"Aaah... pada akhirnya ini akan datang kepadaku..."
Nadeshiko menghela nafas berat ketika ia selesai Meeting dan mendapatkan jadwal baru untuk menghadiri sebuah acara yang mewawancara para selebriti dan Idol. Bahkan,orang-orang terdekat mereka juga diajak oleh pihak acara untuk ikut diwawancara seperti,kawan,keluarga,manajer,atau produser mereka.
BTS telah mendapat tawaran untuk mengisi Talk Show tersebut dan meminta izin untuk mengulas tentang kehidupan mereka. Dan sialnya,para member menyetujui tawaran tersebut setelah ditelepon oleh produser acara. Dan kini,Nadeshiko akan ikut terseret untuk melakukan salah satu Talk Show terkemuka di Korea.
"Mereka bilang sih,hanya bertanya tentang kehidupan mereka saja,tapi.. dibalik itu pasti ada pertanyaan tambahan..."
Nadeshiko pulang larut malam hari ini,karena ia seharian berada di kantor agensi mengurus tawaran Show yang lain,belum lagi meeting untuk Run BTS! Dan jadwal bertumpuk yang berantakan waktunya dan harus diurus. Nadeshiko membawa sebagian perkerjaannya untuk dibawa pulang dan mengerjakannya di asrama.
Di asrama,Nadeshiko menyalakan lampu ruang tengah dan membiarkan lampu lainnya mati. Ia berniat untuk berkerja lagi di ruang tengah. Sebelum melanjutkan perkerjaannya,Nadeshiko menengok setiap kamar para member memastikan mereka semua sudah tertidur lelap.
Setelah ia memastikan semua member tertidur,Nadeshiko menyalakan lampu dapur dan membuat secangkir kopi untuk menyemangatinya bergadang malam ini.
Keesokan paginya,Jimin yang pertama kali bangun. Ia berniat untuk melakukan Marathon pagi bersama Taehyung. Jimin membersihkan dirinya sambil menunggu Taehyung terbangun dari tidurnya.
Jimin keluar dari kamarnya,berpakaian olahraga bersiap untuk melakukan marathon pagi sedangkan,Taehyung masih sibuk mengenakan pakaian olahraganya. Jimin pergi menuju dapur untuk mengambil air minum untuk olahraga. Betapa terkejutnya ia,melihat Nadeshiko tertidur di sofa dengan masih memakai pakaian kerjanya. Nadeshiko tertidur sekitar jam setengah 4 pagi,sekarang jam 5 pagi. Jimin mencoba untuk membangunkan Nadeshiko,tapi karena terlalu lelah Nadeshiko masih tidur dengan nyenyak.
Taehyung keluar dari kamarnya,menemui keberadaan Jimin. Ia juga terkejut saat melihat Nadeshiko tertidur dengan lelap di sofa.
"Kenapa eomma.. ah iya,kemarin dia bilang bakalan pulang larut malam. Pasti ia mengerjakan sisa perkerjaannya dan menyelesaikannya disini sampai tertidur begini. Lebih baik,biarkan dia tidur disini"
"Akan aku ambilkan selimut"
Jimin segera menarik selimut dari kamarnya dan menyelimuti Nadeshiko.
"Eomma,kami pergi dulu"
Jimin dan Taehyung segera beranjak keluar untuk melakukan marathon pagi mereka.
Waktu menunjukkan jam 7 pagi,Jimin dan Taehyung sudah kembali sejak jam setengah 7,sedangkan Nadeshiko masih asyik dengan alam mimpinya. Sementara para member masih asyik melihat pemandangan tidur Nadeshiko.
Perlahan-lahan,mata sayu Nadeshiko terbuka,ia terkejut karena 7 anak-anak berkumpul di depannya dan menyaksikan ia tertidur.
"Ka,kalian?!"
Nadeshiko menarik selimutnya dan beranjak meringkuk di sofa. Wajahnya memerah karena ia malu gaya tidurnya di lihat begitu.
"Harusnya bangunin aku dong!!"
"Habisnya,eomma tidurnya nyenyak banget,jadi nggak tega bangunin eomma"
"Uwaaa! Jam berapa sekarang?! Harus siap-siap syuting,acaranya pagi disiarkan secara langsung!!"
"Eomma nggak usah panik. Kita semua sudah siap,tinggal eomma saja"
Nadeshiko buru-buru beranjak merapikan buku dan kertas-kertas yang ada diatas meja dan segera berlari ke kamarnya untuk membersihkan diri.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Manager
Fanfictionmanajer BTS tiba-tiba di ganti oleh manajer baru,ia seorang perempuan yang datang dari Jepang dan pindah ke korea untuk mencari perkerjaan. karena kebetulan,pamannya berkerja di agensi BTS pamannya itu meminta keponakan manisnya untuk bekerja mengga...
