Season 2 : 14

837 92 18
                                    

Selamat membaca... 😙😙😙













"Paman!" Panggil Bambam pada paman Joo yang sedang berbincang dengan sang pemilik acara.

Malam ini paman Joo mengundang YugBam XiEun untuk menemaninya keacara sahabatnya yang merupakan seorang pemilik galeri lukisan terkenal.

Bukan hanya itu alasan paman Joo meminta keempatnya datang keacara ini.

Tujuannya agar keempatnya dekat dengan sahabatnya dan bisa belajar mengenai banyak hal dari acara ini.

"Bam! Cepat!" Titah paman Joo terlihat lucu dimata YugBam.

Pasalnya diusia 35 tahun tubuh paman sangatlah mungil, bahkan Yugyeom sering mengejek kependekan sang fotografer.

Namun cukup diakui rasa sayang YugBam pada Paman Joo lebih dari seorang ayah karena.

Paman Joo sudah melihat perkembangan mereka dari, Yugyeom sudah bekerja bersama Paman Joo sejak unurnya 8 tahun dan Bambam sudah bekerja pada Paman Joo saat umurnya 10 tahun.

(Author : Oke, kita kembali kepokok cerita... 😅)

Mendengar panggilan itu, YugBam mempercepat langkah mereka.

"Nah... ini kedua anakku yang sering aku ceritakan padamu..." ujar Joo bersemangat.

"Oh... anak-anakmu jauh lebih tinggi darimu, aku tidak percaya mereka takut padamu" ejek sahabatnya.

Yugyeom dan Bambam mau tidak mau harus menahan tawa, karena takut sang fotografer itu mengamuk jika mereka menertawainya.

"Huh! Aku benar-benar menyeramkan jika marah, apa kau ingin lihat?" Tawar Joo.

"Tidak! Aku juga tahu betapa menyeramkan dirimu jika marah, jadi pria yang tinggi ini Yugyeom dan yang berwajah bayi ini Bambam, senang bertemu dengan kalian.. kenalkan namaku Lee Jae Ha... kalian bisa memanggilku dengan sebutan Paman Jaeha" ujar Jaeha.

YugBam terdiam saat Jaeha mengetahui diri mereka padahal baru pertama kali bertemu, sedangkan Joo menganga tidak percaya.

"Padahal aku hanya mengenalkan mereka dengan foto kecil mereka, bagaimana kau tahu?" Tanya Joo bingung.

"Apa kau sedang lupa ingatan? Wajah mereka penuh dimajalah korea bagaimana mungkin aku tidak tahu mereka, ck.. padahal profesimu didunia itu tapi kau lupa betapa terkenalnya mereka" decak Jaeha kesal.

YugBam menggaruk kepala mereka yang tiba-tiba gatal, mereka juga lupa bahwa mereka seorang model. 😥

"Oh iya, Hehehe" cengir Joo malah membuat Jaeha memasang wajah datar.

Lalu Jaeha kembali menatap YugBam.

"Aku akan mengenalkan beberapa anak didikku juga pada kalian" ujar Jaeha.

Lalu Jaeha memanggil satu gadis dan dua lelaki yang seumuran dengan YugBam.

Tak lama datangnya orang baru, Xiao dan Eunha baru tiba langsung ikut berkumpul.

"Oh! Sebelum mengenalkan anakmu... aku ingin mengenalkan kedua anak perempuanku" ujar Joo sebelum Jaeha berbicara.

"Sejak kapan aku jadi anaknya?" Gumam Xiao dapat didengar Bambam.

"Sstt.." peringat Bambam pada Xiao sambil menempelkan jari telunjuknya pada bibir tebalnya.

"Kenalkan gadis kecil berambut panjang ini bernama Xiao dan gadis berwajah imut disebelah Xiao adalah Eunha" ujar Joo, Jaeha menatap Xiao dan Eunha.

Xiao dan Eunha sedikit menyapa dengan membungkukan tubuhnya.

"Senang bertemu dengan kalian... kalian sangat cantik" ujar Jaeha ramah.

Close Eyes {Tamat}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang