Flower of Carnage

483 53 0
                                        

Judul lagu :

Shurayuki Hime (Lady Snowblood) OST. - Shura no Hana (Flower of Carnage) by Meiko Kaji

------------------------------

Note :
(T/f/n) = Tsukishima's fiancè's name

------------------------------

Tsukishima kelimpungan.

死んでいた朝に とむらいの雪が降る
Shinde ita asa ni tomurai no yuki ga furu
In the dead morning, a mourning snow falls

Pikirannya kosong dan kacau di saat bersamaan. Tubuhnya terdorong dan tersenggol oleh tubuh lain yang sama kacaunya.

Pandangannya tak fokus. Manik kuning madunya bergerak-gerak cemas. Seolah mencari sesuatu yang bisa menenangkan jantungnya yang siap lompat dari tempatnya.

Nafasnya terengah dan terburu. Memandang horor api merah yang masih berkobar-kobar di langit. Mengintimidasi dan siap membakar siapapun yang ada.

はぐれ犬の遠吠え 下駄の音きしむ
Hagure inu no tooboe Geta no oto kishimu
Howling of a stray dog, the creaking of geta clogs

Deras salju malam itu pun harusnya bisa meredam amukan si jago merah. Tapi apa daya, justru salju itu malah meleleh termakan api yang membara.

Malam Bulan Desember.

Malam yang seharusnya penuh suka ria suasana natal dan tahun baru justru berubah mencekam.

Jeritan, isak tangis, suara gemeretak kayu yang dikikis bara. Kalau itu suara kayu bakar dari perapian sih tak apa. Lah ini suara kayu fondasi rumah yang terbakar.

Kayu yang harusnya menopang dan menjadi cagak bangunan kini retak berubah menjadi abu.

闇を抱きしめる 蛇の目の傘一つ
Yami wo dakishimeru Janome no kasa hitotsu
Embracing the despair, a single bull’s eye patterned umbrella

Tsukishima memandang tak percaya kejadian didepannya. Rumah sahabat baiknya yang beberapa jam lalu masih utuh kini lebur dilalap api.

Di depan rumah tersebut, terdapat beberapa kendaraan yang kondisinya tak jauh berbeda dengan rumah Yamaguchi. Menandakan kalau orang-orang dalam rumah itu tak sempat keluar sebelum api membesar.

Yang berarti, hanya ada satu hipotesa. Semua yang ada di rumah itu tewas.

Tsukishima tak menyerah. Ia berusaha menerobos kerumunan manusia untuk mencari tahu keberadaan orang-orang dalam rumah tersebut.

いのちの道を行く女 涙はとうに捨てました
Inochi no michi wo yuku onna namida wa tooni sutemashita
A woman who walks the path of life cast away her tears long ago

Drrt!! Drrt!!

Smartphone Tsukishima berdering tanda pesan masuk. Dilihat nama dari si pengirim, yang tak lain adalah (Name) sendiri.

Tsukishima mengerutkan kening. Terheran mengapa sosok (Name) menghubunginya duluan setelah bertahun-tahun putus kontak.

Meskipun bingung, pria jangkung itu tetap membuka pesan tersebut.

'Kei, ini aku (T/f/n). Tolong ke belakang rumah Yamaguchi sekarang. Aku sendirian. Tolong.'

Tsukishima makin kebingungan. Bagaimana bisa tunangannya menghubungi dirinya menggunakan hape mantan pacarnya.

'Hape (Last Name) kok bisa sama kamu?'

'Aku jelasin nanti. Yang penting kamu kesini dulu. Setengah badanku sakit kebakar.'

Membaca kalimat terakhir, Tsukishima berlari memutar komplek sekuat tenaga dengan kaki jenjangnya menuju belakang rumah Yamaguchi.

Pria itu berlari memutar karena depan rumah Yamaguchi sudah diberi garis polisi, yang mana tak seorang pun boleh masuk kecuali pihak berwenang.

Setibanya di sana, Tsukishima disambut oleh kesunyian dan kegelapan. Dirinya memanggil-manggil nama tunangannya. Berharap mendapat balasan.

Berjalan makin ke dalam menyusuri konstruksi-konstruksi bangunan, Tsukishima tak tahu kalau ada yang mengikuti secara diam-diam dibelakangnya.

怨みの道を行く女 心はとうに捨てました
Urami no michi wo yuku onna kokoro wa tooni sutemashita
A woman who walks the path of bitterness cast away her heart long ago

Sejurus kemudian, rasa sakit yang amat sangat menyengat di kepala belakang Tsukishima. Saking sakitnya, ia sampai tersungkur jatuh ke depan. Wajahnya membentur jalan yang baru diaspal dengan keras hingga lecet dan hidungnya patah.

Kepalanya mendadak pusing, matanya berkunang-kunang, dan kaca matanya pecah.

Dengan sisa tenaga, Tsukishima mencoba bangkit untuk melawan. Namun yang terjadi, ia malah mendapat pukulan kedua dengan tenaga yang lebih kuat.

Tepat di tengkuk.

Kesadaran Tsukishima hilang sepenuhnya. Tubuh jangkungnya terkapar. Pingsan dalam kelam.

Pelaku pemukulan menyeringai puas. Si pelaku menyeret tubuh Tsukishima dan membawanya ke tempat ia menyimpan barang bawaannya yang lain.

Walau beban bawaannya bertambah, tapi kalo ketambahan cogan sih, ya kenapa enggak?

Kapan lagi kan bisa nyulik ikemen?

怨みの川に身をゆだね 女はとうに捨てました
Urami no kawa ni mi o yudane Onna wa tooni sute mashita
A woman who has abandoned herself to the river of bitterness has been cast away long ago





------------------------------

TBC

KarmaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang