05 Asisten Rumah Tangga?

1.3K 99 0
                                        

~

Karena hukuman dari Zidna telah selesai, Ayesha pun kembali makan malam bersama keluarganya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Karena hukuman dari Zidna telah selesai, Ayesha pun kembali makan malam bersama keluarganya. Sebelumnya, Ayesha dilarang makan makanan Bundanya karena mengucapkan kalimat haram bagi wanita paruh baya itu. Seperti, Bunda udah tua dan tambah tua, nanti ayahnya selingkuh karena Bundanya sering mengomel, dan masih banyak lagi.

Zidna memang sosok wanita paruh baya yang menolak disebut tua. Pasalnya umurnya itu masih 40 tahun untuk dikategorikan tua menurut logikanya. Ia juga pernah bilang pada putra putrinya kalau suatu saat nanti ia mempunyai cucu, wanita paruh baya itu hanya mengizinkan cucunya memanggilnya, MaMud alias Oma Muda. Aneh.

Seharusnya, Ayesha senang karena tidak lagi memasak mie instan untuk ia makan. Tapi kali ini, pikirannya berkecamuk karena perkataan asistennya super aneh. Gadis itu mengigiti kuku jari tangannya karena bingung.

"Pantesan lo sering cacingan, dek. Sering banget gigitin kuku yang ada tainya," celetuk Attar yang tidak bisa mengontrol mulutnya.

Semua fokus beralih pada Ayesha.

"Apaan sih, Bang? Suka-suka Eca dong," balas Ayesha nyolot. Di kepalanya sudah ada masalah, Attar malah nambah masalah.

"Yehh, dibilangin malah ngeyel. Kalo cacingan, pantat lo juga ikutan cacingan. Yang dirugiin, yah kita, dek. Pasti lo suruh liatin pantat lo." Attar masih saja melawan Ayesha yang memang benar.

"Hellow, Bang. Itu mah dulu. Waktu Echa masih kecil. Ihh, napa banget sih jadi orang."

Ayesha memberenggut kesal karena dibuat malu. Attar memang membahas hal yang seperti itu benar-benar tidak lihat tempat.

Zidan pun menggeplak kepala adik cowoknya. "Kalo makan, jangan bahas gituan, kupret."

"Lagian adek kesayangan lo tuh aneh banget. Katanya laper. Kemaren aja rengek ke gue pengen makan masakannya Bunda, ehh sekarang gak disentuh. Malah gigitin kuku. Jorok!"

Ayesha melemparkan tatapan tajam pada Attar yang bicara nyerocos dari tadi. Zidna pun beralih menanyakan keanehan yang terjadi pada putrinya.

"Kenapa, nak? Ada masalah di kampus?" tanya Zidna lembut.

Gadis itu hanya mengedipkan matanya berkali-kali secara pelan. Ia tengah berpikir sesuatu.

"Kalo ada yang lamar Echa dan nikah sekarang, apa Ayah sama Bunda setuju?" tanya Ayesha tanpa beban.

Azzam yang sementara mengunyah makanannya seketika tersedak, Zidan yang hendak menyendokkan nasi ke mulutnya sontak terjatuh, dan yang lebih parahnya Attar yang sedang minum, kembali mengeluarkan air yang sudah ada di mulutnya ke gelasnya semula. Attar adalah definisi cowok jorok saat sedang melangsungkan ritual makan malam.

GoodBye, Memories! [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang