Season 2 : 12

835 89 28
                                    

Selamat membaca... 😙😙😙





















"Hyung" panggil Youngjae.

"Hmm?" Dehem Mark masih memeluk erat Youngjae.

"Aku lapar" ujar Youngjae.

"Ah.. baiklah aku akan membuatkanmu roti dengan isi blueberry atau raspberry?" Tawar Mark.

"Blueberry" jawab Youngjae bersemangat.

Mark bangun ingin membuatkan sarapan untuk Youngjae namun sebelum itu Mark memeriksa ponsel miliknya.

Pesan dari Jaebumlah yang membuatnya penasaran.

Mereka berdua bertukar kartu nama, membuat mereka mengetahui nomor ponsel masing-masing.

Mark menyimpan nomor Jb dan Jb menyimpan nomor Mark. *yah.. sepertinya... sudah saatnya mereka akrab 😧😧

Mark menatap datar dengan isi pesan Jb.

Mata hilang :

Awas kau membuat adikku menangis lagi...

Akan ku pastikan milikmu kupotong habis!

Jangan biarkan dia memakan permen dimalam hari

Pastikan dia meminum susu dengan sedikit madu sebelum tidur

Biasakan dia makan nasi disiang hari!

Ingatkan dia memakai sendal sebelum keluar rumah

Bantu dia membersihkan gigi dengan kawat gigi yang sudah kusiapkan dikopernya

Dan bantu dia memakai pakaian yang berkancing, dia masih tidak tahu melakukan hal itu

Libur musim panas berakhir kau harus mengantarnya pulang, aku tidak ingin dia pergi sendirian lagi!

Aku tidak akan berterimakasih karena sudah menjaga adikku..

Itu saja yang ingin aku ingatkan padamu.. sisanya kau pasti tahu...





Cih.. Umpat Mark dalam hati, mau tidak mau ia harus menuruti semua perintah Jb jika menyangkut Youngjae.

Berhubung mereka sudah tiga tahun berpisah pasti kehidupan Youngjae yang sekarang Mark tidak tahu.

"Hyung!! Cepatlah aku lapar..." rengek Youngjae.

"Baiklah, baiklah" Mark mengikuti jalan Youngjae yang tergesa menuju dapur.

Mark sudah mulai membuat adonan.

"Nanti siang aku ingin makan daging! Malam aku ingin makan ramen!!" Ujar Youngjae bersemangat sambil membayangkan makanan yang ia sebutkan tadi.

"Siang kau harus makan nasi, Jae... barusan aku mendapatkan pesan dari mata hi- ah! Maksudku Jb" ujar Mark.

Mendengar itu, Youngjae mempoutkan bibirnya imut.

"Malam aku akan membelikan daging yang paling mahal, jika siang kau makan nasi! Setuju?" Tawar Mark.

Sontak mata Youngjae bersinar tanpa bersuara Youngjae mengangguk bersemangat, Mark hanya terkekeh lalu kembali membuat adonan.

Pulahan menit kemudian Youngjae memainkan sumpit didepan Mark, membuat kegaduhan.

Mark menengok Youngjae.

"Kenapa kau tidak menyalakan televisi? Daripada menemaniku lebih baik kau menonton" ujar Mark.

Close Eyes {Tamat}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang