14# For You

4.3K 335 15
                                        

Setelah menjalani perawatan di rumah sakit,Nadeshiko pulang dengan menggunakan kursi roda. Nadeshiko beruntung,karena rumah sakit yang ia datangi merupakan rumah sakit milik Smith. Nadeshiko pulang dengan tubuh penuh perban dililit sana sini,kakinya sangat sakit akibat puluhan torehan pisau di kakinya dan torehan pisau dengan tulisan nama Luke di kakinya juga lumayan cukup dalam.

Para member yang sedang menunggu kedatangan Nadeshiko di asrama menjadi tak tenang. Bahkan,mereka sama sekali tak menyentuh makan siang karena terlalu khawatir dengan keadaan Nadeshiko.
Namjoon memasuki ruang tengah,ia barusan saja keluar untuk pergi ke apotik terdekat untuk membeli peralatan P3K setelah mendengar Nadeshiko ditusuk dan di lukai dengan pisau (apa bedanya?)

TING TONG~ TING- CKLEK

Jin langsung membuka pintu ketika mendengar bunyi bel. Ia mendapati Nadeshiko yang duduk di atas kursi roda dan terbalut oleh lilitan perban,di temani oleh Yamato dan Smith. Nadeshiko tersenyum untuk membuktikan,ia baik-baik saja.
Jin langsung memeluk Nadeshiko  dan menangis,ia takut sekali kalau orang yang peduli dengan mereka harus pergi.
Jimin dan Jungkook langsung berlari dan memeluk Nadeshiko juga,pelukan dari Jungkook membuat badan Nadeshiko tambah sakit,kelinci buntal itu memang tenaganya nggak main-main.

"Oi,sesak.. lepaskan.."

Jin langsung menarik Jimin dan Jungkook melepas tubuh Nadeshiko,lalu ia mempersilakan mereka bertiga masuk ke dalam asrama.
Di ruang tengah,Nadeshiko di sambut oleh para member yang lain,bahkan sang paman juga ada disana.

"Ya ampun,keponakanku tersayang! Apakah Luke benar-benar melakukan ini kepadamu?!"

"Paman,aku mohon jangan sebut nama itu lagi di depan Nadeshiko. Dia masih trauma"

"Oh,maaf.. ya tuhaan,keponakanku tersayang..."

Bang Sihyuk langsung membelai kepala Nadeshiko dan memberi kecupan di kepalanya,Nadeshiko merasakan kehangatan dari pamannya.

"Maaf,anda siapa?"

Taehyung yang sedaritadi penasaran dengan kakek yang ada di sebelah Yamato

"Saya,Smith Foster. Kakek dari Luke Foster"

"EEEH?!"

Semua member terkejut,mengetahui kakek dari pria yang mereka benci berada di sini. Sang kakek langsung menunduk minta maaf

"Maafkan kelakuan cucuku. Aku tak tahu dia seorang sadisme"

"Sadisme?"

Yoongi yang masih setengah sadar dari bangun tidurnya masih memproses kejadian ini. Ia tetap saja khawatir juga dengan Nadeshiko,tapi entah mengapa rasa kantuknya lebih kuat.

"Aku tak tahu sejak kapan dia begini,tapi.. semua tuntutan akan aku serahkan kepada Nadeshiko"

"Eomma,apa tuntutanmu?"

"Aku berpikir untuk membebaskan dia. Dan mendapat pelajaran hidup yang lebih berharga. Aku ingin dia bebas dan mendapat rehabilitasi untuk gejala penyimpangan. Aku ingin dia kembali normal dan mendapatkan kasih sayang dari orang yang sudah ditakdirkan dengannya"

Nadeshiko benar-benar memaafkan diri Luke,dan ia ingin Luke mendapat kesempatan hidup yang lebih baik lagi. Cukup sudah Nadeshiko menjadi korban,ia tak ingin wanita lain di luar sana menjadi korban.
Para member awalnya menolak perkataan Nadeshiko,tapi ketika ia menjelaskan semuanya akhirnya para member mengerti dan membiarkan Nadeshiko menentukannya.
Smith mengangguk mengerti

"Hmm,kamu memang anak perempuan dari keluarga Okugawa yang sangat murni hatinya. Meskipun kamu trauma dengannya dan di sakiti olehnya,kamu masih memaafkannya dan memberinya kesempatan"

"Itu karena aku mengerti perasaan setiap orang. Aku tahu,dia menderita di dalam hatinya,ia ingin keluar dari penderitaan itu. Meskipun aku harus trauma,aku harus bisa merubah dia. Tapi malah jadi begini,heheh..."

"Aneh,padahal kamu dari dulu selalu menghindarinya dan benci dengannya"

Yamato mulai terkagum-kagum dengan keahlian akting adiknya

"Kalau itu sih,asli aku benci dengan dia,tapi aku tak bisa memberitahu dia,yang ada takutnya malah semakin parah dan wanita lain menjadi korban."

Semua member hanya bisa menghela nafas mendengar perkataan Nadeshiko yang sebenarnya berhati malaikat ini. Smith,langsung mengurus semuanya di Korea dan membawa pulang Luke ke Amerika untuk mendapatkan perawatan supaya hidupnya bisa kembali normal.

Setelah berhari-hari terlewati,Nadeshiko masih harus memakai kursi roda akibat kakinya yang masih lemas dan sakit akibat luka yang cukup dalam. Hari ini adalah syuting MV DNA. Nadeshiko bangun pagi-pagi,membersihkan diri,dan segera membuatkan sarapan serta bekal makan siang. Nadeshiko berusaha menggapai oregano yang di letakkan di dalam lemari atas. Kakinya terlalu lemah untuk mencoba berdiri,tiba-tiba ada tangan yang mengambil oregano tersebut

"Kau mau mengambil ini?"

Ternyata,itu Namjoon.
Wajah Nadeshiko langsung merona,ini pertama kalinya ia melihat wajah Namjoon dari jarak yang dekat,ia lebih tampan jika dilihat langsung dari dekat. Ini bukan kali pertamanya Nadeshiko terpesona. Ia sudah beratus-ratus kali terpesona oleh ketampanan Namjoon yang memiliki paras sempurna dan seksi. Well,diam-diam Nadeshiko menyukai pria yang seksi menurutnya. Ia tak akan berkedip sampai ia puas menatap pria seksi tersebut.

"Seharusnya,kamu tak usah repot-repot membuat sarapan. Jin bisa membuatnya"

Perkataan Nadeshiko membuyarkan lamunan Nadeshiko

"I,i,ini tugasku! Aku tak akan mengizinkan kalian order makanan cepat saji! Buruk untuk tubuh kalian jika terlalu sering memesan makanan cepat saji!!"

Nadeshiko mengomel tapi,wajahnya terlihat panik dan merona hebat. Lalu,ia membuang muka dan kembali memasak. Lalu,kembali lagi untuk mengambil beberapa bumbu di lemari atas. Ia ingin mengambil,tapi tak bisa. Ia menatap mata Namjoon,Namjoon hanya cekikikan dan itu membuat Nadeshiko kesal

"Ya,apa yang kamu tertawakan?"

"Hehehe,kamu lucu deh"

"Apanya?!"

"Hari ini,biarkan aku menjadi pengurusmu sehari saja. Special Service hanya untukmu"

Wajah Nadeshiko kembali merona hebat,ia sedang tak bermimpi,ini semua kenyataan. Nadeshiko hanya bersikap malu-malu tapi imut. Di mata Namjoon,Nadeshiko terlihat seksi saat sedang melakukan apa pun. Bahkan,bagi dia,kini Nadeshiko yang terbalut perban itu juga terlihat lumayan seksi di mata Namjoon dan ia suka itu.

Pagi ini,Nadeshiko terus menyuruh Namjoon untuk mengambilkan beberapa barang,terutama yang ada di atas. Pagi ini,Nadeshiko membuat Omurice untuk sarapan dan untuk makan siang Nadeshiko membuat Chicken Stick,telur gulung berserta Brokoli rebus untuk makanan pencuci mulut. Nadeshiko mengemas makan siang ke dalam 7 bekal dan memasukkannya ke dalam tas lengkap dengan minuman. Untuk Nadeshiko,ia membawa salad dan bumbu favoritnya untuk makan siang.
Nadeshiko meminta Namjoon untuk memanggil semua anggota sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat kerja. Namjoon segera memanggil yang lain dan sarapan bersama di ruang makan.




Tbc

Ciecieciee,Namjoon nemu yang seksi-seksi neeeh. . .
(Nangis di pojokan)

Apa yang selanjutnya akan terjadi???

Maafkan jika menurut kalian ada yg typo atau kesalahan teknis,maklum author masih pemula
Maaf ya

See you on the next episode
Love yourself,love other

Sabtu,26 Mei 2018
04 : 33

Our ManagerCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang