[7]

35.1K 1K 18
                                        

Di hari minggu ini aku harus menggunakan dengan produktif mulai dari olahraga, belajar, makannya juga harus teratur. Tapi semuanya gagal karena Reval mengirimkan pesan

"Araakuu udah makan? "
"Ara orara jangan lupa belajarr"
"Ara aku lapar mending makan nasi goreng atau ayam ya? "
"Ara besok sekolahkan? "
"Ara besok aku jadi pemimpin upacara lhooo"
"Ara bales doongg"

Apakah aku harus menyesal karna memutuskan Reval yang baik hati kepadaku?

"Heh bengong aja lo! " kata Vano, ngagetin sih tapi nyebelin

"Anjing apaan lo! " balasku

"Santai wehh upil badak" dia yg sembari mengambil ponselnya di meja

"Sejak kapan lo manggil gue upil badak hah" aku yg memukul badan Vano dengan guling karna dia duduk di kasur

"Tadi kan" jawab dia dengan santainya

"Bangsat lo monyet! "

Aku pergi ke lantai bawah untuk makan karna jam telah menunjukan setengah 12 atau mau dibilang hampir tengah hari

"Upil badakkkk" panggil vano dari lantai atas

"Apa monyetttt"

"Ambilin pisang kesiniii"

"Gak bosen ya hidup lo sama pisang dasar monyett! "

"Ini karena kebiasaan sd bangsat bukan gara gara gue pas baru lahir udah makan pisang"

Aku dan vano saling berteriak dengan lantang agar kedengaran oleh satu sama lain

"Ambil sendiri lo kan punya kaki nyet"

"Gue malesan"

"Ambil sendiri ogah gue ambil haha"

"Cih dasar upil ga punya kaki"

Akhirnya Vano turun dan mengambil pisangnya untuk dimakan di sofa ruang keluarga dan dia menyalakan tv dan menggonta ganti channelnya

Aku menghampirinya sambil membawa cemilan

"Lo mau nonton apaan kalo lo ganti channel mulu nyet" omel ku yang duduk disebelah Vano sambil melempar cemilan yang aku makan

"Sabar bisa ga sih lo! Ga usah sewot "

"Gaa bisa gue juga mau nonton"

Akhirnya Vano tdk menggonta ganti channel dan diam di channel berita

"ketua dpr  telah mencuci uang sebesar 5 triliun " kata berita tersebut

"Hadeuhhh korupsi lagi korupsi lagii indonesia surammm woee kalo gini" omel lagi aku yang terus memandang tv yang te

"Lo kalo mau protes jangan ke gue emg gua yang korupsi hah"

"Sapa juga yang protes ke eluu monyet"

"Yee "

Hari minggu telah berlalu
Jadi ini adalah hari SENIN shit

"VANOOO CEPETANN WOII TELAT NANTII"

"iya iyaa pake sepatu duluu" kata Vano dengan santainya

Dia langsung masuk ke mobil  dan mengeluarkan mobil dari garasi, aku bertugas untuk mengunci gerbang rumah

Aku memegang knop pintu, tiba tiba mobil itu maju 2 meter dari asalnya

Aku langsung membuka pintu sebelum ia melajukan mobilnya lagi

"Bangsat lo" jengkelku

"Ahahahaha humor gue di hari ini hahaha" ketawa lepas milik Vano sangat menjengkelkan

Marry An Enemy ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang