menoleh. "Selamat pagi... ayo kita sarapan" ajak Jinyoung.

Jb memasang wajah datar saat melihat kedua tangan yang saling betautan itu lalu menatap tajam pada Youngjae yang entah sejak kapan sudah menunduk.

Jb mengambil tas. "Aku tidak lapar" ujarnya melangkah pergi.

Namun langkah-nya terhenti dan menengok kearah Jinyoung.

"Bawa makananmu... makanlah dimobil.. aku tunggu dimobil" ujarnya lalu pergi meninggalkan ketiga orang yang masih berdiri disitu.

"Astaga aku tidak tahu apa yang ada dalam pikirannya..." keluh Jinyoung sambil menaruh roti yang sudah ia balut dengan selai kedalam kotak bekal.

Setelah itu Jinyoung melihat Mark dan Youngjae.

"Kalian makanlah... jangan sampai telat dihari pertama kalian! Aku dan Jb akan sarapan dimobil" ucap Jinyoung.

Mark tersenyum pada Jinyoung.

Jinyoung melangkah menuju Youngjae yang sedang tertunduk.

Lalu mengelus lembut surai tebal itu.

"Sampai ketemu disekolah Youngjae-ah" ujar Jinyoung menatap Youngjae.

Youngjae mengangkat kepala-nya menatap wajah manis itu.

Lalu ia mengangguk pada Jinyoung.

"Aku pergi!" Ujar Jinyoung melangkah pergi.

"Ayo makan" ajak Mark pada Youngjae setelah kepergian Jinyoung.

Lalu keduanya sarapan bersama.


Dimobil.

Jinyoung menatap wajah serius Jb.

"Jb..." panggil Jinyoung.

"Hmm?"

"Bisakah kita berhenti sebentar disini?" Tanya Jinyoung.

Lalu Jb langsung menghentikan mobilnya.

Close Eyes {Tamat}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang