Story,,,
Hari ini adalah hari pertama di tahun 2019 sebagian mamber sudah melakukan latihan,tempat yang identik dengan dinding kaca itupun sudah dipenuhi oleh sebagian mamber team T dan sebagian mamber team K.
"HAPPY NEW YEARS GUYS." Teriak seseorang memasuki ruangan latihan dan seketika semua mata menatap kaget pada gadis itu.
"Ci Desy ngk usah teriak berapa ya.?
"Hampir aja jantung copot."
"Dasar admin tubir."
"Cidesy kapan sih ngk bikin onar."
Dan masih banyak lagi cacian para mamber yang memang kaget dengan suara keras Desy .
"Hehehe,,ya maaf kan inyong semangat tahun baru ketemu orang lama." Jawab Desy melangkah menghampiri rekan nya yang kebetulan duduk bersama sementara yang lain kembali pada kesibukan masing-masing.
"Cha,kyl bos belum dateng.?" Tanya Desy menempatkan tubuh nya disamping Acha lalu keduanya pun menggeleng kompak.
"Ci Ka Beby emang hari ini ngk latihan.?" Tanya sebuah suara muncul dari arah samping.
Ketiga nya mendongak dan menatap orang itu sejenak sebelum akhirnya saling berpandangan membuat gadis yang masih berdiri itu heran.
"Hmm,,bos ya nin,dia ,,,"
"Ka Beby lemes amat,capek liburan ya.?" Sebuah suara menghentikan ucapan Desy yang ingin menjawab pertanyaan Anin,serentak ke empat nya menatap seseorang yang baru muncul dari arah pintu.
Dengan sedikit berlari kecil Anin menghampiri Beby.
"Kak," Beby mengangkat wajahnya menatap Anin dengan senyum di paksakan.
"Kakak sakit.?" Tanya Anin memeriksa suhu tubuh Beby di wajah samping dan kening nya dengan punggung tangan.
"Aku ngk papa kok sayang,udah yuk kesana." Jawab Beby meraih tangan Anin yang menempel di kening nya lalu di genggam berjalan ke arah pojok ruangan.
"Tapi kakak pucet banget,seriusan deh." Ucap Anin dengan nada khawatir lalu duduk di samping Beby.
"Sayang,klau suatu saat nanti aku melupakan kamu,apa kamu akan tetap disamping aku,?"tanya Beby membuat Anin heran.
"Maksud kakak.?" Bukan nya menjawab anin kembali memberikan pertanyaan untuk Beby.
"Jawab aja." Ucapnya.
"Aku akan berusaha membuat Kaka kembali ingat sama aku." Jawab Anin yakin,Beby tersenyum tipis lalu memiringkan kepalanya.
"Udah ngk usah berisik,aku mau tidur bentar." Anin membiarkan Beby membaring kan kepala di pangkuan nya .
"Tapi klau sakit bilang ya." Pesan Anin dijawab anggukan lemah oleh Beby.
15 menit kemudian latihan pun di mulai,beberapa kali Anin melirik Beby yang memang memiliki blokingan yang tak jauh darinya,gadis itu terlihat beberapa kali memegangi kepalanya dan gerakan tariannya pun tidak selues biasanya.
"Oke istirahat sebentar ya,10 menit lagi saya akan kembali." Ucap sensei kepada semua member,satu persatu mereka pun meninggalkan blokingan nya termasuk Anin yang ingin melangkah ke kamar mandi namun gagal setelah mendegar teriakan Viny.
